Suaradermayu.com – Kader Partai Nasdem di Indramayu, Jawa Barat, mencopot sejumlah atribut Partai Nasdem di Kantor DPD Partai Nasdem Indramayu, Minggu (11/6/2023).
Tampak kericuhan terjadi para kader melempar seragam, serta merobek spanduk dan stiker bergambar pimpinan Nasdem. Para kader berteriak mengatakan keluar dari Partai Nasdem.
Bermula kericuhan terjadi Ketua DPD Partai Nasdem Indramayu, Husen Ibrahim, merasa kecewa berada di posisi nomor urut 3 di daerah pemilihan (dapil) 8 untuk pemilihan legislatif (DPR RI) 2024.
Husen Ibrahim mengatakan, padahal sebelumnya dijanjikan oleh Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat mendapatkan nomor urut 1 dapil VIII Jabar.
“Kami menagih janji ketua DPW bahwa pencalegan DPR RI dapil VIII Jabar dijanjikan nomor urut 1, namun sampai sekarang tidak menjadi kenyataan. Dari bocoran, kami diposisikan nomor urut 3,” kata Husen.
Husen mengaku dirinya dimintai mahar lebih dari Rp 3,5 miliar apabila mau pindah ke nomor urut 2.
“Saat kami mempertanyakan masalah nomor urut 3, DPW melakukan rapat dan memutuskan saya boleh dipindah ke nomor urut 2 dengan catatan Rp 3,5 miliar harus disiapkan sebagai kompensasinya,” ujarnya.
Imbasnya, pendukung Husen mundur massal dari Partai Nasdem. Mereka kecewa dengan ketua dewan pimpinan pusat Partai Nasdem.

























