Home / Terpopuler

Selasa, 16 Mei 2023 - 00:54 WIB

Jurus TNI-Polri Tingkatkan Ketahanan Pangan dan UMKM, Pemkab Indramayu Dukung

Suaradermayu.com – TNI dan Polri melakukan penandatanganan Memorandum of understanding (MoU) untuk mengawal program pemerintah yaitu program ketahanan pangan dan pembinaan UMKM.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III Siliwangi Mayjen Kunto Arief Wibowo dan Kapolda Jawa Barat Irjen Achmad Wiyagus di Mapolres Indramayu, Senin (15/3/2023).

Pangdam Siliwangi Mayjen Kunto Arief Wibowo menyampaikan, program pemerintah soal ketahanan pangan tercetus program BIOS 44 untuk mengaktualisasikan keberadaan sumber daya alam agar bisa dikembangkan  sebaik mungkin.

Menurutnya, TNI dan Polri selayaknya berdampingan bersama masyarakat demi terwujudnya ketahanan pangan. Kedaulatan pangan di tengah-tengah masyarakat termasuk meminimalisir persoalan sumber daya alam melalui program dan kebijakan.

Baca juga  Babak Baru Bupati Indramayu Vs Carkaya Naik Penyidikan

“Termasuk lahan gambut menjadi persoalan. Maka kami mencoba dan melakukan terobosan dan terciptalah BIOS 44. Bertahap, kita mendekatkan kepada masyarakat sehingga saat ini desa harus menjadi desa kedaulatan pangan,” katanya.

Menurut dia, terlebih keberadaan BIOS 44 sangat cocok untuk perikanan dan peternakan sehingga diharapkan kedaulatan pangan dapat tercapai demi kesejahteraan masyarakat.

Senada disampaikan Pangdam Siliwangi, Kapolda Jabar Irjen Akhmad Wiyagus menyampaikan, ketahanan pangan menjadi perhatian serius TNI dan Polri. Beranjak dari BIOS 44, pesan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo diharapkan kolaborasi dan sinergitas TNI dan polri dapat pula mewujudkan ketahanan pangan dan program swasembada pangan.

“BIOS 44 setalah dilaunching Pangdam maka persepsi diselaraskan yang mana kolaborasi dan sinergitas TNI dan Polri harus sama untuk mewujudkan ketahanan pangan,” katanya.

Baca juga  Bupati Nina Bertemu Gubernur Ridwan Kamil, Bahas Apa?

Ia menyebut, sebagaimana Presiden Jokowi menargetkan 1,8 juta ton bagi masyarakat Kabupaten Indramayu. TNI dan Polri akan mengawal dan membantu masyarakat untuk mewujudkan target Presiden tersebut.

Sementara itu Bupati Indramayu Nina Agustina mengatakan, mengapresiasi adanya BIOS 44 yang dilakukan di lahan pertanian di Kabupaten Indramayu.

“Saya sampaikan terima kasih kepada Pangdam dan Kapolda untuk sinergitas TNI dan Polri, salah satunya dengan pupuk cair BIOS 44,” ucapnya.

Menurutnya, sinergitas TNI dan Polri terkait program ketahanan pangan sangat selaras dengan upaya Pemerintah Kabupaten Indramayu mewujudkan Kota Mangga sebagai daerah lumbung pangan nasional.

Baca juga  Ada Apa di Sudimampir? Ratusan Warga Antre Beras, Bupati Lucky Hakim Turun Tangan

“Seperti RPJMD kita adalah lumbung pangan nasional.Sinergitas TNI dan Polri ini kita sambut dengan baik demi kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Indramayu,” tambahnya.

Keberadaan pupuk cair BIOS 44 sendiri sudah dicoba di Kabupaten Indramayu tepatnya dilahan pertanian Kecamatan Pasekan dan telah dilaksanakan panen raya dengan hasil ubinan yang baik.

“Sekarang ini lahan baru 80 Hektare dan kemarin uji coba di Kecamatan Pasekan selanjutnya di lahan-lahan lainnya,” ujarnya.

Bupati Nina berharap dengan MoU TNI dan Polri terkait program ketahanan pangan dapat pula berimbas pada maksimalnya pengelolaan sektor unggulan di Kota Mangga melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), salah satunya Bumi Wiralodra Indramayu (BWI) untuk membantu meningkatnya perekonomian masyarakat.

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Kilang Balongan Gelar Berbagai Lomba Seru dalam Perayaan HUT RI ke-79

Terpopuler

Genjot PAD, Bapenda Indramayu Masifkan Sosialisasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah

Politik

DPRD Indramayu Bongkar Kejanggalan Seleksi Dewan Pengawas PDAM: Dugaan Pelanggaran Prosedur Mencuat

Terpopuler

Wujudkan Desa Kabeh Terang (De-Kat) Tahun 2024, Dishub Targetkan 1.646 PJU Terpasang di Wilayah Kabupaten Indramayu

Hukum

Terkuak! THR Forkopimda Tulungagung Diduga dari Uang Perasan Bupati Gatut

Terpopuler

Roti Rp2.000 Jadi Rp3.000? MBG di SMPN 1 Lohbener Indramayu Jadi Sorotan, Transparansi Dipertanyakan

Indramayu

Oknum Dishub Indramayu Diduga ‘Palak’ Jukir Liar Rp30–80 Ribu per Hari!

Indramayu

Gegara Tidak Pakai Masker, TKW Indramayu Ditempeleng Majikannya di Turki