Suaradermayu.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) secara resmi mengeluarkan pernyataan sikap atas dinamika nasional yang berkembang belakangan ini. Organisasi media siber terbesar di Indonesia tersebut menegaskan komitmennya dalam menjaga demokrasi serta mendukung pembangunan nasional.
Ketua Umum SMSI, Firdaus, bersama Sekretaris Jenderal Makali Kumar SH, menandatangani pernyataan sikap yang dirilis pada 8 September 2025. Dalam dokumen itu, SMSI menyoroti beberapa poin penting:
1. Apresiasi kepada TNI-Polri
SMSI mengapresiasi kinerja TNI dan Polri yang dinilai mampu menjaga kondusifitas situasi nasional tanpa menimbulkan masalah baru. Menurut SMSI, stabilitas keamanan merupakan syarat utama dalam menjaga kedaulatan NKRI serta memperkuat demokrasi.
2. Pers sebagai Pilar Demokrasi
Sebagai organisasi media, SMSI menekankan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai pilar keempat demokrasi. Karena itu, seluruh pengurus dan anggota diminta untuk menjaga keberlangsungan media, mengoptimalkan fungsi edukasi, dan terus menjadi penyeimbang di tengah arus informasi digital yang masif.
3. Dorong RUU Perampasan Aset Koruptor
SMSI menyerukan agar pemerintah bersama DPR segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang perampasan aset dan pemiskinan koruptor. Upaya ini dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat komitmen pemberantasan korupsi di Indonesia.
4. Dukungan terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran
Dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045, SMSI mendukung penuh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga tahun 2029. Dukungan tersebut diharapkan mampu mempercepat pembangunan yang merata di seluruh wilayah Indonesia.
5. Usulan Penambahan Wakil Presiden
Dalam pernyataan sikapnya, SMSI juga mengusulkan gagasan baru berupa penambahan jumlah wakil presiden menjadi tiga orang melalui penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu).
Ketiga wakil presiden itu nantinya diusulkan memiliki fungsi pengawasan di wilayah Indonesia Barat, Indonesia Tengah, dan Indonesia Timur, demi memenuhi rasa keadilan rakyat serta memperkuat keterwakilan daerah.
Ketua Umum SMSI, Firdaus, menegaskan bahwa organisasi ini akan terus mendorong demokratisasi melalui kerja-kerja jurnalistik yang sehat, edukatif, dan bertanggung jawab.
“Pers harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa dan mendukung pemerintahan yang sah. SMSI hadir untuk memperkuat peran media siber agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat dan kemajuan Indonesia,” ujar Firdaus.

























