Home / Indramayu / Kriminalitas

Senin, 8 September 2025 - 21:55 WIB

Polres Indramayu Gagalkan Tawuran Remaja Live Instagram

Polsek Lelea Polres Indramayu mengamankan 4 remaja bersenjata tajam hendak tawuran, Sabtu (6/9/2025) dini hari.

Polsek Lelea Polres Indramayu mengamankan 4 remaja bersenjata tajam hendak tawuran, Sabtu (6/9/2025) dini hari.

Suaradermayu.com – Kepolisian Resor (Polres) Indramayu berhasil menggagalkan rencana tawuran yang dilakukan sekelompok remaja di Kecamatan Lelea. Aksi konvoi yang disertai membawa senjata tajam tersebut sempat disiarkan secara langsung melalui media sosial dan menimbulkan keresahan warga.

Kronologi Kejadian

Peristiwa itu terungkap pada Sabtu (6/9/2025) sekitar pukul 02.30 WIB, setelah video aksi konvoi sekelompok remaja viral di media sosial. Dalam tayangan live Instagram, mereka terlihat mengacungkan senjata tajam dan pistol mainan saat melintas di jalanan wilayah Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu.

Baca juga  PWNU Jabar Apresiasi Lahirnya Griya Aswaja Indramayu ke-2: Pusat Kajian Islam Moderat

Mendapat laporan warga, Unit Reskrim Polsek Lelea segera bergerak ke lokasi. Polisi kemudian menemukan bukti berupa senjata tajam jenis gobang berwarna merah, hitam, hijau, dan biru, serta sebuah pistol mainan yang digunakan dalam aksi tersebut.

Pelaku dan Barang Bukti

Petugas berhasil mengamankan empat remaja masing-masing berinisial P (16), AN (15), S (16), dan MRS (16). Keempatnya merupakan warga Kecamatan Lelea. Selain senjata tajam dan pistol mainan, polisi juga menyita rekaman video dan tangkapan layar dari media sosial sebagai barang bukti tambahan.

Baca juga  Mirwan MS Dinonaktifkan 3 Bulan: Mendagri Sanksi Bupati Aceh Selatan karena Umrah Tanpa Izin

Resah Warga dan Fenomena Remaja

Aksi berbahaya itu sempat menimbulkan ketakutan di kalangan masyarakat. Beberapa warga mengaku cemas karena jalan yang digunakan remaja untuk konvoi merupakan jalur yang biasa dilalui masyarakat saat dini hari untuk ke pasar.

“Kalau sampai bentrok beneran, bisa bahaya buat orang yang lewat. Apalagi mereka siarkan langsung di Instagram, seolah-olah tawuran itu hal yang keren,” ujar salah seorang warga setempat.

Fenomena remaja terlibat tawuran demi konten media sosial belakangan memang semakin marak di Indramayu. Pakar pendidikan menilai, perilaku tersebut mencerminkan krisis keteladanan dan lemahnya pengawasan dari lingkungan keluarga maupun sekolah.

Baca juga  Polisi Tegaskan Tim Khusus Masih Buru Bripda Alvian, Keluarga Putri: Sampai Kapan?

Pernyataan Kepolisian

Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Lelea, AKP Heriyanto, menegaskan bahwa para remaja yang diamankan saat ini masih menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, Kasie Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, mengimbau masyarakat untuk lebih proaktif menjaga keamanan lingkungan. “Segera laporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU via WhatsApp 081999700110 atau call center 110,” ujarnya.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Lucky Hakim Sebut Dirinya Tak Punya Ajudan, Bupati Nina : Karena Tidak Difungsikan, Maka Kami Tarik

Indramayu

Warga Losarang Desak 70 Persen Lowongan di Kawasan Industri Losarang untuk Putra Daerah

Indramayu

Pendiri Suku Dayak Bumi Segandu Losarang Indramayu Meninggal Dunia

Ekonomi

Ady Setiawan Tanggapi Tuduhan Lucky Soal Tarif Air PDAM Indramayu Mahal

Edukasi

Abah Ibing Ajak Warga Singaraja Bersatu Usai Pilwu: Damai Itu Indah, Bersatu Itu Ibadah

Indramayu

Toni RM Ungkap Terdakwa Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu, Diduga Dipaksa Mengaku dan Disiksa Saat Penyidikan

Indramayu

Bongkar Pasang Jabatan di Pemkab Indramayu, Kasatpol PP dan Kepala Bappeda Resmi Diganti

Indramayu

Jual Pil Koplo, Ibu Rumah Tangga di Indramayu Ditangkap Polisi