Home / Indramayu / Kriminalitas

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 19:10 WIB

Toni RM: Keluarga Putri Apriyani Tunggu Rilis Resmi Penangkapan Bripda Alvian

Keluarga dan kerabat almarhum Putri Apriyani didampingi kuasa hukumnya, Toni RM, di Polres Indramayu, Jumat (22/8/2025)

Keluarga dan kerabat almarhum Putri Apriyani didampingi kuasa hukumnya, Toni RM, di Polres Indramayu, Jumat (22/8/2025)

Suaradermayu.com – Kasus pembunuhan tragis yang menimpa Putri Apriyani, gadis muda asal Desa Singajaya, Indramayu, kembali menyita perhatian publik. Beredar video dan foto penangkapan seorang pria yang disebut mirip dengan buronan polisi, Bripda Alvian Maulana Sinaga.

Kuasa hukum keluarga korban, Toni RM, menegaskan pihaknya masih menunggu keterangan resmi dari Kapolres Indramayu terkait penangkapan tersebut.

“Saya sudah berupaya menelepon Kasat Reskrim Polres Indramayu guna memastikan bahwa yang ditangkap itu benar Bripda Alvian Maulana Sinaga, namun ponselnya belum diangkat,” ujar Toni RM, Sabtu (23/8/2025).

Keluarga Korban Masih Menunggu Kepastian

Menurut Toni RM, kabar penangkapan Bripda Alvian yang disebut terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB) menimbulkan banyak pertanyaan dari masyarakat, khususnya keluarga korban.

“Banyak sekali yang menanyakan kepada saya mengenai video dan foto yang beredar di media sosial ini. Untuk itu, kami berharap Kapolres Indramayu segera memberikan rilis resmi agar masyarakat tidak bingung,” ujarnya.

Baca juga  Kejati Jabar Akui Dalami Peran Helmi dan 15 Orang di Kasus Dugaan Korupsi BPR Karya Remaja

Toni menilai klarifikasi resmi sangat penting agar keluarga korban memperoleh kepastian hukum sekaligus menghentikan simpang siur informasi yang berkembang di publik.

Apresiasi untuk Aparat Kepolisian

Meski belum ada konfirmasi resmi, Toni RM menyampaikan apresiasi kepada aparat kepolisian.

“Saya dan keluarga korban mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada Kapolres Indramayu, Kasat Reskrim, Tim Penyidik, Tim Resmob, juga kepada Bapak Kapolda Jawa Barat atas kerja kerasnya,” ungkapnya.

Pihak keluarga berharap, dengan adanya kerja keras aparat, kasus pembunuhan ini bisa segera menemukan titik terang dan pelaku utama benar-benar diproses sesuai hukum.

Latar Belakang Kasus Putri Apriyani

Kasus ini berawal pada Sabtu, 9 Agustus 2025, ketika Putri Apriyani ditemukan tewas mengenaskan di kamar kos Rifda 9 Blok Ceblok, Desa Singajaya, Indramayu. Jenazah korban mengalami luka bakar parah, menimbulkan dugaan kuat adanya unsur pembunuhan berencana.

Baca juga  Ramadhan Menggerakkan Singajaya: Kuwu Khaerul Anam Gaungkan Kuliah Subuh & Tebar Bibit Cabai "Setan" untuk Ketahanan Warga

Polisi menetapkan Bripda Alvian Maulana Sinaga sebagai tersangka utama. Ia kemudian melarikan diri dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) hingga akhirnya muncul kabar penangkapan di NTB.

Video Penangkapan Jadi Sorotan Publik

Dalam video berdurasi sekitar 58 detik yang beredar luas, terlihat seorang pria berbaju hitam dengan posisi telungkup ditindih beberapa petugas. Wajahnya disebut mirip dengan Bripda Alvian Maulana Sinaga.

Video itu menuai beragam spekulasi publik. Sebagian warganet meyakini bahwa pria dalam rekaman itu memang Bripda Alvian, sementara lainnya menunggu konfirmasi resmi dari polisi.

Baca juga  Gudang Bulog Indramayu Penuh 124 Ribu Ton, Harga Beras Tetap Tinggi: LBH Ghazanfar Bongkar Dugaan Kacau Distribusi

Keluarga Terus Perjuangkan Keadilan

Sejak awal, keluarga besar Putri Apriyani konsisten menuntut keadilan atas kematian putri mereka. Berbagai cara dilakukan, mulai dari mendatangi Polres Indramayu, menggelar doa bersama, hingga mendesak aparat agar menangkap pelaku.

Publik Menunggu Pernyataan Resmi

Kasus pembunuhan Putri Apriyani bukan hanya menyisakan duka keluarga, tetapi juga menarik perhatian masyarakat luas. Publik kini menunggu langkah resmi dari Polres Indramayu dan Polda Jabar terkait kabar penangkapan Bripda Alvian Maulana Sinaga.

Harapan Akhir dari Keluarga

Kuasa hukum Toni RM menutup pernyataannya dengan doa dan harapan agar kasus ini segera tuntas.

“Kami keluarga korban percaya, kerja keras aparat kepolisian akan membuahkan hasil. Kami hanya meminta agar informasi resmi segera disampaikan agar tidak ada lagi kebingungan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

 

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Kasus Penganiayaan Anak 12 Tahun di Kebulen Indramayu, Toni RM Desak Polisi Tetapkan Tersangka!

Indramayu

Massa Aliansi Topi Jerami Tuntut Pencopotan Dirut PDAM Indramayu

Indramayu

Bupati Nina Minta Sudahi Polemik Pengunduran Diri Lucky Hakim dari Wabup Indramayu

Indramayu

Vonis Mati Ririn Kasus Paoman: Ketika Hukum Berdiri di Atas Bukti yang Koyak dan Rekayasa

Indramayu

Putra Indramayu Ade Syaekudin Terima Penghargaan atas Dedikasi Sertifikasi Auditor BNPT

Indramayu

Kasus Rumah Tangga Berujung Etik, Anggi Noviah Dilaporkan ke BK DPRD Indramayu

Indramayu

Perempuan Dibakar Suami di Indramayu, Bupati Lucky Hakim Turun Tangan: Ini Kata-Katanya yang Bikin Merinding

Indramayu

Polisi Indramayu Ringkus Pengedar Obat Terlarang, Ribuan Butir Obat Disita