Home / Terpopuler

Jumat, 24 Oktober 2025 - 11:57 WIB

Sholihin Tegaskan: Demo ‘Pulangkan Lucky Hakim ke Cilacap’ Tak Libatkan Ketua PWNU dan NU

Gerakan Rakyat Indramayu (GRI) menggelar demo 'Pulangkan Lucky Hakim ke Cilacap', Selasa (7/10/2025)

Gerakan Rakyat Indramayu (GRI) menggelar demo 'Pulangkan Lucky Hakim ke Cilacap', Selasa (7/10/2025)

Suaradermayu.com – Ketua Gerakan Rakyat Indramayu (GRI), Muhammad Sholihin, menegaskan bahwa aksi demonstrasi bertajuk “Pulangkan Lucky Hakim ke Cilacap” pada Hari Jadi Indramayu, 7 Oktober 2025 lalu, tidak membawa nama Ketua PWNU Jawa Barat KH. Juhadi Muhammad maupun atribut organisasi Nahdlatul Ulama (NU).

Sholihin menekankan, gerakan ini murni suara rakyat Indramayu yang menyoroti stagnasi politik dan lemahnya reformasi birokrasi di daerah.

“Saya tegaskan, aksi itu murni gerakan rakyat. Tidak ada kaitannya dengan Ketua PWNU Jabar, apalagi simbol NU. Ini suara rakyat yang kritis terhadap kebijakan pemerintah daerah yang belum berpihak pada masyarakat,” kata Muhammad Sholihin, melalui keterangan tertulisnya yang diterim Suaradermayu.com, Jumat (24/10/2025).

Baca juga  Kericuhan Sidang Razman Nasution vs Hotman Paris, Otto Hasibuan: Advokat Harus Jaga Etika

Tanggapan Atas Pernyataan LPBHNU Indramayu

Sholihin menyampaikan bantahan sekaligus menanggapi pemberitaan LPBHNU Indramayu di Suaradermayu.com, yang menuding adanya pencatutan nama Ketua PWNU atau politisasi NU dalam aksi GRI.

“Saya langsung menanggapi pernyataan itu. Tuduhan bahwa kami mencatut nama Ketua PWNU Jabar atau menggunakan atribut NU itu salah besar. Gerakan ini murni ekspresi rakyat, bukan politisasi NU,” ujar Sholihin.

Klarifikasi Hubungan dengan KH. Juhadi Muhammad

Sholihin menegaskan, hubungannya dengan KH. Juhadi Muhammad sudah terjalin puluhan tahun dan bersifat personal, bahkan sebelum KH. Juhadi menjadi Ketua PCNU Indramayu pertama.

“Saya kenal beliau sejak lama. Dulu saya juga pernah mengajar di lembaga pendidikan di Yayasan Al-Hidayah milik beliau di Karanganyar, Pasekan. Hubungan kami personal, bukan institusional. Tidak ada pembicaraan terkait jabatan beliau di NU,” jelasnya.

Baca juga  Dua WNI Korban Penyekapan di Myanmar Berhasil Dipulangkan, Pemerintah Targetkan Pembebasan Lainnya

Tabayun Langsung ke Ketua PCNU Indramayu

Begitu isu mencuat, Sholihin langsung melakukan tabayun dengan Ketua PCNU Indramayu, Kang Mustofa, baik secara langsung maupun via telepon.

“Saya sampaikan bahwa hubungan saya dengan KH. Juhadi pribadi, bukan institusi, dan GRI tidak membawa-bawa NU dalam aksi 7 Oktober kemarin,” ujar Sholihin.

Ia menekankan tabayun penting untuk menjaga marwah NU tetap netral dari kepentingan politik praktis.

Baca juga  Bupati Indramayu Sebut Pelantikan Kepala Daerah 6 Februari 2025 Langgar Putusan MK

Aktivis Reformasi 98 yang Konsisten Kritis

Sholihin bukan hanya politisi, tetapi juga aktivis Reformasi 1998 di Indramayu. Ia pernah menjadi Presidium SOMASI (Solidaritas Mahasiswa Seluruh Indramayu) dan aktif menyuarakan hak-hak rakyat sejak era Bupati Ope Mustofa hingga sekarang.

“Sejak zaman Ope Mustofa, Yance, sampai sekarang, saya sudah turun ke jalan mengkritisi kebijakan yang tidak pro rakyat. Jiwa kritis itu tidak bisa hilang,” tegasnya.

GRI: Suara Moral Rakyat Indramayu

Sholihin menegaskan, GRI hadir sebagai gerakan moral rakyat, bukan oposisi politik.

“GRI bukan lawan pemerintah, tapi pengingat moral. Kami ingin Indramayu kembali pada cita-cita para pendirinya: jujur, adil, dan berpihak pada rakyat,” tutupnya. (Pahmi)

 

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Puluhan Kiai Pesantren di Jabar Ngaku Ditipu Program MBG

Terpopuler

3 Tahun Menggantung, PPA Polres Indramayu Dinilai Tidak Becus Tangani Kasus Kekerasan Anak

Terpopuler

Kemensos Gandeng PPATK, Gus Ipul Temukan Rekening Penerima Bansos Tidak Aktif

Terpopuler

Kejagung Serahkan Rp13,2 Triliun ke Negara, Hasil Pemulihan Korupsi CPO: Prabowo Apresiasi Penegakan Hukum Ekonomi!

Terpopuler

Toni RM Desak Kapolda Jabar Tindak Tegas Penyidik Dugaan Penyiksaan Ririn–Priyo

Terpopuler

Begini Penjelasan Dirut PDAM Soal Poster Bupati Nina dan Dirinya di Tengah-tengah Halalbihalal PCNU Indramayu

Terpopuler

Bongkar Lahan Hantu & NIK Orang Mati, LBH Ghazanfar Seret Mafia Pupuk ke Kejari Indramayu

Indramayu

Lucky Hakim Tak Mengira Dapat Dukungan dari Banyak Pihak