Home / Terpopuler

Sabtu, 1 Maret 2025 - 04:35 WIB

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Soroti Dana BOS di Sekolah

Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat memberikan keterangan kepala sekolah SMAN 6 Depok dipecat

Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat memberikan keterangan kepala sekolah SMAN 6 Depok dipecat

Suaradermayu.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti kebutuhan anggaran pendidikan untuk tingkat SMA dan sederajat. Dalam dialog dengan Kepala SMAN 3 Purwakarta, Asep Mulyana, Dedi menilai perlunya upaya teknis tambahan untuk mengatasi kekurangan dana operasional sekolah.

Dalam pertemuan yang berlangsung pada Jumat, 28 Februari 2025, Dedi Mulyadi, atau yang akrab disapa KDM, menanyakan langsung kondisi sekolah terkait alokasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Baca juga  Jejak Berulang Kuwu Warsidi Diduga Menyelewengkan Dana Desa Wanantara

Asep Mulyana menjelaskan bahwa Dana BOS untuk sekolahnya hanya sekitar Rp1.650.000 per siswa per tahun. Dengan total 1.290 siswa, serta 87 guru dan tenaga kependidikan, dana yang diterima masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan sekolah, terutama infrastruktur.

“Kami masih menghadapi kendala, terutama dalam pemulihan ruang kelas pasca-COVID-19 yang belum sepenuhnya selesai,” ujar Asep.

Menurutnya, idealnya sekolah membutuhkan alokasi dana sekitar Rp4-5 juta per siswa per tahun agar operasional pendidikan bisa berjalan optimal.

Baca juga  Indramayu Siap Jadi Pusat Industri Baru, Bupati Lucky Hakim Dorong Keseimbangan dengan Pertanian

Dalam kesempatan itu, KDM juga mempertanyakan apakah dana transfer dari provinsi mengalami keterlambatan atau tidak. Ia ingin mengetahui secara langsung kondisi pendidikan di lapangan, termasuk sikap orang tua, siswa, dan guru terhadap sistem pendidikan saat ini.

“Saya ingin mendengar langsung, apakah dana transfer provinsi mengalami keterlambatan? Bagaimana respons orang tua, siswa, dan guru terhadap pendidikan saat ini?” ungkapnya.

Baca juga  Tersangka Korupsi PKBM Ditahan di Lapas Indramayu, Ini Pasal yang Dikenakan

Gubernur Jabar berencana untuk mengevaluasi kebijakan anggaran pendidikan agar lebih sesuai dengan kebutuhan sekolah. Ia juga membuka peluang untuk melibatkan pelajar dalam solusi teknis guna meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Barat.

Isu keterbatasan anggaran pendidikan di tingkat SMA menjadi perhatian serius Pemprov Jabar. Dengan kebutuhan ideal yang lebih besar dari alokasi saat ini, evaluasi kebijakan dan solusi alternatif menjadi hal yang perlu segera dilakukan.

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Bupati Lucky Hakim Akhirnya Buka Suara Soal Tak Temui Aksi Demo KOMPI

Terpopuler

SMSI Bakal Kukuhkan Pokja News Room Jaga Desa 5 Provinsi Besar di Dewan Pers

Terpopuler

PWI Serahkan Bukti Tambahan Gugat Dewan Pers, Sidang Makin Panas

Terpopuler

Kapolres Indramayu Jalin Silaturahmi ke Kediaman Ketua PCNU

Terpopuler

SMSI Gelar Rapat Nasional: Rumuskan Sikap Kebangsaan Jaga Persatuan dan Demokrasi Indonesia

Indramayu

Akun WA, Riwayat Panggilan, 2 SIM Card Ririn Lenyap: Ada yang Bermain di Polisi atau Jaksa?

Indramayu

Heboh! Wabup Indramayu Ungkap Fakta Mengejutkan soal Pemecatan Pamong Desa dan TPS Dekat Pemukiman

Terpopuler

Dedi Mulyadi Realokasikan Anggaran Rp5 Triliun: Fokus Bangun Kelas Baru dan Listrik untuk Warga Jabar