Suaradermayu.com – Gubernur terpilih Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengadakan pertemuan dengan seluruh bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota terpilih dari seluruh Jawa Barat di Lembur Pakuan, Subang. Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa semua tambang ilegal di Jawa Barat akan ditutup.
“Kami sepakat untuk menutup semua tambang ilegal di seluruh daerah di Jawa Barat,” kata Dedi Mulyadi dalam pertemuan tersebut.
Selain itu, para kepala daerah juga sepakat bahwa kebutuhan masyarakat, seperti pembangunan jalan, irigasi, dan pemenuhan listrik, akan menjadi prioritas utama dalam anggaran pemerintah.
Dalam pertemuan ini, efisiensi anggaran menjadi salah satu topik utama yang dibahas. Salah satu kebijakan yang disepakati adalah larangan membeli mobil dinas baru, kecuali bagi kepala daerah yang sudah terlanjur melakukan pembelian.
“Kecuali yang sudah terlanjur beli, itu tidak dapat dibatalkan,” ujar Dedi Mulyadi.
Tak hanya itu, Dedi juga menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Dia memastikan bahwa di bawah kepemimpinannya, jalan berlubang akan diperbaiki, pupuk akan tersedia, dan jaringan irigasi akan diperkuat.
“Tak ada lagi jalan berlubang, tak ada lagi petani yang menangis karena tidak ada pupuk dan kurangnya jaringan irigasi. Semuanya bahagia, baik duda maupun yang berkeluarga,” tambahnya.
Sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat, Dedi Mulyadi juga mengunggah cuplikan pertemuan tersebut di akun TikTok pribadinya. Dalam unggahan tersebut, ia berharap bahwa selama masa pemerintahannya, tidak ada lagi warga Jawa Barat yang rumahnya bocor akibat kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat.


























