Indramayu – Polres Indramayu berhasil meringkus pelaku pencurian ribuan buku di sekolah-sekolah yang tersebar di Kabupaten Indramayu.
Tersangka utama berinisial CR (49) kaki kanannya dihadiahi timah panas karena melawan petugas saat ditangkap.
Kapolres Indramayu AKBP M Fahri Siregar mengatakan, pihaknya berhasil menangkap tiga orang tersangka dalam kasus tersebut.
” Ada tiga tersangka, mereka CR (49) bertindak sebagai eksekutor,.sedangkan tersangka AS (37) dan WR sebagai penadah, ” kata Fahri di Mapolres Indramayu, Selasa (10/1/2023).
Fahri menyebut modus tersangka menggunakan kunci roda untuk membobol serta mencongkel jendela sekolah.
Saat dihadirkan di publik CR mengenakan baju tahanan biru, ia mengaku kepada polisi nekat mencuri untuk kebutuhan sehari-hari. Ia melakukan aksi mencuri ribuan buku dengan berat total sekitar 12 ton dilakukan sejak Oktober 2022 sampai dengan Januari 2023.
Dari buku hasil curian ia jual kepada tersangka AS dengan harga Rp 2.500 per kilogram. Selanjutnya AS menjual kepada WR dengan harga Rp 4.500 per kilogram.
” Daripada nganggur tidak ada proyek, ga ada apa-apa, ” ucap CR.
Ia mengaku kapok telah mencuri ribuan buku pelajaran di sekolah-sekolah. Ia juga menyebut sebelumnya pernah berurusan dengan polisi karena terlibat tawuran.
Sebelumnya publik digegerkan soal raibnya ribuan buku di sekolah-sekolah di Kabupaten Indramayu. Total ada 37 sekolah yang menjadi korban pencurian.
Editor : Pahmi Alamsah

























