Home / Terpopuler

Rabu, 19 Maret 2025 - 00:20 WIB

Dukungan Semakin Kuat, RM. Margono Djojohadikusumo Didorong Jadi Pahlawan Nasional

Suaradermayu.com – Pengusulan gelar Pahlawan Nasional untuk RM. Margono Djojohadikusumo semakin menguat. Dalam Seminar Kabupaten yang digelar di Aula Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto pada Selasa (18/3/2025), berbagai tokoh, akademisi, dan masyarakat Banyumas berkumpul untuk mendiskusikan kontribusi besar pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) pertama tersebut terhadap bangsa.

Acara ini dihadiri oleh 150 peserta dan dibuka langsung oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono. Turut hadir perwakilan dari BNI 46, Ariyanto Soewondo Geni, selaku Pimpinan Wilayah BNI Region Office 17, yang menyampaikan dukungannya terhadap pengusulan ini.

Ketua Panitia Pengusul Calon Pahlawan Nasional, Prof. Dr. dr. Fachmi Idris, M.Kes, menegaskan bahwa RM. Margono memiliki jasa besar dalam membangun perekonomian Indonesia.

Baca juga  SMSI Nyatakan Sikap Nasional, Dukung Prabowo-Gibran & Dorong Pemiskinan Koruptor

“Alhamdulillah, seminar ini berjalan dengan baik. Kami percaya kontribusi almarhum RM. Margono Djojohadikusumo bagi bangsa Indonesia sangat besar. Oleh karena itu, kami yakin beliau layak mendapatkan anugerah gelar Pahlawan Nasional pada tahun 2025 ini,” ujarnya.

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, juga menyampaikan dukungan penuh. Ia menilai RM. Margono bukan hanya berperan dalam ekonomi, tetapi juga turut serta dalam sejarah kemerdekaan Indonesia sebagai anggota BPUPKI.

“Kiprah RM. Margono bagi bangsa sangat banyak. Selain membangun struktur ekonomi negara, beliau juga berperan dalam perumusan dasar negara. Kami sebagai Pemda Banyumas sangat mendukung penyematan gelar Pahlawan Nasional ini,” katanya.

Baca juga  SMSI Pusat Audiensi dengan Menteri Sosial, Bahas Sinergi Program Sosial

Sadewo juga mengungkapkan rencana pemerintah daerah untuk mengabadikan nama RM. Margono sebagai nama jalan, baik di Banyumas maupun di Purwokerto.

Dari sisi akademik, Prof. Dr. Taufiqurokhman, SH, M.Si, menekankan pentingnya riset mendalam sebagai dasar pengusulan.

“Untuk mewujudkan RM. Margono sebagai Pahlawan Nasional, kita harus didukung dengan riset akademis. Banyak catatan sejarah tentang beliau yang tersimpan, termasuk dalam arsip BNI dan di luar negeri,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua SMSI Jawa Tengah, Samsul, menambahkan bahwa dalam proses pengusulan ini, pihaknya bekerja sama dengan komunitas Seruling Emas untuk menyelenggarakan seminar di Banyumas.

Baca juga  Hari Pers Nasional 2025: Peran Strategis Media dalam Ketahanan Pangan

“Saat kami menghadapi keterbatasan, saudara kami dari Seruling Emas menawarkan diri untuk berkolaborasi. Akhirnya, kami sepakat menggelar seminar kabupaten di Banyumas,” kata Samsul.

Perwakilan BNI 46, Ariyanto Soewondo Geni, menegaskan bahwa RM. Margono tidak hanya membangun perekonomian, tetapi juga meletakkan dasar sistem ekonomi nasional yang mandiri.

“Kontribusi RM. Margono sangat besar, tidak hanya dalam membangun ekonomi negara, tetapi juga menciptakan sistem ekonomi yang mandiri bagi bangsa,” ungkapnya.

Ia juga mengutip pernyataan Bung Karno sebagai penutup:

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa para pahlawannya.”

Dengan adanya seminar ini, diharapkan pengusulan RM. Margono Djojohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional 2025 semakin kuat dan mendapat dukungan luas dari berbagai pihak.

Share :

Baca Juga

Kriminalitas

Ayah di Indramayu Tega Setubuhi Anak Kandung Kembarnya – Alasan Kesepian Ditinggal Istri Jadi TKW

Terpopuler

Peringati Harlah Muslimat NU ke-78, Ketua NU Indramayu Lepas Rombongan Muslimat ke Jakarta

Indramayu

Terungkap! Penyeleksi Perangkat Desa Singajaya Indramayu Ketua BPD dan Timses Kuwu

Indramayu

Anggota DPRD Indramayu Diduga Terlibat Kredit Macet BPR Karya Remaja

Terpopuler

Sholihin Tegaskan: Demo ‘Pulangkan Lucky Hakim ke Cilacap’ Tak Libatkan Ketua PWNU dan NU

Terpopuler

Toni RM: Tuntutan Seumur Hidup Eks Polisi Pembunuh Pacar di Indramayu Sudah Cerminkan Keadilan

Terpopuler

Jaksa Agung Diganjar Pin Emas SMSI di Konvensi Nasional 2025: Komitmen Tegakkan Hukum Menuju Indonesia Emas 2045

Terpopuler

Dana Hibah ke Pesantren Dihapus! Ini Alasan Mengejutkan Pemprov Jabar Pangkas Ratusan Miliar