Suaradermayu.com – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berhasil memulangkan Robiin, korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), pada Jumat (14/3/2025) di Pendopo Indramayu.
Robiin, warga Kecamatan Patrol, terjebak dalam konflik di perbatasan Thailand dan Myanmar selama 17 bulan sebelum akhirnya bisa kembali ke tanah air. Keberhasilan pemulangannya tidak lepas dari peran berbagai pihak, terutama Solihin, seorang tokoh masyarakat yang telah berjuang selama lebih dari lima bulan untuk memperjuangkan kepulangannya.
Bupati Lucky Hakim mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Solihin yang gigih berkoordinasi dengan pemerintah daerah, pusat, serta berbagai lembaga lainnya hingga Robiin bisa kembali berkumpul dengan keluarganya.
“Saya mengapresiasi kerja keras Pak Solihin dan semua pihak yang telah berusaha hingga Pak Robiin bisa kembali ke Indramayu dan berkumpul dengan keluarganya,” ujar Lucky Hakim.
Bupati juga berharap kejadian serupa tidak terulang dan mengimbau masyarakat Indramayu yang ingin bekerja ke luar negeri agar lebih berhati-hati serta memastikan kelengkapan prosedur agar terhindar dari kasus TPPO.
Sementara itu, Solihin menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Bupati Indramayu. Ia juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kepulangan Robiin ke tanah air.
Kasus TPPO masih menjadi ancaman bagi pekerja migran, khususnya dari daerah-daerah dengan tingkat keberangkatan tinggi. Pemerintah daerah diharapkan terus meningkatkan pengawasan dan edukasi bagi masyarakat agar tidak menjadi korban perdagangan manusia.

























