Home / Peristiwa / Indramayu

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:52 WIB

Ledakan Petasan di Indramayu Terus Berulang, Satu Orang Tewas di Lobener

Kolase foto Polisi melakukan oleh TKP di lokasi ledakan petasan di Lobener Jatibarang Indramayu (atas) dan bahan baku petasan serta petasan sudah jadi (bawah), Sabtu (31/1/2026) malam

Kolase foto Polisi melakukan oleh TKP di lokasi ledakan petasan di Lobener Jatibarang Indramayu (atas) dan bahan baku petasan serta petasan sudah jadi (bawah), Sabtu (31/1/2026) malam

Suaradermayu.com – Sore di Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (31/1/2026), mendadak mencekam. Sebuah rumah yang diduga digunakan sebagai lokasi peracikan petasan meledak, menewaskan satu orang dan merusak bangunan di sekitar lokasi.

Ledakan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Korban, berinisial CAR (35), dilaporkan meninggal dunia di lokasi akibat luka bakar serius. Berdasarkan informasi awal, percikan api muncul saat korban tengah melakukan proses peracikan petasan, sehingga memicu ledakan hebat yang menghancurkan sebagian rumah dan menghanguskan bahan baku petasan yang mudah terbakar.

Baca juga  Akad Nikah Kini Bisa Dilaksanakan di Luar KUA dan Jam Kerja

Baca Juga : Polda Jabar Selidiki Kebakaran di Desa Lobener Lor, Rumah Diduga Jadi Tempat Produksi Petasan

Polisi Selidiki Kejadian

Kapolsek Jatibarang, Kompol Darli, membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti ledakan.

“Benar, pada Sabtu sore terjadi ledakan di wilayah Jatibarang. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan untuk mengetahui penyebab pastinya,” ujar Darli saat dikonfirmasi Sabtu malam.

Lokasi Diamankan dan Warga Diimbau Menjauh

Petugas dari Polsek Jatibarang dan Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu segera mendatangi TKP. Rumah yang hancur kini telah dipasangi garis polisi, sementara warga sekitar diminta tidak mendekat.

Baca juga  WNA Jepang Masuk Islam di Indramayu, Ini Pesan Haru dari Ketua NU dan Ketua Pembina Yayasan Griya Aswaja

Baca Juga : Terulang Kembali! Ledakan Diduga Petasan Hanguskan Rumah di Telukagung Indramayu

Selain untuk kepentingan penyelidikan, area tersebut dianggap berbahaya karena masih mungkin terdapat sisa bahan peledak atau zat kimia pembuatan petasan yang belum stabil.

“Kami juga mengimbau agar masyarakat menghentikan aktivitas berbahaya seperti peracikan petasan untuk menghindari insiden serupa,” tambah Darli.

Evakuasi Korban dan Pemadaman

Menurut warga setempat yang enggan disebutkan namanya, ledakan terdengar cukup keras. Warga segera melakukan pemadaman dan evakuasi korban, yang dilaporkan mengalami luka bakar hingga 90 persen sebelum meninggal di lokasi.

Baca juga  Menjelang Lebaran, Dewan Pers : Wartawan Dilarang Minta THR ke Instansi dan Perusahaan

Insiden Berulang di Indramayu

Peristiwa ledakan gudang petasan ini bukan yang pertama di Kabupaten Indramayu. Beberapa desa di Kecamatan Jatibarang dan Kecamatan Indramayu sebelumnya juga pernah menjadi lokasi produksi petasan, meski pemerintah daerah dan aparat kepolisian telah melakukan imbauan dan pencegahan.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa produksi petasan secara ilegal di permukiman padat penduduk memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan jiwa dan harta benda. (Mashadi)

Share :

Baca Juga

Indramayu

Viral! Spanduk Tuding Bupati Lucky Lindungi Helmi Soal Kredit Fiktif Rp25 Miliar BPR Karya Remaja

Indramayu

Polytama Propindo Salurkan Bantuan dalam Pencarian ABK Hilang di Perairan Limbangan

Indramayu

Massa Aliansi Topi Jerami Tuntut Pencopotan Dirut PDAM Indramayu

Indramayu

Warga Eretan Wetan Terpaksa Terjang Banjir Rob untuk Pemakaman Jenazah

Indramayu

Skandal Judi Online di Indramayu: Mantan Pegawai Bank BUMN Diduga Gelapkan Dana Kredit Rp2 Miliar

Indramayu

Polisi Sidak SPBU di Indramayu, Pastikan Kualitas dan Takaran BBM Sesuai Standar

Indramayu

Kejaksaan Negeri Indramayu Bongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah KNPI, Ratusan Juta Diduga Raib

Peristiwa

Ancaman Banjir Mengintai, 23 Tanggul Sungai di Indramayu Kritis