Suaradermayu.com – Sore di Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (31/1/2026), mendadak mencekam. Sebuah rumah yang diduga digunakan sebagai lokasi peracikan petasan meledak, menewaskan satu orang dan merusak bangunan di sekitar lokasi.
Ledakan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Korban, berinisial CAR (35), dilaporkan meninggal dunia di lokasi akibat luka bakar serius. Berdasarkan informasi awal, percikan api muncul saat korban tengah melakukan proses peracikan petasan, sehingga memicu ledakan hebat yang menghancurkan sebagian rumah dan menghanguskan bahan baku petasan yang mudah terbakar.
Baca Juga : Polda Jabar Selidiki Kebakaran di Desa Lobener Lor, Rumah Diduga Jadi Tempat Produksi Petasan
Polisi Selidiki Kejadian
Kapolsek Jatibarang, Kompol Darli, membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti ledakan.
“Benar, pada Sabtu sore terjadi ledakan di wilayah Jatibarang. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan untuk mengetahui penyebab pastinya,” ujar Darli saat dikonfirmasi Sabtu malam.
Lokasi Diamankan dan Warga Diimbau Menjauh
Petugas dari Polsek Jatibarang dan Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu segera mendatangi TKP. Rumah yang hancur kini telah dipasangi garis polisi, sementara warga sekitar diminta tidak mendekat.
Baca Juga : Terulang Kembali! Ledakan Diduga Petasan Hanguskan Rumah di Telukagung Indramayu
Selain untuk kepentingan penyelidikan, area tersebut dianggap berbahaya karena masih mungkin terdapat sisa bahan peledak atau zat kimia pembuatan petasan yang belum stabil.
“Kami juga mengimbau agar masyarakat menghentikan aktivitas berbahaya seperti peracikan petasan untuk menghindari insiden serupa,” tambah Darli.
Evakuasi Korban dan Pemadaman
Menurut warga setempat yang enggan disebutkan namanya, ledakan terdengar cukup keras. Warga segera melakukan pemadaman dan evakuasi korban, yang dilaporkan mengalami luka bakar hingga 90 persen sebelum meninggal di lokasi.
Insiden Berulang di Indramayu
Peristiwa ledakan gudang petasan ini bukan yang pertama di Kabupaten Indramayu. Beberapa desa di Kecamatan Jatibarang dan Kecamatan Indramayu sebelumnya juga pernah menjadi lokasi produksi petasan, meski pemerintah daerah dan aparat kepolisian telah melakukan imbauan dan pencegahan.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa produksi petasan secara ilegal di permukiman padat penduduk memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan jiwa dan harta benda. (Mashadi)




























