Home / Indramayu / Ragam

Kamis, 28 Agustus 2025 - 19:24 WIB

Polres Indramayu Sekat Perbatasan, Cegah Pelajar Ikut Aksi Buruh di Jakarta

Polres Indramayu sekat perbatasan antisipasi pelajar ikut demo ke Jakarta, Kamis (28/8/2025)

Polres Indramayu sekat perbatasan antisipasi pelajar ikut demo ke Jakarta, Kamis (28/8/2025)

Suaradermayu.com – Untuk menjaga situasi kondusif, Polres Indramayu menggelar razia dan penyekatan di sejumlah titik perbatasan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (28/8/2025). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi kemungkinan adanya pelajar yang berangkat ke Jakarta untuk ikut dalam aksi unjuk rasa buruh.

Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, memimpin langsung operasi tersebut. Sebanyak 190 personel gabungan dari Polres Indramayu dan Polsek jajaran dikerahkan untuk mengamankan kegiatan.

“Penyekatan dilakukan di beberapa titik strategis, antara lain perbatasan Indramayu–Subang di Kecamatan Sukra, perbatasan Indramayu–Cirebon, hingga akses menuju Kota Cirebon,” jelas Fajar.

Baca juga  Forum Multi-Pihak Siap Perangi Perkawinan Anak di Indramayu

Selain di jalur utama, polisi juga menempatkan personel di sejumlah lokasi keramaian transportasi, seperti Traffic Light Bangkaloa Kecamatan Widasari, Gate Tol Cikedung, Stasiun Jatibarang, dan Stasiun Haurgeulis.

Antisipasi Pelajar Terprovokasi

Fajar menegaskan, fokus utama penyekatan ini adalah mencegah pelajar meninggalkan bangku sekolah demi ikut-ikutan dalam aksi demonstrasi. Pihak kepolisian sebelumnya juga sudah melakukan pendekatan preventif dengan mendatangi sekolah-sekolah untuk memberikan imbauan.

Baca juga  Kerugian Negara Dugaan Korupsi PKBM Disdik Indramayu Capai Rp 1,4 Miliar

“Alhamdulillah, dari hasil pemantauan tidak ditemukan adanya mobilisasi pelajar ke Jakarta. Seluruh siswa tetap mengikuti kegiatan belajar di kelas seperti biasa,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak memanfaatkan pelajar untuk kepentingan tertentu yang bisa merugikan masa depan mereka.

Aksi Buruh Nasional

Seperti diketahui, ribuan buruh dari berbagai daerah di Indonesia hari ini turun ke jalan menggelar aksi besar-besaran di Jakarta. Dalam tuntutannya, mereka menyuarakan beberapa poin penting, antara lain:

1. Penghapusan sistem outsourcing dan penolakan upah murah.

Baca juga  Banjir Kepung Permukiman, Warga Indramayu Ramai-ramai Mengungsi

2. Penghentian gelombang PHK dengan pembentukan Satgas khusus.

3. Reformasi pajak ketenagakerjaan, termasuk kenaikan PTKP menjadi Rp7,5 juta per bulan serta penghapusan pajak pesangon, THR, dan JHT.

4. Pengesahan RUU Ketenagakerjaan tanpa muatan Omnibus Law.

5. Pengesahan RUU Perampasan Aset untuk memberantas korupsi.

6. Revisi RUU Pemilu guna mendesain ulang sistem Pemilu 2029.

Dengan adanya langkah penyekatan ini, Polres Indramayu memastikan wilayah tetap aman dan kegiatan belajar mengajar tidak terganggu, sehingga pelajar dapat fokus menuntut ilmu tanpa terbawa arus politik praktis.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Muscab HIPMI Indramayu Siap Digelar, Habibi Ariyanto Dorong Regenerasi Pengusaha Muda Berkualitas

Indramayu

Indramayu Melesat! Investasi Triwulan I Tembus Rp362 Miliar, Apa Rahasia Kepemimpinan Lucky Hakim-Syaefudin?

Indramayu

Kapan Pilwu Serentak Indramayu Digelar? Bupati Lucky Hakim : Insya Allah, Tetap 10 Desember 2025

Indramayu

Dishub Indramayu Hidupkan Car Free Day: Sehat Dapat, Ekonomi Jalan, Silaturahmi Erat

Indramayu

12 Camat di Indramayu Dilantik Jadi PPTAS, BPN Minta Sinergi Percepat Administrasi Pertanahan

Indramayu

Warga di Indramayu Bongkar Paksa Gubuk Jadi Tempat Transaksi Narkoba

Indramayu

Ketika Dedi Mulyadi Beri Solusi Banjir Rob Eretan: Instruksi Khusus untuk Bupati Lucky

Indramayu

Klarifikasi Mundur dari Wabup Indramayu, Lucky Hakim Penuhi Panggilan DPRD