Home / Edukasi / Terpopuler

Jumat, 21 Juli 2023 - 21:28 WIB

Kejari Indramayu Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Air Terjun Buatan Bojongsari

Foto : Bupati Nina tinjau objek wisata air terjun Bojongsari yang terbengkalai

Foto : Bupati Nina tinjau objek wisata air terjun Bojongsari yang terbengkalai

Suaradermayu.com – Kejaksaaan Negeri (Kejari) Indramayu tengah mengungkap kasus dugaan korupsi objek wisata air terjun buatan Bojongsari Indramayu.

Kejari Indramayu menggandeng tim teknis Politeknik Bandung (Polban) dalam penyidikan tersebut. Tim akan melakukan uji lab penghitungan fisik dari bangunan objek wisata yang terbengkalai itu.

“Tim teknis Polban seminggu yang lalu sudah membawa sampel untuk melakukan pemeriksaan. Saya kira kita menunggu hasil pemeriksaan teknik fisik Polban,”kata Kepala Kejari Indramayu Adjie Prasetya, Jumat (21/7/2023).

Baca juga  Penyidik Kejaksaan Obok-obok Ruangan Disdik Indramayu, Dugaan Manipulasi dan Mark-up Data Peserta Didik Tengah Disidik

Adjie menyebut menyerahkan sepenuhnya hasil penghitungan kepada tim dari Polban. Dia mengakui penghitungan fisik tersebut sangat rumit.

“Kita percayakan dan serahkan kepada ahlinya,” ujar dia.

Adjie menyampaikan pihaknya sudah sejak 2022 lalu menangani kasus dugaan korupsi objek wisata air terjun buatan Bojongsari tersebut. Dia menyebut awal tahun 2023 dugaan korupsi ditemukan dalam pembuatan sarana tebing air terjun buatan.

Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu Adjie Prasetya

Baca juga  Kejari Indramayu Tahan Kepala Unit Bank di Gabuswetan, Terjerat Kasus Korupsi Rp453 Juta

“Pembuatan tebing itu masuk dalam pembangunan masuk tahap V tahun anggaran 2019,” ungkapnya.

“Akan kita cari tahu siapa yang yang bertanggungjawab,”imbuhnya.

Sekedar informasi, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kini sudah berganti nama Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparra) Kabupaten Indramayu membangun objek wisata air terjun buatan di Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu.

Proses pengerjaan proyek tersebut dibagi ke dalam lima tahap. Di mulai tahun 2017 hingga 2019, yang menyedot Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 94 miliar.

Baca juga  Ngeri! Kejari Indramayu Bakar Barang Bukti Narkoba, Sajam hingga Uang Palsu di Hadapan Bupati Lucky Hakim

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tahun 2020 lalu melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut. Di ketahui tahun 2019, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu melakukan pengerjaan tahap kelima dari proyek pembangunan air terjun buatan itu.

Dari Laporan Hasil Pemeriksaan BPK ditemukan dugaan korupsi dalam pengerjaan proyek tersebut. BPK dengan Laporan Hasil Pemeriksaan berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Indramayu.

 

 

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Viral! Remaja Putri di Indramayu Berkelahi Gegara Ejekan di Facebook, Polisi Turun Tangan

Terpopuler

Bupati Lucky Hakim Akhirnya Buka Suara Soal Tak Temui Aksi Demo KOMPI

Edukasi

Penyelesaian Ribuan Kasus Berhasil Ditangani Polres dan Polsek di Indramayu Sepanjang 2022

Terpopuler

Pilkada Indramayu 2024, Tanpa Calon Perseorangan/Independen

Terpopuler

Lisa Mariana Jalani Tes DNA, Minta Doa agar Proses Tanpa Rekayasa

Indramayu

Terungkap! Penyeleksi Perangkat Desa Singajaya Indramayu Ketua BPD dan Timses Kuwu

Edukasi

Polisi Buru Perampok Todongkan Senpi di Minimarket di Indramayu

Daerah

Skandal Bobol-Nya Dana Pensiun Aman Yani: Kebodohan Pengacara Khotibul Umam dan DapenBJB atau Kepintaran Ririn Rifanto?