Home / Terpopuler

Selasa, 25 Februari 2025 - 23:52 WIB

Fraksi PKB DPRD Indramayu Kritik LKPJ Bupati 2024: Banyak Program Hanya Wacana

Fraksi PKB DPRD Indramayu sedang menggelar rapat

Fraksi PKB DPRD Indramayu sedang menggelar rapat

Suaradermayu.com – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Indramayu melontarkan kritik tajam terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Indramayu Tahun 2024. Mereka menyoroti sejumlah program unggulan yang dinilai hanya sebatas wacana tanpa realisasi nyata di lapangan.

Ketua Fraksi PKB DPRD Indramayu, Akhmad Mujani Nur, menegaskan bahwa beberapa program unggulan yang dijanjikan pemerintah daerah tidak berjalan sesuai harapan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Program Peri (Perempuan Berdikari), yang diperuntukkan bagi perempuan purna pekerja migran.

Baca juga  Rela Tidur di Sofa Kantor, Bupati Lucky Hakim Korbankan Fasilitas Demi Perbaikan Jalan Indramayu

Menurutnya, program tersebut hanya bersifat seremonial tanpa keberlanjutan yang jelas. “Program Peri ini tidak memiliki kesinambungan karena data dan sasarannya tidak jelas. Akhirnya, hanya sekadar seremoni tanpa dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Akhmad Mujani, Selasa (25/2/2025).

Selain itu, Program Ledig (Lebu Digital) juga dikritik karena dinilai justru membebani anggaran pemerintah desa. Program yang seharusnya memberdayakan masyarakat ini, kata Mujani, pada akhirnya sulit direalisasikan oleh desa akibat keterbatasan dana.

Baca juga  Hasil Rekapitulasi KPU, Lucky-Syaefudin Unggul di Seluruh Wilayah Indramayu

Tak hanya itu, Fraksi PKB juga menyoroti Program Lada (Lacak Aset Daerah), yang menemukan ratusan bidang tanah milik pemerintah daerah. Namun hingga kini, belum ada kejelasan mengenai legalitas aset tersebut, sehingga berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari.

Baca juga  KOMPI Soroti Kendaraan Tangki Pertamina, Jalan Ir H Juanda Rusak dan Makan Korban

“Pemda harus segera memberikan kepastian hukum terhadap aset-aset daerah ini. Jangan sampai dibiarkan menggantung tanpa kejelasan, karena ini bisa menjadi polemik berkepanjangan,” tegasnya.

Kritik tajam dari Fraksi PKB ini menjadi sinyal bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu agar program yang dicanangkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Share :

Baca Juga

Edukasi

Pelaku Pemerkosaan Bocah SD di Indramayu Bertambah Jadi 5 Orang

Indramayu

Toni RM Bongkar Pertamina Belum Kantongi Izin dan Persiapan Matang untuk Penutupan Jalan

Terpopuler

Mall Indramayu Resmi Dibuka, Warga Antusias Serbu Pusat Perbelanjaan Baru

Terpopuler

Terharu, Bupati Nina Bagikan THR ke Petugas Kebersihan
Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil (baju putih) menyambut Asesor Lisensi Kepala Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Ade Syaekudin, S.H, M.M (baju abu-abu)

Terpopuler

Putra Daerah Indramayu Diundang Kabareskrim Polri, Bahas Sertifikasi Penyidik di Mabes Polri

Peristiwa

Viral! Tanpa Mobil Jenazah, Warga Indramayu Tandu Mayat Pakai Sarung Lewati Jembatan Bambu

Edukasi

Polisi Ungkap Modus Penyalahgunaan Barcode BBM Subsidi, Pelaku Raup Rp 4,4 Miliar

Daerah

Gebrakan Dedi Mulyadi! Lulusan SD Bisa Kerja di Pemerintah, Tenaga Teknis Digaji Rp4,2 Juta