Home / Indramayu / Kriminalitas

Senin, 4 Agustus 2025 - 01:31 WIB

Terbongkar! 3 Kuwu di Indramayu Dicopot Bupati Lucky, Dana Desa Diduga Disalahgunakan Hingga Ratusan Juta

Bupati Indramayu Lucky Hakim

Bupati Indramayu Lucky Hakim

Suaradermayu.com – Tiga kepala desa (kuwu) di Kabupaten Indramayu diberhentikan sementara oleh Bupati Lucky Hakim dalam kurun waktu empat bulan terakhir. Langkah tegas ini diambil menyusul temuan hasil audit Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) yang mengungkap dugaan penyalahgunaan dana desa dengan nilai fantastis mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Juga : Ditemukan Rp 300 Juta, Bupati Indramayu Lucky Hakim Tegas Tindak Kuwu Desa Sukaslamet

Tindakan ini menjadi sorotan publik dan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mewujudkan pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

1. RajudinKuwu Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya

Kasus paling baru menjerat Rajudin, Kuwu Desa Sukaslamet. Berdasarkan audit Inspektorat ditemukan dugaan kerugian negara senilai Rp300 juta.

Surat pemberhentian sementara ditandatangani langsung oleh Bupati Lucky Hakim pada Minggu, 2 Agustus 2025.

Baca Juga : Dana Desa Diselewengkan? Kuwu Kedokan Agung Diberhentikan, Ini Kata Bupati Lucky Hakim

“Kami minta kepada beliau untuk segera mengembalikan kerugian negara tersebut. Untuk sementara, kami berhentikan selama tiga bulan,” ujar Lucky Hakim.

Baca juga  Kejaksaan Negeri Indramayu Bongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah KNPI, Ratusan Juta Diduga Raib

Sebelum keputusan ini, warga sempat menggelar aksi protes menuntut transparansi pengelolaan dana desa. Pemberhentian Rajudin dianggap sebagai respons atas kegelisahan masyarakat.

2. Kuwu Anjatan UtaraKecamatan Anjatan

Pemberhentian sementara juga dikenakan kepada Kuwu Anjatan Utara sejak 30 Juni 2025. Audit internal menemukan indikasi kuat penyimpangan dana desa sebesar Rp552 juta, dengan jangka waktu pengembalian maksimal 60 hari.

Langkah ini diambil menyusul laporan warga mengenai dugaan korupsi atas Pendapatan Asli Desa (PAD).

“Hari ini saya menandatangani pemberhentian sementara selama tiga bulan karena ada masalah dugaan pengelolaan dana desa,” ujar Lucky.

Baca Juga : Bupati Indramayu Berhentikan Kuwu Anjatan Utara, Dugaan Korupsi Dana Desa Mencuat

Saat ini, jabatan kepala desa dipegang oleh Sekretaris Desa sebagai Pelaksana Harian (Plh).

Baca juga  Mayat Pria Ditemukan di Pos Ronda Indramayu, Polisi Tidak Temukan Tanda Kekerasan

3. Jumhana Budi RaharjoKuwu Kedokan Agung, Kecamatan Kedokan Bunder

Jauh sebelum dua kasus di atas, Pemkab Indramayu sudah lebih dulu memberhentikan Jumhana Budi Raharjo, Kuwu Kedokan Agung, melalui SK Bupati tertanggal 10 April 2025.

Temuan audit menyebut adanya dugaan penyalahgunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp400 juta.

Seperti dua kasus lainnya, pemerintah memberikan waktu 60 hari untuk mengembalikan kerugian negara. Sementara itu, roda pemerintahan desa dijalankan oleh Plh Sekdes.

Bupati Lucky: Audit Akan Terus Dilakukan

Bupati Lucky menegaskan bahwa pengawasan dan audit terhadap kepala desa merupakan tanggungjawabnya dan akan terus dilakukan, terutama jika terdapat aduan masyarakat yang kredibel.

Baca juga  Polisi Tangkap 4 Remaja Pelaku Tawuran di Indramayu, Senjata Tajam Disita

“Ini tanggung jawab kami untuk terus mengawasi pengelolaan anggaran dana desa. Masyarakat mengadukan dan sepanjang aduannya bisa dipertanggungjawabkan, kami tindak. Tidak ada tebang pilih,” tegas Lucky.

Baca Juga : Audit Dana Desa Indramayu: Terbongkar Fakta Mengejutkan

Langkah ini diyakini akan menjadi efek jera sekaligus pengingat bagi seluruh kuwu di Indramayu agar tidak bermain-main dengan anggaran negara.

Belum Ada Kepastian: Dana Sudah Dikembalikan atau Belum?

Meski telah diberi tenggat, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Pemkab Indramayu, Inspektorat, maupun DPMD terkait status pengembalian dana oleh Kuwu Anjatan Utara dan Kuwu Kedokan Agung.

Baca Juga : Bupati Lucky Hakim Janji Bongkar Dana Desa Indramayu: Meski Sudah 5 Tahun Lalu, Tetap Kami Audit!

Suaradermayu.com berupaya mengonfirmasi pihak terkait untuk memastikan apakah dana yang diduga disalahgunakan tersebut telah dikembalikan oleh yang bersangkutan atau belum.

Ketiadaan informasi resmi membuat publik bertanya-tanya dan menanti kejelasan dari pihak berwenang.

 

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Dua Petugas KPPS di Indramayu Meninggal Akibat Kelelahan

Indramayu

Plt. Ketua PWI Indramayu Ihsan Mahfudz: PWI Harus Jadi Rumah Bersama yang Nyaman dan Progresif

Indramayu

Pria di Indramayu Nyaris Tewas Tersengat Listrik

Indramayu

Kirab Pusaka Hari Jadi ke-495 Indramayu, Cakra Udaksana Diserahkan ke Bupati Nina Agustina

Daerah

Kronologi Suami Selamatkan Istri dari Jambret di Sleman hingga Jadi Tersangka

Indramayu

Heboh! ASN Indramayu Patungan Bangun Rumah Tahfidz Mewah Senilai 3 Miliar, Ini Tujuannya

Kriminalitas

Masih Ingat Pembunuhan Satu Keluarga di Paoman Indramayu? Kini Masuk Meja Hijau

Indramayu

IRW Buka 23 Bukti Panas Dugaan Etik Anggi Noviah, Minta BK DPRD Indramayu Tak Tebang Pilih