Suaradermayu.com – Cuaca ekstrem kembali meninggalkan dampak serius di Kabupaten Indramayu. Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon mahoni berukuran besar tumbang dan merusak sejumlah makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Menjangan Bang, Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (17/1/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB, saat hujan mengguyur kawasan kota Indramayu dengan intensitas tinggi dan angin berembus kencang. Pohon tua yang telah berusia puluhan tahun itu tak mampu menahan terpaan cuaca ekstrem hingga akhirnya roboh dan menimpa area pemakaman.
Pantauan SuaraDermayu.com di lokasi, Minggu (18/1/2026), dahan-dahan besar pohon mahoni masih terlihat menutupi sejumlah makam. Beberapa nisan tampak rusak bahkan hancur, sementara pagar tembok TPU dan sebuah saung di dalam area pemakaman juga mengalami kerusakan cukup parah.
Ketua RT 06 RW 01 Kelurahan Paoman, Tini, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, saat pohon tumbang sebagian besar warga sudah terlelap tidur sehingga tidak ada yang sempat menyaksikan langsung detik-detik peristiwa.
“Waktu itu hujan deras dan anginnya besar, sekitar jam sebelas malam. Warga sudah pada istirahat, tiba-tiba terdengar suara keras pohon tumbang,” ujar Tini saat ditemui di lokasi.
Hingga Minggu siang, jumlah pasti makam yang terdampak belum dapat dipastikan. Proses pendataan baru akan dilakukan setelah seluruh material pohon berhasil dievakuasi dari area pemakaman.
“Nanti setelah pembersihan selesai, baru kita data dan kita laporkan juga kepada pihak keluarga makam yang terdampak,” jelasnya.
Sejak pagi hari, proses pembersihan dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat bersama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indramayu, Satpol PP, jajaran Polsek Indramayu, serta dibantu mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) yang sedang menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Dahan-dahan pohon yang menimpa makam dipotong dan dikumpulkan terlebih dahulu sebelum diangkut keluar area TPU untuk memudahkan evakuasi dan menghindari kerusakan lanjutan.
Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Tini menyebutkan, sempat ada warga yang melintas di sekitar lokasi beberapa saat sebelum pohon tumbang.
“Alhamdulillah enggak ada korban. Padahal semalam ada warga yang lewat, untung pohonnya belum roboh waktu itu,” ungkapnya.
Pihak kelurahan bersama aparat terkait mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat melintas di area yang dipenuhi pepohonan besar. Mengingat, potensi hujan lebat dan angin kencang masih berpeluang terjadi di wilayah Indramayu dalam beberapa hari ke depan. (Nadzif)


























