Home / Indramayu / Kriminalitas

Selasa, 9 September 2025 - 06:12 WIB

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Ditembak Polisi

Dua pelaku pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Poman, Indramayu.

Dua pelaku pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Poman, Indramayu.

Suaradermayu.com – Dua pelaku pembunuhan sadis terhadap satu keluarga di Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, akhirnya berhasil diringkus polisi. Penangkapan berlangsung dramatis pada Senin (8/9/2025) dini hari, setelah keduanya sempat melarikan diri ke Jawa Tengah.

Kedua pelaku yang berinisial R dan P, warga Indramayu, tidak menyerah begitu saja saat ditangkap. Mereka justru melakukan perlawanan sehingga polisi terpaksa mengambil tindakan tegas terukur dengan melepaskan tembakan.

“Ketika proses penangkapan berlangsung, kedua pelaku melakukan perlawanan. Karena itu, kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur,” ujar Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchamad Arwin Bachar, Senin (8/9/2025).

Sempat Kabur ke Jawa Tengah

Usai menghabisi nyawa korban, R dan P berusaha melarikan diri ke Jawa Tengah. Namun, karena tidak memiliki rencana jelas dan kebingungan dalam pelarian, keduanya kembali lagi ke Indramayu.

Baca juga  Ratusan Petani Indramayu Gelar Aksi Protes di Depan DKPP, Tuntut Pemerataan Fasilitas

“Pelaku sempat kabur ke arah Jawa Tengah, tapi kemudian kembali lagi ke Indramayu karena tidak tahu harus berbuat apa,” jelas Arwin.

Polisi yang sudah melakukan pengintaian kemudian menangkap keduanya di Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu, sekitar pukul 03.00 WIB.

Baca Juga : Kesaksian Warga Ungkap Tragedi 5 Jenazah di Indramayu, Bau Busuk Muncul dari Pohon Nangka

Baca Juga : Tragedi 5 Jenazah di Rumah Merah Muda Indramayu, Misteri Satu Keluarga Tewas

Baca Juga : Dua Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Sempat Kabur ke Jawa Tengah, Kini Ditangkap Polisi

Baca Juga : Fakta Baru Kasus 5 Jenazah di Indramayu, Polisi Libatkan Puslabfor Polri dan Periksa Saksi

Barang Bukti yang Diamankan

Dalam kasus ini polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya:

Baca juga  Eks Calon Bupati Indramayu Dilaporkan ke Polisi, Diduga Sebar Berita Bohong

Tiga kendaraan milik korban,

Pakaian dan seprai yang diamankan setelah autopsi,

serta uang tunai sisa milik korban yang masih dibawa pelaku.

Barang bukti tersebut memperkuat dugaan bahwa pembunuhan ini tidak hanya bermotif dendam, tetapi juga berkaitan dengan penguasaan harta benda korban.

Tragedi Berdarah di Paoman

Kasus ini bermula dari penemuan lima jenazah satu keluarga yang terkubur di halaman rumah di Kelurahan Paoman pada Senin (1/9/2025). Korban terdiri dari:

Baca juga  Wajah Baru! Polres Indramayu Rotasi Jabatan Strategis, Ini Daftar Pejabat Barunya

H. Sachroni (pemilik rumah),

Budi (anak Sachroni),

Euis (istri Budi),

serta dua cucu mereka yang masih kecil.

Peristiwa ini mengejutkan warga Indramayu dan menimbulkan duka mendalam. Seluruh korban telah dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga di Desa Sindang.

Motif Masih Diselidiki

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pendalaman terkait motif utama dan peran masing-masing pelaku.

“Modus dan motif sedang kami dalami. Hasil lengkap akan kami sampaikan setelah pemeriksaan intensif selesai,” tambah Arwin.

Kasus pembunuhan satu keluarga ini menjadi salah satu peristiwa kriminal paling menggemparkan di Indramayu dalam beberapa tahun terakhir. Warga berharap proses hukum berjalan transparan dan pelaku mendapat hukuman setimpal.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Pemkab Indramayu Apresiasi Warga Berprestasi, Bupati Lucky Hakim Siapkan Penghargaan

Indramayu

Janazah TKW Indramayu Meninggal di Hongkong Tiba di Rumah Duka

Indramayu

Rakyat Terendam Rob, Lucky Hakim Sibuk Shooting — Suara Luka dari Pesisir Eretan Wetan

Indramayu

Pabrik Beton di Indramayu Ditutup Paksa Karena Nekat Beroperasi

Indramayu

Jaksa Sulap “Palu Rongsokan” Jadi Senjata Tuntutan Mati, LBH Ghazanfar: Rekayasa Bukti Tingkat Amatir

Indramayu

Mahasiswa Soroti Banjir Indramayu: Tata Kelola dan Perencanaan Wilayah Dinilai Bermasalah
.

Indramayu

PPATS Kecamatan Balongan Digugat, Akta Jual Beli Diduga Cacat Hukum!

Indramayu

Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Ngaku Kaki Patah saat Disuruh Mengaku oleh Polisi