Home / Indramayu / Politik

Jumat, 24 Maret 2023 - 10:39 WIB

Lucky Sebut “Ngeri” Ditanya Soal Dugaan Penggerebekan Narkoba di Pendopo, Toni RM: Lebay

Foto : Eks Wabup Indramayu Lucky Hakim saat poadcast di channel YouTube OborTV (2023)

Foto : Eks Wabup Indramayu Lucky Hakim saat poadcast di channel YouTube OborTV (2023)

Suaradermayu.com – Tokoh Masyarakat Indramayu, Toni RM yang juga praktisi hukum turut mengomentari soal pernyataan Lucky Hakim terkait dugaan penggerebekan narkoba di kantor Bupati Indramayu yang viral di media sosial.

Toni menyebut Lucky Hakim dianggap terlalu over akting saat ditanya host OborTV soal dugaan penggerebekan narkoba di kantor Bupati Indramayu tersebut.

“Lucky Hakim itu lebay. Seharusnya jawab saja secara tegas, kalau ada ya bilang ada, kalau tidak ada ya bilang saja tidak ada, jangan membuat masyarakat Indramayu bingung,” kata Toni RM, Jumat (24/3/2023).

Ia mengaku sudah menyaksikan seluruh isi podcast OborTV yang mengundang narasumber Lucky Hakim tersebut. Ia menyebut jika diperhatikan jawaban-jawaban Lucky Hakim seolah-olah menyaksikan dugaan penggerebekan itu, namun Lucky balik bertanya soal siapa yang digerebek.

Baca juga  Indramayu Serius Garap Pariwisata Digital: Pulau Biawak hingga Ngarot Siap Go Nasional

“Sudah menjawab panjang lebar seolah-olah dia menyaksikan penggerebekan. Namun di akhir jawaban dia malah bertanya, memangnya siapa sih yang digerebek? Kan lebay (over acting) itu,”kata Toni.

Ia menyampaikan seharusnya Lucky Hakim sebagai pejabat publik dalam menyampaikan sesuatu sesuai dengan fakta yang ada. Jangan sampai membingungkan masyarakat.

“Pejabat wakil bupati kok tidak bisa memberi contoh berbicara yang pasti, masih disamakan kaya main sinetron agar penonton penasaran,”ujarnya.

Baca juga  Lucky Hakim Sebut Tim Transisi Mendapat Penolakan dari Bupati Aktif

Sebelumnya dilansir Channel YouTube OborTV, mantan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim buka suara soal dugaan penggerebekan narkoba di Kantor Bupati Indramayu yang beberapa waktu lalu sempat heboh dan kemudian akhirnya dianggap bohong.

Lucky Hakim tidak membantah adanya dugaan penggerebekan. Ia berusaha menghindar pertanyaan Host OborTV, Muhammad Sholihin, untuk menjawab secara terang soal kebenaran penggerebekan yang menjadi perbincangan publik di Indramayu.

“Boleh enggak, saya enggak menjawab pertanyaan ini, soalnya bahaya banget kalau saya jawab. Saya gimana ya, saya harus mencari kata-kata yang tepat supaya saya selamet,” ucap Lucky.

Ia menyampaikan berusaha tidak ikut campur persoalan dugaan penggerebekan itu, meski ia mengaku kantornya berada di satu kawasan dengan lokasi dugaan penggerebekan tersebut.

Baca juga  LPK Bos Korea Diduga Ilegal, LBH Ghazanfar: Disnaker Indramayu Harus Tindak Tegas

“Saya intinya ketika penggerebekan apa itu tentang narkoba apapun itu, saya memang kan ruangannya ada di pojok tuh dibelakang. Dan saya enggak melihat, supaya saya tidak mau jadi saksi, saya tidak mau bertanya. Saya tidak mau ber statemen. Intinya saya tidak mau bertanya, tidak mau ikut campur urusan itu,” kata Lucky.

Lucky berusaha tidak menjawab, ia berusaha membantah kejadian tersebut. Lucky secara tersirat menyampaikan kejadian itu memang ada, namun dirinya berusaha tidak ikut campur. Statement terbaru Lucky ini menjadi viral di media sosial.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Akses Makin Lancar, Ekonomi Desa Puntang Terangkat: PUPR Indramayu Rehabilitasi Jalan Strategis

Indramayu

Viral!Diduga Jadi Korban Perundungan Oknum Guru Gara-Gara Belum Bayar Buku, Murid SD di Indramayu Trauma dan Takut Sekolah

Indramayu

Polisi Kembalikan Motor Warga Indramayu yang Sebelumnya Dicuri

Edukasi

Ancam Wartawan, Kuwu Sukagumiwang Indramayu Dipolisikan

Indramayu

Janazah TKW Indramayu Meninggal di Hongkong Tiba di Rumah Duka

Indramayu

Propam Mendadak Periksa Ponsel Anggota Polres Indramayu

Indramayu

Oknum Polisi-Jaksa Sengaja Rekayasa Bukti HP, Tutupi “Aman Yani dkk” di Kasus Paoman Indramayu, LBH Ghazanfar: Jahat Sekali

Indramayu

Rugi Ratusan Juta, Petani Mitra PG Rajawali II Desak DPRD Indramayu Relokasi Para Peternak