Suaradermayu.com – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Cantigi secara resmi dilantik pada Selasa (18/2/2025) di Halaman Masjid Baitul Huda, Desa Cemara. Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran NU di tingkat kecamatan.
Pelantikan kepengurusan MWC NU Cantigi periode 2024-2029 dilakukan langsung oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Indramayu, K.H. M. Musthofa. Turut hadir dalam acara ini jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cantigi, tokoh masyarakat, serta anggota NU setempat.
Kepengurusan MWC NU Cantigi yang baru dilantik diketuai oleh Khozin Munawir sebagai Ketua Tanfidziyah dan Kiai Syahidun sebagai Rois Syuriah. Keduanya diharapkan dapat membawa organisasi ke arah yang lebih maju serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua PCNU Indramayu, K.H. M. Musthofa, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pelantikan ini. Beliau berharap kepengurusan baru dapat mengembangkan NU di Kecamatan Cantigi serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“MWC NU memiliki peran strategis dalam membangun ukhuwah Islamiyah dan memperkuat dakwah di tingkat kecamatan. Saya berharap kepengurusan baru ini bisa menjalankan amanah dengan baik serta bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat,” ungkap K.H. M. Musthofa.
Pemerintah Kecamatan Cantigi juga menyampaikan dukungan terhadap kepengurusan baru ini. Sekretaris Camat Cantigi, Slamet Rahpandowo, yang hadir mewakili Camat Cantigi, menekankan pentingnya kolaborasi antara MWC NU dan pemerintah dalam membangun daerah.
“Kami berharap MWC NU Cantigi bisa menjadi mitra strategis dalam pembangunan wilayah, khususnya dalam bidang sosial, keagamaan, dan pendidikan,” ujarnya.
Pelantikan ini menjadi tonggak baru bagi MWC NU Cantigi dalam menjalankan program kerja serta memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Dengan kepengurusan yang baru, diharapkan NU Cantigi dapat semakin aktif dalam kegiatan keagamaan, sosial, dan pemberdayaan umat.
Sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU memiliki tanggung jawab besar dalam membangun masyarakat yang religius, toleran, dan berakhlakul karimah. Dengan kepemimpinan yang solid, MWC NU Cantigi diharapkan mampu menjalankan visi dan misinya dengan baik dalam lima tahun ke depan.


























