Home / Terpopuler

Sabtu, 15 Maret 2025 - 06:13 WIB

Prabowo Subianto Berencana Bangun Penjara Khusus Koruptor di Pulau Terpencil

Oplus_131072

Oplus_131072

Suaradermayu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam memberantas korupsi dengan merencanakan pembangunan penjara khusus koruptor di sebuah pulau terpencil. Hal ini disampaikan dalam acara peluncuran mekanisme baru tunjangan guru ASN daerah di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta, pada Kamis (13/3/2025).

Prabowo menekankan bahwa korupsi adalah penyebab utama penderitaan rakyat, termasuk para guru, dokter, perawat, dan petani. Oleh karena itu, ia berencana menyediakan anggaran untuk membangun penjara khusus yang akan membuat para koruptor tidak bisa melarikan diri.

Baca juga  Bongkar Korupsi! Kejari Indramayu Kembalikan Rp2,6 Miliar ke Kas Negara, Ini Sumber Uangnya

“Saya juga akan sisihkan dana buat penjara di suatu tempat yang terpencil. Mereka nggak bisa keluar. Kita akan cari pulau, kalau mereka keluar biar ketemu sama hiu,” ujar Prabowo.

Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan bahwa korupsi dapat menghancurkan negara. Ia juga memastikan tidak akan mundur dalam menghadapi para koruptor.

“Saya tidak takut mafia manapun, saya tidak takut, apalagi ada Kapolri dan Panglima, apalagi ada guru-guru,” tegasnya.

Sebelumnya, Prabowo menunjukkan kegeramannya terhadap masih maraknya kasus korupsi di Indonesia. Dalam taklimat kepada para menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga pada Selasa (4/3/2025), ia menegaskan bahwa tindakan tegas harus diambil untuk menghentikan praktik korupsi yang merugikan negara.

Baca juga  Presiden Prabowo Instruksikan Pengecer Gas Elpiji 3 Kg Kembali Berjualan, Ini Dampaknya bagi Masyarakat

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan bahwa Prabowo sangat marah melihat masih adanya pejabat yang mencuri uang rakyat, meskipun sudah berulang kali diperingatkan.

“Beliau menyatakan kegeramannya atas orang-orang yang masih keterlaluan, sudah diperingatkan, tetapi masih ada saja yang mencuri uang rakyat,” kata Bima Arya, Rabu (5/3/2025).

Prabowo menegaskan bahwa uang hasil korupsi seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat, seperti pendidikan, gizi anak, dan layanan kesehatan.

Baca juga  AMAKI Desak KPK Segera Tetapkan Ono Surono sebagai Tersangka Dugaan Korupsi

“Lebih baik ratusan triliun itu digunakan untuk makan bergizi, untuk pendidikan, kesehatan,” ujar Prabowo.

Sebagai langkah konkret, ia meminta aparat penegak hukum untuk bertindak lebih tegas dalam memberantas korupsi. Komitmen ini menunjukkan bahwa pemerintahan Prabowo tidak akan memberi toleransi bagi koruptor dan akan memastikan mereka mendapatkan hukuman setimpal.

Dengan adanya rencana pembangunan penjara khusus koruptor, diharapkan akan ada efek jera bagi para pelaku korupsi dan Indonesia bisa bergerak menuju pemerintahan yang lebih bersih dan transparan.

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Pecat Kepsek SMAN 6 Depok karena Study Tour 

Sorotan

PKSPD Tegaskan Helmi Hakim Bukan Debitur Bermasalah di BPR Karya Remaja Indramayu

Terpopuler

Halal Bihalal MWCNU Kedokan Bunder, Ketua PCNU: Kepercayaan Diri adalah Fondasi Organisasi

Terpopuler

Bupati Nina Fasilitasi Puluhan Anak Ikuti Khitanan Massal

Indramayu

Innalillahi, Polisi Meninggal Saat Amankan Jalur Mudik Pantura Indramayu

Terpopuler

Kemensos Bangun Kampung Impian di Indramayu! Bupati Lucky: Ini Berkah Besar untuk Rakyat

Daerah

Polda Jabar Telusuri Konten Resbob yang Dinilai Menyinggung Warga Sunda dan Viking Persib

Terpopuler

Khawatir Dipecat, Kepala SMAN 13 Kota Depok Kembalikan Uang Perpisahan Siswa