Suaradermayu.com – Kisah inspiratif datang dari Kabupaten Indramayu. Heri Sujati, warga yang selama bertahun-tahun tinggal dalam tenda plastik rapuh, akhirnya bisa menikmati kenyamanan hidup di rumah layak huni berkat bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Indramayu.
Selama ini, Heri hidup dalam kondisi memprihatinkan. Tempat tinggalnya hanyalah tenda darurat yang nyaris roboh, beratap plastik dan beralaskan tanah. Saat hujan turun atau angin kencang menerjang, hidupnya penuh risiko dan ketidaknyamanan. Namun kini, nasibnya berubah drastis.
Bantuan rumah layak huni ini merupakan wujud nyata dari program REANG (Rakyat Indramayu Harus Sejahtera dan Nyaman) yang diinisiasi oleh Bupati dan Wakil Bupati Indramayu. Program ini fokus pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan taraf hidup masyarakat, terutama mereka yang berada dalam kondisi ekstrem.
“Ini bukan sekadar bangunan, tapi simbol kepedulian dan perhatian. Saya sangat bersyukur, dan berterima kasih kepada semua pihak, khususnya BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Indramayu,” ungkap Heri Sujati haru.
Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu menegaskan bahwa program ini bukan hanya soal penyaluran zakat, melainkan juga membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat miskin.
“Heri Sujati menjadi simbol harapan baru bagi warga miskin lainnya. Bantuan ini diharapkan memberi semangat kepada mereka yang selama ini hidup dalam keterbatasan untuk tetap berjuang dan percaya bahwa perubahan itu nyata,” tegasnya.
Program bantuan rumah layak huni ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mengurangi angka kemiskinan ekstrem di Indramayu. Semangat REANG terus digaungkan sebagai bukti bahwa pemerintah dan BAZNAS hadir memberikan solusi nyata, bukan sekadar janji.
























