Suaradermayu.com – Hujan deras yang disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, pada Sabtu (17/1/2026) malam hingga Minggu (18/1/2026) pagi. Akibatnya, puluhan rumah warga di dua desa dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indramayu, Desa Salamdarma menjadi wilayah terdampak paling parah. Total terdapat 14 rumah warga yang rusak, dengan rincian satu rumah rusak berat, tiga rumah rusak sedang, dan sepuluh rumah mengalami kerusakan ringan.
Sementara itu, di Desa Wanguk, angin kencang juga menyebabkan kerusakan pada sedikitnya 11 rumah warga. Mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap rumah yang tersapu angin saat hujan berlangsung cukup lama.
Kepala Pelaksana BPBD Indramayu, Dadang Oce Iskandar, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, cuaca ekstrem datang secara tiba-tiba disertai angin kencang yang membuat warga tidak sempat melakukan antisipasi.
“Begitu menerima laporan, tim BPBD langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pendataan dan asesmen kerusakan,” ujar Oce, Minggu (18/1/2026).
Selain merusak rumah warga, angin kencang juga menyebabkan sebuah kandang kambing roboh serta menumbangkan sejumlah pohon. Beberapa pohon tumbang dilaporkan sempat menimpa jaringan listrik milik PLN sehingga berpotensi membahayakan warga sekitar.
BPBD bersama aparat desa dan warga setempat langsung melakukan evakuasi pohon tumbang. Koordinasi juga dilakukan dengan pihak PLN untuk mengamankan aliran listrik serta melakukan perbaikan instalasi yang terdampak.
“Penanganan darurat sudah kami lakukan bersama warga. Untuk jaringan listrik, kami langsung berkoordinasi dengan PLN agar tidak membahayakan masyarakat,” tambah Oce.
BPBD Indramayu memastikan bantuan logistik bagi warga terdampak akan disalurkan pada Senin (19/1/2026), sembari menunggu pendataan akhir kebutuhan di lapangan.
Terpisah, Kapolsek Anjatan AKP H Rasita mengungkapkan bahwa kerusakan terparah menimpa rumah milik Warpuad Hasim, warga Desa Salamdarma. Dinding dapur rumah tersebut dilaporkan ambruk akibat terjangan angin kencang.
“Sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap rumah warga. Alhamdulillah, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” tegas Rasita.
Hingga saat ini, situasi di lokasi terdampak dilaporkan mulai kondusif. Aparat gabungan tetap mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di wilayah Indramayu dalam beberapa waktu ke depan. (Mashadi)

























