Home / Indramayu / Terpopuler

Selasa, 20 Februari 2024 - 18:54 WIB

Kwarcab Pramuka Indramayu Sebut 3 Murid SD Tewas Tenggelam Bukan Ikuti Kegiatan Pramuka, Murni Kegiatan Sekolah

Ketua Kwartir Gerakan Pramuka Cabang Kabupaten Indramayu, Jajang Sudrajat

Ketua Kwartir Gerakan Pramuka Cabang Kabupaten Indramayu, Jajang Sudrajat

Suaradermayu.com – Kwartir Gerakan Pramuka Cabang Kabupaten Indramayu melakukan investigasi kegiatan yang disebut-sebut kegiatan pramuka atas tewasnya 3 murid SDN 1 Lajer, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu.

Hasil investigasi Kwarcab Indramayu menyebutkan kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (17/2/2024) melibatkan murid-murid SD di Sungai Panarikan, bukanlah kegiatan pramuka melainkan kegiatan sekolah tersebut.

Baca juga  Janji Tinggal Janji? Setahun Kepemimpinan Lucky–Syaefudin Disorot, Realisasi Dinilai Jauh dari Harapan

“Itu murni kegiatan sekolah. Kami sampaikan sekali lagi, itu murni kegiatan sekolah,” kata Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Indramayu, Jajang Sudrajat, Selasa (20/2/2024).

Jajang menyampaikan kegiatan pada saat kejadian yang menewaskan 3 murid SD tersebut jam pelajaran sekolah sedang berjalan. Menurutnya, kegiatan pramuka seharusnya dilaksanakan diluar jam pelajaran karena pramuka adalah kegiatan ekstrakurikuler.

Baca juga  Terdakwa Priyo Kembali ke Ruslandi, Akui Surat Pencabutan Kuasa Toni RM Disusun Polisi Anggarani

Di samping itu, kata Jajang, pada saat kejadian murid-murid tidak menggunakan atribut pramuka melainkan menggunakan seragam olah raga.

“Kenapa itu murni kegiatan sekolah. Karena kegiatan itu berjudul pegasus atau pasukan khusus pramuka, di pramuka tidak mengenal adanya pegasus,” ujar Jajang.

Baca juga  Banjir Rob Rendam Ribuan Rumah di Pesisir Indramayu, Bantuan Tak Kunjung Datang

Menurut dia, di pramuka ada yang namanya penggolongan seperti Siaga untuk tingkat usia 7-10 tahun. Sedangkan penggolongan Penggalang untuk tingkat usia 11-15 tahun.

“Kegiatannya pun terpisah tidak bisa digabungkan antar golongan. Sedangkan kejadian itu (3 murid tewas tenggelam) digabungkan, yaitu anak kelas 4 dan kelas 5 SD,” katanya.

 

 

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Tim Gabungan Pemenangan Lucky-Syaefudin Resmi Dibubarkan

Indramayu

Kejari Indramayu Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Makan Santri Rumah Tahfidz Tahun 2020

Terpopuler

Jaga Kamtibmas yang Kondusif, Polres Indramayu Sinergitas dengan Penyuluh Agama

Indramayu

100 Hari Kerja, Lucky Hakim–Syaefudin Tuntaskan Plt Kepala Sekolah di Indramayu

Ekonomi

Siap-Siap! Tunggak 2 Bulan, Air PDAM Indramayu Langsung Diputus Tanpa Peringatan

Terpopuler

MK Kabulkan Permohonan Haris Azhar dan Fatia, Hapus Larangan Sebar Hoaxs
A man in military uniform standing next to a flag.

Terpopuler

Satgas Saber Pungli Dibubarkan, Tapi Kapolri Listyo Sigit Pastikan Pungli Tetap Diburu

Indramayu

TKW Indramayu Koma di Taiwan, Butuh Uluran Tangan