Home / Terpopuler

Senin, 10 Februari 2025 - 16:07 WIB

KAI Pecat Firdaus Oiwobo Usai Aksi Naik Meja di Pengadilan

Oplus_131072

Oplus_131072

Suaradermayu.com – Pengacara Firdaus Oiwobo resmi diberhentikan dari Kongres Advokat Indonesia (KAI) setelah aksinya naik ke meja saat sidang antara Hotman Paris Hutapea dan Razman Arif Nasution di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Keputusan ini diumumkan dalam konferensi pers di Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (9/2/2025). Menurut KAI, tindakan Firdaus dianggap telah mencoreng nama baik profesi advokat dan merusak wibawa persidangan.

“Perilakunya tidak mencerminkan seorang advokat dan merusak nama baik profesi ini. Oleh karena itu, rapat memutuskan beliau diberhentikan dan dinyatakan bukan anggota. SK keanggotaannya dicabut,” ujar Petrus Bala Pattyona, perwakilan KAI.

Baca juga  Putera Indramayu Intervensi Kompetensi SDM di Mabes TNI AU

KAI mengecam keras aksi Firdaus yang dinilai tidak menghormati etika persidangan. Petrus menegaskan bahwa advokat harus menjaga kehormatan ruang sidang, meskipun sidang telah ditutup.

“Pengadilan adalah tempat yang sakral dan harus dihormati. Walaupun sidang sudah ditutup, siapa pun yang berada di dalam ruang sidang wajib menjaga sikap,” tambahnya.

Selain pemecatan, KAI juga mengajukan rekomendasi ke Pengadilan Tinggi Banten agar berita acara sumpah Firdaus dicabut. Jika disetujui, ia akan dilarang berpraktik sebagai advokat secara permanen di seluruh Indonesia.

Baca juga  KPK Tetapkan Sekjen PDIP Tersangka, Begini Peran Hasto Kristiyanto di Kasus Harun Masiku

“Kami mengusulkan kepada Ketua Pengadilan Tinggi Banten agar mencabut sumpahnya dan melarangnya berpraktik di seluruh Indonesia,” tegas Petrus.

Menanggapi pemecatan ini, Firdaus Oiwobo menyatakan bahwa perpindahan organisasi adalah hal biasa dalam profesi advokat.

“Perpindahan organisasi itu biasa dalam dinamika profesi yang menganut sistem kultivar,” tulisnya dalam unggahan di Instagram, Senin (10/2/2025).

Firdaus juga mengklaim bahwa setelah diberhentikan dari KAI, ia langsung menerima tawaran dari tujuh organisasi advokat. Setelah mempertimbangkan, ia akhirnya memilih bergabung dengan Feradi dan langsung diangkat sebagai Ketua DPD Feradi Provinsi Banten.

Baca juga  Ganti Kepala Desa (Kuwu), Langsung Sapu Bersih Pamong Desa? Ini Aturan Hukumnya

Dalam unggahan yang sama, Firdaus menyebut bahwa Ketua Umum Feradi, Dony, menyambut baik kehadirannya di organisasi tersebut.

“Ia menyebut saya sebagai pengacara unik dan cerdas yang belum tentu ada tandingannya di dunia advokat Indonesia,” klaim Firdaus.

Nama Firdaus Oiwobo memang kerap dikaitkan dengan berbagai kontroversi. Keputusan KAI untuk memecatnya menjadi bukti bahwa organisasi advokat tidak mentolerir tindakan yang dianggap merusak wibawa pengadilan.

Kini, publik menantikan langkah berikutnya dari Firdaus Oiwobo dalam organisasi barunya. Apakah ia akan mengubah citranya atau kembali menjadi sorotan karena tindakan kontroversial lainnya?

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Dinsos Indramayu dan UPT Sentra Phalamarta Salurkan Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas

Pendidikan

Di Balik Pembelian LKS di Sekolah Ada Pungli: Paksaan Halus yang Membuat Orang Tua Bayar yang Sebenarnya Gratis
Tangkapan layar : Wakil Bupati Indramayu S idyaefudin bernyanyi dan berjoget ria bersama biduan seksi

Sorotan

Viral! Wabup Indramayu Berjoget Ria dengan Biduan Seksi Pakai Seragam Dinas, PKSPD: Tak Bermoral

Terpopuler

Peringati Hari Santri 2022, Ketua PCNU Indramayu : Tugas Utama NU Wajib Bimbing Umat Soal Keagamaan

Indramayu

Ini Sosok Dibalik Tangkap Tangan Miras Senilai Rp 500 Juta Saat Ramadan di Indramayu: Berakhir Dilepas

Indramayu

LBH Ghazanfar Desak Inspektorat Periksa Tuntas Kuwu Singajaya, Dugaan Pelanggaran Dinilai Sistematis

Indramayu

Gembong Mafia Minyak Terungkap: MAKI Desak KPK Usut Dugaan Korupsi di SKK Migas dan Petral
Kolase foto: Para korban pembunuhan, Budi Awaludin (45), istrinya Euis Juwita (43), dua anak mereka berinisial RK (7) dan bayi B (8 bulan), serta ayah korban, H. Sahroni (76) (kiri) Polisi saat konferensi pers (kanan atas) Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto kanan bawah)

Terpopuler

Polisi vs Ririn dan Priyo: Detik-detik Pembantaian Satu Keluarga di Paoman Indramayu