Home / Indramayu / Kriminalitas / Sorotan / Terpopuler

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:08 WIB

Ririn Bantah BAP & Ngaku Disiksa Penyidik, Ruslandi Tak Terima Langsung Emosi di Ruang Sidang

Eks Penasehat Hukum terdakwa Priyo dan Ririn, Ruslandi (baju merah) emosi di ruang persidangan pembunuhan satu keluarga di Indramayu

Eks Penasehat Hukum terdakwa Priyo dan Ririn, Ruslandi (baju merah) emosi di ruang persidangan pembunuhan satu keluarga di Indramayu

Suaradermayu.com — Suasana sidang kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman, Indramayu, kembali memanas hebat! Rabu (13/5/2026), di Pengadilan Negeri Indramayu, kericuhan pecah saat terdakwa Ririn Rifanto diminta bersaksi untuk rekannya, Priyo Bagus Setiawan.

Di hadapan majelis hakim, Ririn buka suara besar: ia tolak habis seluruh isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan mengaku menjadi korban penyiksaan kejam saat ditangkap dan diperiksa polisi.

Di bawah sumpah, Ririn beberkan alur kekerasan yang dialaminya sejak awal penangkapan. Ia mengaku, usai diamankan bersama Priyo di sebuah mess nelayan, matanya langsung ditutup dan dibawa ke lokasi sepi — diduga kebun atau tanah lapang. Di sana ia dipaksa tiarap, lalu ditembak tepat di bagian kaki. Setelah itu baru dibawa ke RSUD Indramayu, sebelum akhirnya dikembalikan ke tahanan Polres Indramayu.

Baca juga  BNPB dan TNI AD Bangun Sumur Bor di Indramayu: Antisipasi Kekeringan, Warga Bersyukur

Penderitaan tak berhenti di situ. Selama di kantor polisi, Ririn mengaku kembali disiksa bahkan kakinya dipatahkan. Alasannya: ia terus menyebut nama Aman Yani dan Joko sebagai pelaku pembunuhan asli, namun penyidik melarang keras hal itu. “Kata penyidik, jangan bawa-bawa nama orang lain,” ucap Ririn, mengejutkan seluruh ruangan.

Pengakuan itu langsung memicu ledakan amarah dari sosok yang hadir di bangku penonton: Ruslandi, mantan kuasa hukum Ririn saat itu. Tanpa ragu ia berdiri, berteriak lantang membantah habis-habisan.

“Bohong itu semua! Di sana ada saya, tidak ada kekerasan sedikit pun! Kamu ini sembarangan bicara saja!” bentak Ruslandi berapi-api. Ia pun minta hakim memanggilnya jadi saksi, demi membuktikan bahwa keterangan Ririn soal penyiksaan itu kebohongan belaka.

Baca juga  Ketua Dewan Pers: Wartawan Bodrek Marak karena Pengangguran dan Kebebasan Medsos

Suasana makin tak terkendali saat keluarga korban ikut bersuara keras, memohon kebenaran. “Priyo jujur yo! Kamu orang jujur, jangan mau dipengaruhi sama Ririn!” teriak mereka histeris.

Melihat keadaan makin panas, Hakim Ketua Wimmi D. Simamata langsung ketuk palu, skors sidang sementara demi menenangkan suasana.

Saat sidang dibuka kembali, Ririn kembali lontarkan pernyataan yang makin bikin gempar. Ia tegas menolak seluruh isi BAP yang jadi dasar utama kasus ini.

Menurut pengakuannya, ia tak pernah diperiksa langsung oleh penyidik. Dan fakta yang makin mengejutkan: kehadiran Ruslandi sebagai pendamping hukum saat itu, kata Ririn, hanya sekadar untuk berfoto dokumentasi saja, tak ada pendampingan nyata.

Baca juga  Polres Indramayu Bongkar Jaringan Ganja 748 Gram, Dua Tersangka Ditangkap

“Jadi cuma foto-foto saja, habis itu saya tidak tahu apa-apa. Saya sama sekali tidak diperiksa sama penyidik,” tegas Ririn menjawab pertanyaan pengacaranya sendiri.

Pernyataan itu kembali membuat ruang sidang riuh rendah. Hakim pun harus turun tangan menegur keras semua pihak agar tertib dan menghormati proses hukum. Hakim Ketua juga mengingatkan penasihat hukum agar tak mengarahkan jawaban saksi. “Biarkan saksi bicara sendiri, agar kesaksiannya murni dan natural,” tegas Wimmi.

Karena sudah masuk waktu istirahat siang, sidang pun kembali diskor. Semua pihak diberi waktu beristirahat, sebelum persidangan dilanjutkan kembali dengan sederet fakta baru yang makin membelit kasus pembunuhan sadis satu keluarga di Paoman ini. (Red/Waryadi)

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Panen Raya di Indramayu Capai 40%! Pemerintah Pusat Turun Tangan, Target Produksi Beras 34 Juta Ton

Terpopuler

Viral! Aksi Kakak-Beradik Ingin Jual Ginjal Demi Bebaskan Ibu di Polres Tangsel, Kini Berakhir Haru

Terpopuler

KPK Periksa Ono Surono, Diduga Terima Aliran Uang dari Tersangka Kasus Suap Bupati Bekasi

Indramayu

Video Viral Cabup Nina Agustina Diduga Kumpulkan dan Ancam Para Kuwu

Ekonomi

Bupati Lucky Optimis Indramayu Jadi Tujuan Utama Investasi di Kawasan Rebana

Indramayu

Diduga Gelapkan Dana BUMDES, Eks Kuwu Losarang Dilaporkan ke Polisi

Terpopuler

Masyarakat Biasa Hingga DPR Boleh Ajukan CSR ke Perusahaan BUMN

Terpopuler

Wakil Bupati Indramayu Ikuti Retret di Magelang Bersama Kepala Daerah Se-Indonesia