Home / Pendidikan / Terpopuler

Kamis, 18 September 2025 - 14:30 WIB

Viral Siswi SMK Muhammadiyah Indramayu Tak Ikut Ujian Gara-Gara Biaya Rp4,9 Juta

Siswi kelas XII SMK Muhammadiyah Kandanghaur, Adelia Nur Safitri, mengurung diri di kamar karena tidak bisa ikut ujian gegara punya tunggakan biaya sekolah.

Siswi kelas XII SMK Muhammadiyah Kandanghaur, Adelia Nur Safitri, mengurung diri di kamar karena tidak bisa ikut ujian gegara punya tunggakan biaya sekolah.

Suaradermayu.com – Kabar miris datang dari dunia pendidikan di Kabupaten Indramayu. Seorang siswi kelas XII SMK Muhammadiyah Kandanghaur, Adelia Nur Safitri, viral di media sosial karena tidak bisa mengikuti ujian tengah semester akibat tunggakan biaya sekolah sebesar Rp4,9 juta.

Sejak Selasa (16/9/2025), Adelia memilih mengurung diri di kamar rumahnya di Blok Kali Song, Desa Parean, Kecamatan Kandanghaur. Putri pasangan Subrata dan Yanti itu disebut murung dan enggan keluar rumah lantaran merasa malu tidak bisa mengikuti ujian.

Baca juga  Zulhelpi Ngaku Ramai-ramai Dobrak Paksa Rumah Korban H. Sahroni di Paoman; LBH Ghazanfar: Kenapa Tidak Ada Sidik Jarinya?

“Dia hanya menangis di kamar. Katanya malu sama teman-teman karena ditagih tunggakan sekolah,” tutur sang ibu, Yanti, Kamis (18/9/2025).

Tunggakan Biaya Jadi Penghalang

Ayah Adelia, Subrata, mengaku bingung mencari solusi. Ia berharap ada keringanan dari pihak sekolah atau bantuan dari pemerintah agar anaknya bisa kembali belajar tanpa tekanan biaya.

Baca juga  Kop Eling Mas Ayu, Jurus Baru Indramayu Dekatkan Layanan Publik ke Rakyat

“Kami ingin anak bisa sekolah seperti teman-temannya. Kalau ada keringanan, kami siap mencicil,” ujarnya.

Tuai Simpati Publik

Kisah Adelia ramai dibagikan warganet dan menuai simpati luas. Banyak pihak mendesak agar dunia pendidikan tidak lagi menghalangi siswa menempuh ilmu hanya karena masalah finansial.

Baca juga  Tegang Tapi Penuh Harapan: Kontrak Direksi PT BWI 2025–2030 dan Ultimatum 30% dari Bupati Indramayu

Pemerhati pendidikan Indramayu, Ahmad Rifai, menegaskan kasus ini harus menjadi perhatian serius.

“Negara wajib menjamin pendidikan anak bangsa. Jangan sampai ada siswa depresi atau putus sekolah karena biaya,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMK Muhammadiyah Kandanghaur belum memberikan keterangan resmi terkait kasus siswi yang gagal ikut ujian karena tunggakan pembayaran.

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Bupati Nina Bertemu Gubernur Ridwan Kamil, Bahas Apa?

Terpopuler

PBH IWO Resmi Diluncurkan: Fokus Pendampingan Hukum Wartawan dan Masyarakat

Ekonomi

Tindaklanjuti Intruksi Gubernur Jabar, Pemkab Indramayu Data Penyapu Koin di Jembatan Sewo: Sekitar 200 Orang Terdata

Terpopuler

Achmad Suharya: Jurnalis Digital Harus Jadi Penjaga Kebenaran di Tengah Badai Hoaks

Indramayu

LBH Ghazanfar Sebut Khotibul Umam Berpotensi Dijerat Pidana Berlapis, Cairkan Dapen Aman Yani

Terpopuler

Arab Saudi Diprediksi Tak Batasi Kuota Haji 2026, Menag: Mina Akan Dibangun Jadi 8 Lantai

Terpopuler

LBH Ghazanfar: Pengacara Ruslandi Tidak Punya “Legal Standing” Sebagai Kuasa Hukum Keluarga Aman Yani

Terpopuler

Cegah Stunting, Diskanla Indramayu Sosialisasi Gemar Makan Ikan Ke Anak SD