Home / Indramayu / Peristiwa

Sabtu, 15 November 2025 - 12:09 WIB

Puting Beliung Sapu Dua Desa di Tukdana Indramayu, 23 Rumah Rusak dan Warga Saling Bantu Bersihkan Puing

Kolase foto : rumah terdampak angin puting beliung di Tukdana, Indramayu, Jumat (14/11/2025)

Kolase foto : rumah terdampak angin puting beliung di Tukdana, Indramayu, Jumat (14/11/2025)

Suaradermayu.com – Hujan deras disertai angin kencang mengguncang wilayah Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jumat (14/11/2025) sore. Dalam hitungan menit, angin berputar yang diduga kuat merupakan angin puting beliung menerjang dua desa sekaligus: Sukaperna dan Lajer.

Rekaman video yang diterima Suaradermayu.com memperlihatkan atap-atap rumah beterbangan, sementara sejumlah warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Beberapa bangunan tampak kehilangan sebagian atapnya akibat terjangan angin.

Warga Gotong Royong Bersihkan Kerusakan

Usai kejadian, warga langsung turun tangan membersihkan genteng dan material bangunan yang berserakan. Suasana gotong royong terlihat dari gang-gang kecil hingga halaman rumah yang terdampak.

Baca juga  Kapan Pilwu Serentak Indramayu Digelar? Bupati Lucky Hakim : Insya Allah, Tetap 10 Desember 2025

Camat Tukdana, Heka Sugoro, mengatakan hujan intensitas tinggi mulai turun sekitar pukul 15.00 WIB, kemudian disusul angin kencang yang bergerak cepat dari arah barat ke timur.

“Angin datang bersamaan dengan hujan deras sekitar pukul 15.00 WIB. Dua desa terdampak, Sukaperna dan Lajer. Tidak ada korban jiwa, hanya genteng rumah warga dan balai desa yang bergeser,” ujar Heka.

Kepala Desa: Angin Berputar Datang Sangat Cepat

Kepala Desa Sukaperna, Dian Sudiana, menyebut peristiwa itu berlangsung singkat namun cukup mengejutkan. Angin berputar menerjang beberapa RT secara berurutan.

Baca juga  Ancaman Banjir Mengintai, 23 Tanggul Sungai di Indramayu Kritis

“Kejadiannya sekitar pukul 16.00 WIB. Angin berputar datang dari barat menuju timur, menerjang RT 6, RT 4, RT 1, sampai balai desa,” ungkap Dian.

Menurutnya, kerusakan paling banyak terjadi pada bagian atap. Banyak genteng terlepas, bahkan sejumlah atap sempat terangkat angin.

“Rata-rata yang rusak bagian atap. Genteng pada berjatuhan, sebagian atap rumah warga ada yang terangkat,” tambahnya.

Total 23 Rumah Rusak, Kantor Desa Ikut Terdampak

Berdasarkan pendataan awal, 20 rumah di Desa Sukaperna dan lima rumah di Desa Lajer mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda-beda. Kantor Desa Sukaperna juga ikut terdampak akibat terpaan angin.

Baca juga  Bupati Indramayu Lepas Ribuan Ular Sahabat Tani untuk Basmi Hama Tikus, Petani Sambut Gembira

Kepala Pelaksana BPBD Indramayu, Dadang Oce Iskandar, membenarkan adanya kejadian puting beliung tersebut dan memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa.

“Kerusakan mayoritas pada bagian atap. Tim kami masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan dampak keseluruhan,” jelas Oce.

BPBD Indramayu telah menurunkan tim kaji cepat untuk melakukan assessment dan membantu warga yang terdampak.

BPBD Lakukan Pendataan Lanjutan

Meski situasi sudah kondusif, proses pendataan terus dilakukan untuk memetakan kebutuhan bantuan serta memonitor kondisi bangunan yang berisiko.

“Data pastinya masih di-assessment oleh tim di lapangan,” kata Oce. (Mashadi)

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Putri Apriyani Dibunuh dan Dibakar? Kapolres Indramayu: Penyelidikan Masih Berlangsung

Indramayu

Dari Luka ke Damai: Kisah dr. Baskar dan Restorative Justice yang Menyatukan Warga Anjatan

Indramayu

Dugaan Pungli PTSL di Drunten Wetan, Warga Laporkan Oknum Panitia ke Satgas Saber Pungli

Indramayu

Polda Jabar Selidiki Kebakaran di Desa Lobener Lor, Rumah Diduga Jadi Tempat Produksi Petasan

Sorotan

Kuasa Hukum PMI Indramayu Depresi Tanpa Digaji Desak BP3MI Jabar Bertindak, Pengaduan Mandek Bertahun-tahun

Indramayu

Toni RM: Kapolres Indramayu Diduga Lindungi Alvian Sinaga Jika Pasal 340 KUHP Tak Diterapkan

Indramayu

Bupati Indramayu Nina Agustina Bantah Isu Konflik dengan Lucky Hakim: “Saya Tidak Mau Punya Musuh”

Indramayu

Desa Haurgeulis Siap Bersinar di P2WKSS 2025, Bupati Lucky: Perempuan Hebat, Desa Kuat!