Home / Indramayu / Terpopuler

Minggu, 22 Februari 2026 - 10:11 WIB

Korban Berjatuhan di Jalan Rusak Sindang Indramayu, Warga Tanam Pohon Pisang sebagai Protes ke Pemerintah

Warga tanami pohon pisang di jalan rusak di Jalan Terusan Kecamatan Sindang Kabupaten  Indramayu

Warga tanami pohon pisang di jalan rusak di Jalan Terusan Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu

Suaraderamayu.com — Warga Sukadedel, Terusan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, dibuat geram oleh kondisi jalan berlubang yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah. Jalur utama menuju pusat kota itu kini berubah menjadi “jebakan maut” yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga : VIRAL! Jalan Rusak Ditanami Pisang di Sliyeg Indramayu, Warganet Sentil Pemerintah: Gaji Jalan, Aspal Hilang

Hingga Minggu (22/2/2026) dini hari, kerusakan parah tersebut masih dibiarkan tanpa penanganan nyata dari Pemerintah Kabupaten Indramayu. Padahal, warga menyebut kecelakaan akibat jalan rusak sudah berulang kali terjadi, bahkan menelan korban jiwa.

Baca juga  Bukti Ada! Rekaman CCTV Pria Buka Gerbang Rumah Korban Paoman Indramayu, LBH Ghazanfar: Oknum Penyidik dan Jaksa Sengaja Lindungi Pembunuh?

Seorang warga, Abdullah (46), menilai lambannya respons pemerintah menunjukkan rendahnya kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.

“Sudah lama rusak, sering ada yang jatuh. Kami seperti dibiarkan menghadapi bahaya setiap hari,” ujarnya dengan nada kecewa.

Keluhan serupa disampaikan Eko (41). Ia menuturkan kondisi jalan semakin parah setiap musim hujan karena lubang tertutup genangan air dan sulit terlihat pengendara.

Baca Juga : Korban Berjatuhan di Jalan Ir H Juanda Indramayu, Warga Tanami Pohon Palem, Pemkab Bisa Digugat

“Kalau hujan, lubangnya tidak kelihatan. Tiba-tiba roda masuk dan orang jatuh. Ini jelas membahayakan, tapi belum ada perbaikan,” katanya.

Baca juga  Kios Pupuk di Balongan Terancam Dicabut Izinnya, Diduga Jual di Atas HET: Kementan dan Pupuk Indonesia Bergerak Cepat

Merasa aspirasi mereka tak digubris, warga akhirnya mengambil langkah simbolis sekaligus bentuk protes: menanam pohon pisang di tengah jalan berlubang. Aksi ini bukan sekadar penanda bahaya, tetapi juga sindiran keras atas lambannya penanganan infrastruktur oleh pemerintah daerah.

Tindakan warga tersebut viral dan menuai perhatian pengguna jalan. Banyak yang menilai aksi itu sebagai bentuk keputusasaan masyarakat yang merasa keselamatan mereka tidak menjadi prioritas.

Baca juga  Bupati Lucky Hakim Gaspol Perbaiki IPM Indramayu yang Tertinggal di Jawa Barat

Warga mendesak pemerintah daerah segera bertindak sebelum korban berikutnya jatuh. Mereka menegaskan, fungsi jalan sebagai akses vital menuju pusat kota seharusnya menjadi perhatian utama, bukan justru dibiarkan rusak berlarut-larut.

Baca Juga : Viral! Jalan Rusak Diperbaiki Warga Sukawera Secara Swadaya, Kuwu Justru Menyalahkan

Jika kondisi ini terus diabaikan, warga khawatir kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah akan semakin tergerus, seiring dengan bertambahnya risiko kecelakaan di jalur yang seharusnya aman dilalui. (Waryadi)

Share :

Baca Juga

Indramayu

SMSI : Roadmap Transformasi Digital Indramayu: Kolaborasi Pemerintah, Media, dan Masyarakat

Terpopuler

Jaksa Tuntut 20 Tahun Penjara bagi Terdakwa Priyo Bagus Setiawan di Sidang Paoman — LBH Ghazanfar: Alat Bukti Terkunci

Terpopuler

Guru Besar UNM Apresiasi Program Sekolah Rakyat Presiden Prabowo

Terpopuler

Cara Cek Penerima Bansos PKH Januari 2025 Secara Online

Indramayu

Bupati Lucky Hakim Ngaku Tak Mandi Gara-gara Air PDAM Mati, LBH Ghazanfar: Dia Tinggal di Cirebon, Berkilah Tak Mau Disalahkan

Terpopuler

SMSI Bentuk Tim Kajian Kedaulatan Digital Indonesia

Indramayu

Bocah Indramayu Tertelan Kunci Gembok, Bupati Turun Tangan Bantu Pengobatan

Indramayu

Kasus Pengrusakan Rumah Calwu Slamet Caryo: Terduga Pelaku Ditangkap, Rantai Komando Diusut