Home / Indramayu

Selasa, 27 Mei 2025 - 11:08 WIB

Bupati Lucky Hakim Gaspol Perbaiki IPM Indramayu yang Tertinggal di Jawa Barat

Bupati Indramayu Lucky Hakim

Bupati Indramayu Lucky Hakim

Suaradermayu.comBupati Indramayu yang baru dilantik, Lucky Hakim, langsung tancap gas menjalankan program prioritas demi memperbaiki kualitas hidup masyarakat. Salah satu target utamanya adalah meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Indramayu yang saat ini masih berada di posisi terendah se-Jawa Barat, khususnya di wilayah pengembangan Rebana.

Baca Juga : Bupati Lucky Hakim Lepas 13 Siswa SMPN 2 Sindang ke Olimpiade Sains Nasional, Ada yang Tanding Matematika hingga Bahasa Inggris!

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Indramayu mencapai 11,93 persen—tertinggi dibandingkan daerah lain di kawasan Rebana. Sementara IPM Indramayu tercatat masih di bawah rata-rata provinsi Jawa Barat. Kondisi ini menjadikan Indramayu sebagai daerah yang harus bekerja lebih keras untuk keluar dari ketertinggalan.

“Pertama tentu kita laksanakan proses pembangunan ini dengan birokrasi yang transparan dan profesional. Karena tanpa itu kita akan sulit,” ujar Lucky Hakim dalam keterangan persnya, Senin (26/5/2025).

Baca juga  Barisan Haji Suwarjo Gelar Syukuran Kemenangan Lucky Syaefudin

IPM sendiri adalah indikator penting yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pembangunan manusia dalam suatu wilayah. IPM dibentuk oleh tiga komponen utama, yaitu:

1. Pendidikan: Diukur dari rata-rata lama sekolah (RLS) dan harapan lama sekolah (HLS).

2. Kesehatan: Diukur melalui angka harapan hidup saat lahir.

3. Standar hidup layak: Diukur dari pengeluaran riil per kapita (daya beli masyarakat).

Baca Juga : Indramayu Siap Jadi Pusat Industri Baru, Bupati Lucky Hakim Dorong Keseimbangan dengan Pertanian

Lucky menegaskan bahwa seluruh sektor yang mempengaruhi IPM harus dibenahi secara menyeluruh dan simultan. Dalam bidang pendidikan, Pemkab Indramayu akan mendorong peningkatan akses dan kualitas sekolah, termasuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan di daerah terpencil.

“Banyak anak putus sekolah karena ekonomi. Itu harus kita intervensi. Kita ingin anak-anak Indramayu tidak hanya sekolah, tapi juga bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ucap Lucky.

Baca juga  Turnamen Sepak Bola U-18 Bupati Cup 2025 Resmi Digelar, 31 Tim Bertarung Rebut Hadiah Puluhan Juta!

Sebagai langkah awal, Lucky menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat untuk menerapkan sistem manajemen talenta. Sistem ini memungkinkan penempatan pegawai berdasarkan kompetensi, bukan kedekatan atau kepentingan politik.

Baca Juga : Nasdem Apresiasi! Baru 100 Hari, Bupati Lucky Hakim Bikin Kejutan: Perizinan Ngebut, Investasi Melaju!

“Setelah manajemen talenta itu, maka akan ada rotasi besar-besaran di Indramayu. Kita akan terapkan prinsip ‘the right man at the right place’,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa keterlambatan pelayanan publik, terutama di sektor perizinan dan bantuan sosial, turut memperburuk nilai IPM karena menghambat percepatan ekonomi masyarakat bawah.

“Kita mulai bukan dari nol, tapi dari minus. Kita kembalikan dulu ke titik netral, baru membangun ke depan,” katanya.

Baca juga  Forum Honorer Indramayu Audiensi dengan Wabup, Bahas Pengangkatan dan Gaji P3K

Dalam bidang kesehatan, program prioritas akan difokuskan pada peningkatan layanan Puskesmas, fasilitas kesehatan tingkat desa, serta program edukasi gizi dan sanitasi. Sementara dari sisi ekonomi masyarakat, Lucky akan memperkuat program UMKM, padat karya, serta bantuan sosial berbasis data valid agar tepat sasaran.

“Jika daya beli masyarakat meningkat, maka pengeluaran riil per kapita juga naik, dan itu mendorong IPM naik,” imbuhnya.

Pemerintah Kabupaten Indramayu menargetkan dalam dua tahun pertama, nilai IPM dapat meningkat signifikan melalui program terintegrasi lintas sektor. Evaluasi akan dilakukan setiap enam bulan sekali secara terbuka.

Baca Juga : Indramayu Luncurkan Manajemen Talenta ASN: Gebrakan Bupati Lucky Hakim Disambut BKN

“Dengan transparansi dan kecepatan kerja, kita ingin IPM Indramayu tidak lagi jadi sorotan negatif. Kita ingin sejajar bahkan lebih baik dari daerah lain di Jawa Barat,” tutup Lucky dengan penuh optimisme.

 

Share :

Baca Juga

Ekonomi

KOMPI Tolak PSN Tambak Pantura, Pemerintah Tegaskan Program Revitalisasi Sejahterakan Petambak

Indramayu

Nelayan Indramayu Kini Punya “Payung Laut”: Pemkab Tanggung Asuransi Ribuan Warga Pesisir

Indramayu

Siap-siap, Bulog Indramayu Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng ke 200 Ribu KK

Politik

Salman Hilang Saat Massa AWDB Geruduk Pendopo Indramayu, Stafsus Bupati Dianggap Arogan dan Rasis

Indramayu

“Sat Set” Tanpa Drama! Dedi Mulyadi Turun Langsung Hentikan Penyapu Koin di Indramayu

Indramayu

Tantang 50 Anggota DPRD, Lucky Hakim Ingin Debat Terbuka Disiarkan Langsung!

Indramayu

Ketika Dedi Mulyadi Beri Solusi Banjir Rob Eretan: Instruksi Khusus untuk Bupati Lucky

Indramayu

Sekda Akui Pemkab Indramayu Dilema Kasus BPR Karya Remaja