Home / Sorotan / Daerah / Terpopuler

Rabu, 1 April 2026 - 22:17 WIB

Ono Surono Saksikan Langsung KPK Geledah Rumahnya Terkait Kasus Suap Proyek Bekasi

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat sekaligus Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono menjalani pemeriksaan di KPK, Kamis (15/1/2026)

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat sekaligus Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono menjalani pemeriksaan di KPK, Kamis (15/1/2026)

Suaradermayu.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, di Kota Bandung, Rabu (1/4/2026), terkait pengembangan kasus dugaan suap proyek di Kabupaten Bekasi.

Dalam proses tersebut, Ono Surono diketahui berada di rumah dan menyaksikan langsung jalannya penggeledahan yang dilakukan penyidik.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa setiap barang bukti yang diamankan dilakukan sesuai prosedur hukum dan disaksikan pihak terkait. Hal ini menjadi bagian dari transparansi proses penyidikan agar seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.

Baca juga  LBH Ghazanfar: Oknum Polres Indramayu Penyiksa Terdakwa Ririn Bisa Dijerat Pasal Berlapis & Langgar Etik Berat

“Dalam setiap penggeledahan, ketika ada barang bukti yang diamankan, tentu prosesnya diketahui oleh pihak yang bersangkutan,” ujarnya.

Penggeledahan tersebut berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan praktik “ijon proyek” di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang. Penyidik mendalami kemungkinan adanya aliran dana dari pihak swasta bernama Sarjan yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga  Tim Transisi dan BPS Bedah Statistik Potensi dan Tantangan Indramayu

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkap dugaan ijon proyek dilakukan melalui pemberian komitmen dana sebelum pekerjaan dilaksanakan. Dari hasil penyidikan awal, dana yang diduga mengalir dari pihak swasta mencapai sekitar Rp9,5 miliar yang diserahkan secara bertahap.

Selain itu, penyidik juga menemukan indikasi penerimaan lain sepanjang tahun 2025 dengan nilai sekitar Rp4,7 miliar. Jika diakumulasikan, total dana yang sedang ditelusuri KPK mencapai kurang lebih Rp14,2 miliar yang diduga berkaitan dengan pengaturan proyek di daerah tersebut.

Baca juga  Kasus Suap Bupati Bekasi: KPK Telusuri Jejak Uang Sarjan hingga ke Ono Surono

KPK menegaskan proses hukum masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan adanya pihak lain yang ikut dimintai keterangan. Lembaga antirasuah memastikan penyidikan dilakukan secara profesional sebagai bagian dari komitmen pemberantasan korupsi, khususnya di tingkat pemerintah daerah. (Moh. Ali)

Share :

Baca Juga

Hukum

Rafik Alias Ganden Mangkir Dua Kali, Polisi Siapkan Gelar Perkara Atas Dugaan Penipuan Jual Beli Rumah

Daerah

Dedi Mulyadi Bantu Bocah SD Indramayu yang Digugat Kakek-Nenek Kandung

Terpopuler

Titi dan Khotibul Umam Sama-Sama Ngaku Dapat “SMS Ghaib Aman Yani”: Kebetulan atau Ada Skenario yang Disembunyikan?

Terpopuler

Divisi Propam Mabes Polri Tindaklanjuti Laporan Toni RM Terkait Dugaan Obstruction of Justice Penyidik PPA

Terpopuler

Istri atau Suami Membawa Pergi Anak Tanpa Izin: Apakah Bisa Dipidana?

Terpopuler

Petani Wanantara Desak Distribusi Pupuk Bersubsidi Langsung ke Desa, Sugeng Heryanto: Sudah Ditindaklanjuti

Indramayu

Viral Dugaan Pencurian Uang di Kantor Pengacara Toni RM, Polisi Sigap Datangi Kantor

Terpopuler

Hotman Paris: Tes DNA Jadi Kunci Lisa Mariana Dapatkan Hak Anak dari Ridwan Kamil