Home / Terpopuler

Selasa, 25 Februari 2025 - 02:50 WIB

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Minta Wisuda TK-SMP Dihapus

Tangkapan layar : Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di akun Instagram dedimulyadi71

Tangkapan layar : Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di akun Instagram dedimulyadi71

Suaradermayu.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta Bupati Bandung, Dadang Supriatna, untuk menghapus kegiatan wisuda bagi siswa TK dan SD serta melarang study tour yang membebani orang tua. Pernyataan ini disampaikan Dedi dalam acara retreat di Magelang, yang direkam dan diunggah di akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, pada Sabtu (22/2/2025).

Dalam video tersebut, Dedi mengungkapkan bahwa banyak keluhan dari masyarakat terkait wisuda untuk anak TK dan SD. Menurutnya, acara tersebut tidak memiliki relevansi dengan pendidikan dan justru menjadi beban finansial bagi orang tua.

Baca juga  Kesaksian Warga Ungkap Tragedi 5 Jenazah di Indramayu, Bau Busuk Muncul dari Pohon Nangka

“Ada keluhan, misalnya anak-anak TK wisuda, SD wisuda. Nah, kegiatan-kegiatan yang tidak ada relevansinya dengan pendidikan minta dihapus. Pak Bupati berani enggak?” tantang Dedi kepada Bupati Bandung.

Mendapat pertanyaan itu, Dadang Supriatna pun langsung menjawab dengan tegas, “Siap, berani.”

Dedi menegaskan bahwa biaya wisuda yang tinggi menjadi beban yang tidak perlu bagi orang tua siswa. Oleh karena itu, ia meminta kebijakan ini segera diterapkan di Kabupaten Bandung.

Baca juga  Kuasa Hukum Keluarga Putri Apriyani Tegaskan Kasus Sudah Naik Penyidikan, Kritik Pernyataan Kapolres Indramayu

Selain wisuda, Dedi juga menyoroti kegiatan study tour yang sering dilakukan oleh sekolah-sekolah dari tingkat TK hingga SMP. Ia menyebutkan bahwa banyak study tour dilakukan ke lokasi jauh dengan biaya besar, sehingga memberatkan orang tua.

Karena kewenangan pendidikan TK hingga SMP berada di tingkat kabupaten dan kota, Dedi meminta bupati dan wali kota untuk menghapus study tour yang tidak esensial tersebut.

Baca juga  Kejagung Tetapkan Dua Tersangka Baru Dugaan Korupsi di PT Pertamina Patra Niaga

Menanggapi instruksi ini, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti kebijakan tersebut.

“Kami siap menghapus study tour yang membebani orang tua siswa,” tegas Dadang.

Langkah ini mendapat beragam reaksi dari masyarakat. Sebagian besar orang tua siswa menyambut baik kebijakan ini karena dapat mengurangi beban biaya pendidikan yang tidak perlu. Namun, ada juga yang merasa bahwa wisuda dan study tour memiliki nilai emosional dan edukatif bagi anak-anak.

Bagaimana kebijakan ini akan diterapkan di Kabupaten lainnya?

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Ketua PWI: Lebih dari 50% Wartawan Tak Punya Rumah, Program Ini Jadi Harapan Baru

Hukum

Jaksa Febrie Adriansyah Mundur: Jabatan Kehormatan Lepas, Tapi Jejak 75 Kg Emas dan Rp 282 Miliar Tak Bisa Hilang

Terpopuler

Khotibul Umam Klaim Dapen Aman Yani Pencairan di Bandung, Dudu Subarto Ungkap di BRI Kepandean Indramayu – Siapa Berbohong?

Terpopuler

Terungkap Cara Debt Collector Akses Data Nasabah Leasing

Indramayu

Kapolsek Karangampel AKP Warmad Diduga Abaikan Laporan Ancaman Kekerasan Pilwu, Propam Turun Tangan

Hukum

Laporan Ancaman Pilwu Berujung Penyerangan, Subagyo Desak Kapolres Tindak Kapolsek Karangampel

Terpopuler

Bupati Lucky Hakim Ganti Plt Kasatpol PP: LBH Ghazanfar Peringatkan Jangan “Kongkalikong” dengan Bandar Miras

Hukum

ICW Bongkar Dugaan Korupsi Rp49,5 Miliar di BGN, Kini Diusut KPK