Home / Indramayu

Minggu, 12 Maret 2023 - 22:21 WIB

TKW Indramayu Meninggal di Arab Saudi Karena Sakit

Pahlawan Devisa Negara atau TKW asal Indramayu, Karyanti meninggal di Arab Saudi, Minggu (11/3/2023).

Pahlawan Devisa Negara atau TKW asal Indramayu, Karyanti meninggal di Arab Saudi, Minggu (11/3/2023).

Suaradermayu.com – Pahlawan devisa negara atau Tenaga Kerja Wanita (TKW), Karyanti (53) asal Desa Sudimampir, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, dikabarkan meninggal dunia di Arab Saudi karena sakit.

Proses pemulangan janazah terbilang cepat, hanya 3 minggu janazah Karyanti berhasil tiba di tanah air pada Sabtu (11/3/2023) malam.

” Alhamdulillah saat pemulangan janazah almarhumah hanya 3 minggu sudah sampai di tanah air. Tadi sekitar pukul 09.00 WIB, pemakaman almarhumah selesai,” kata mantan suami Karyanti, Risa, Minggu (12/3/2023).

Baca juga  Prabowo Setuju Cabut Moratorium Pengiriman Pekerja Migran ke Arab Saudi, Pemberangkatan Dimulai Juni 2025

Risa menjelaskan awal meninggalnya Karyanti, sekitar tiga minggu lalu Karyanti saat tengah bekerja di rumah majikannya tiba-tiba jatuh pingsan. Setelah pingsan tak lama kemudian Karyanti dilaporkan meninggal dunia.

“Majikan di sana baik, Alhamdulillah. Kata majikan kita yang disini diminta tidak usah mikir pemulangan janazah, semuanya diurus oleh majikan. Yang penting pihak keluarga nanti menjemput di bandara,” ujarnya.

Risa mengakui selama proses pemulangan janazah dibantu oleh banyak pihak. Mulai rekan sesama TKW mantan istrinya yang menghubungkan keluarga ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) negara setempat hingga pengurusan dari pihak majikan.

Baca juga  TKW Indramayu Koma di Taiwan, Butuh Uluran Tangan

“Alhamdulillah banyak yang membantu, ada yang membantu koordinasi dengan pihak kargo Bandara Soekarno-Hatta. Dan ada salah satu partai juga membantu menyiapkan ambulans,” katanya.

Risa walau berstatus sebagai mantan suami, Risa lah yang mengurus semua proses pemulangan janazah Karyanti.

Baca juga  Butuh Rp 40 Miliar untuk Bebaskan TKW Susanti dari Hukuman Mati di Arab Saudi

Diketahui Karyanti sudah tidak mempunyai keluarga lain di Indramayu. Ia hanya memiliki dua orang anak, yaitu Syukron (23) dan Eka Wahyuni (33), keduanya ikut Risa.

Oleh karenanya, Risa walau sudah berstatus mantan suami mengaku tulus membantu proses pemulangan janazah mantan istrinya.

Sementara itu Koordinator SBMI Indramayu, Jayanto, hadir memberikan ucapan bela sungkawa kepada keluarga pahlawan devisa tersebut.

” Kami atas nama SBMI Indramayu turut berduka cita atas meninggalnya alamarhumah Ibu Karyanti,” ujarnya.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Calon Bupati Nina Agustina dan Kuwu Juntiweden Dilaporkan ke Bawaslu Indramayu

Indramayu

Tipu Warga 55 Juta Modus Mendapat Proyek, ASN di Indramayu Dilaporkan ke Polisi

Indramayu

196 Mobil Dinas di Indramayu Hilang Misterius! Bupati Lucky Hakim Murka dan Ancam Sanksi Berat

Indramayu

Toni RM Soroti Kasus Bunuh Diri Siswa SMK NU Kaplongan Usai Dikeluarkan Sekolah

Sorotan

Dugaan Korupsi Rp 2 Miliar Mengguncang PDAM Indramayu, Dirut Nurpan Janji Beri Klarifikasi
Ketua LBH Ghazanfar Pahmi Alamsah (kiri) Suasana sidang kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman digelae di Pengadilan Negeri Indramayu

Indramayu

LBH Ghazanfar: Rekayasa CCTV Oknum Polisi & Jaksa Amatiran, Milik Bengkel Sebelah Toko Korban di Paoman

Indramayu

Setelah Didemo Warga, Pemkab Indramayu Perbaiki Jalan Rusak Tegalurung-Balongan

Indramayu

Indramayu Diguyur Hujan, Sekolah dan Pemukiman Warga Terendam Banjir