Suaradermayu.com – Laporan mengenai atap ruang kelas 9A di SMPN 2 Sindang yang rusak dan membahayakan siswa mendapat respons cepat dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Caridin. Kunjungan tersebut dilakukan setelah pengacara ternama Toni RM menyampaikan langsung kondisi kerusakan kepada pihak dinas.
Peristiwa ini bermula ketika beberapa wali murid dan guru datang ke rumah Toni RM untuk berbincang dengan istrinya, yang juga merupakan wali murid di sekolah tersebut. Mereka menceritakan bahwa atap ruang kelas 9A sempat ambruk dan kondisi bangunan dianggap membahayakan keselamatan siswa.
Para wali murid berharap Toni RM dapat membantu menyampaikan kembali laporan itu ke Dinas Pendidikan agar penanganannya bisa dipercepat.
“Begitu istri saya menceritakan keluhan itu, saya langsung menghubungi Kadisdik agar kondisi tersebut segera dicek,” ujar Toni RM.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Jumat pagi (28/11/2025) pukul 08.30 WIB, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Indramayu, Caridin langsung mendatangi SMPN 2 Sindang untuk melihat langsung kondisi ruang kelas yang rusak.
Dalam kesempatan itu, Caridin mengucapkan terima kasih kepada Toni RM dan masyarakat yang peduli terhadap keselamatan siswa.
“Terima kasih kepada Pak Toni RM dan masyarakat yang peduli juga mengingatkan kami,” katanya.
Dari hasil pemantauan, Caridin menyimpulkan bahwa kerusakan pada ruang kelas tersebut tergolong berat dan tidak bisa diperbaiki secara cepat karena menyangkut konstruksi beton.
“Staf kami nanti mendata dan melihat ini. Akan kami ajukan pada tahun anggaran 2026, karena terlihat butuh anggaran besar. Untuk sementara ruangan ini kita kosongkan dahulu, siswa bisa belajar di ruangan lain,” jelasnya.
Toni RM mengapresiasi respons cepat Kadisdik yang langsung turun ke lokasi dan berharap proses pengajuan anggaran berjalan lancar sehingga ruang kelas dapat segera direhab dan kembali aman digunakan. (Nadzif)

























