Home / Terpopuler / Sorotan

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:35 WIB

Dedi Mulyadi Desak Polisi Telusuri Keberadaan Aman Yani, Misteri Kasus Paoman Kian Memanas

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (kiri) Aman Yani (kanan)

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (kiri) Aman Yani (kanan)

Suaradermayu.com — Misteri hilangnya Aman Yani dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu, kembali menyita perhatian publik.

Setelah namanya berkali-kali disebut dalam persidangan sebagai sosok penting di balik kasus berdarah itu, kini muncul fakta baru yang membuat tanda tanya semakin besar: dana pensiun atas nama Aman Yani disebut masih aktif hingga sekarang.

Fakta mengejutkan itu diungkap langsung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Dedi meminta aparat kepolisian bergerak cepat mencari keberadaan Aman Yani karena ada dugaan pencairan dana pensiun dilakukan menggunakan identitas yang telah dimanipulasi.

Baca juga  Lisa Mariana Jalani Tes DNA, Minta Doa agar Proses Tanpa Rekayasa

“Aman Yani mendapat dana pensiun dari BJB sebesar Rp3,2 juta lebih. Bahkan ada pencairan awal sekitar Rp114 juta yang dimasukkan ke rekening BRI,” kata Dedi, Senin (11/5/2026).

Menurut Dedi, informasi itu diperoleh dari dua orang saksi yang datang langsung menemuinya. Dari keterangan saksi tersebut, muncul dugaan bahwa uang pensiun itu bukan dicairkan langsung oleh Aman Yani, melainkan oleh pihak lain yang diduga mengubah identitas pemilik rekening.

“Kalau berdasarkan keterangan saksi, uang itu dicairkan bukan oleh Aman Yani, tetapi dengan merubah KTP Aman Yani,” ujar Dedi.

Baca juga  Pelantikan MWC NU Cantigi Periode 2024-2029, Dorong Penguatan Organisasi di Tingkat Kecamatan

Tak hanya itu, Dedi juga mengungkap adanya beberapa transaksi lanjutan setelah pencairan awal dilakukan. Namun transaksi kemudian berhenti karena ATM yang digunakan disebut sudah kadaluarsa. Meski begitu, dana pensiun itu dikabarkan masih menyisakan saldo hingga saat ini.

“Nah setelah itu ada pencairan-pencairan, tapi kelihatannya ATM-nya kadaluarsa sehingga uangnya tidak bisa dicairkan lagi. Katanya masih ada sisa,” katanya lagi.

Nama Aman Yani sendiri belakangan menjadi pusat perhatian dalam sidang kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman. Dua terdakwa, Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan, secara terbuka menyebut Aman Yani sebagai pelaku utama dalam kasus tersebut. Namun hingga kini, sosok yang disebut hilang sejak tahun 2016 itu belum pernah ditemukan.

Baca juga  “Sat Set” Tanpa Drama! Dedi Mulyadi Turun Langsung Hentikan Penyapu Koin di Indramayu

Munculnya dugaan dana pensiun yang masih aktif membuat publik semakin curiga ada fakta besar yang belum terungkap dalam kasus ini. Apalagi berbagai kejanggalan mulai dari dugaan rekayasa perkara, tudingan penyiksaan terhadap terdakwa, hingga hilangnya Aman Yani terus menjadi sorotan tajam masyarakat.

Kini publik menanti langkah aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas keberadaan Aman Yani sekaligus membongkar siapa pihak yang diduga menikmati dana pensiun atas nama sosok misterius tersebut. (Faisal)

Share :

Baca Juga

Indramayu

Sidang Dugaan Etik DPRD Indramayu Besok, IRW Sebut PDIP Tak Bisa Netral: Ketua BK dan Anggi Satu Partai

Terpopuler

Momen Kehangatan di HKSN 2024: Mendes Yandri dan Bupati Serang Terpilih Kunjungi Warga Desa Talaga

Terpopuler

Kuwu Amin Desa Sendang Ajukan Audit APBDes Selama Menjabat ke Inspektorat Indramayu

Terpopuler

Sapi Limosin 847 Kg dari Prabowo Disembelih Dramatis di Indramayu

Teknologi

Kode Rahasia untuk Buka Chat Terkunci Bagi Pengguna WhatsApp

Kriminalitas

DPR RI Minta Majelis Hakim Hadirkan Penyidik Kasus Pembunuhan Satu Keluarga Indramayu ke Muka Persidangan

Indramayu

Tak Disangka, Inilah Curhatan Penyuluh Pertanian Indramayu yang Bikin Wabup Tersentak

Terpopuler

Kepala Daerah Rawan Korupsi, Mantan Penyidik KPK Sebut Tinggal Tunggu Waktu