Home / Daerah / Kesehatan

Senin, 4 Agustus 2025 - 23:15 WIB

RSUD MA Sentot Patrol Diambil Alih Pemprov Jabar, Dedi Mulyadi Siap Ubah Jadi RS Hasan Sadikin-nya Pantura

Tangkapan layar : Dedi Mulyadi dan Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang tayang di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Senin (4/8/2025).

Tangkapan layar : Dedi Mulyadi dan Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang tayang di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Senin (4/8/2025).

Suaradermayu.com – Indramayu
Langkah besar dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi. Ia secara resmi menyatakan kesiapannya mengambil alih RSUD MA Sentot Patrol, rumah sakit milik Pemkab Indramayu, untuk dijadikan rumah sakit rujukan modern bagi kawasan Pantura Jawa Barat.

Hal tersebut disampaikan langsung dalam pertemuan strategis antara Dedi Mulyadi dan Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang tayang di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Senin (4/8/2025).

“Boleh gak?” tanya Dedi kepada Lucky.
“Boleh pak,” jawab Lucky Hakim sambil menjabat tangan Kepala Dinas Kesehatan Jabar, dr Raden Vini Adiani Dewi, sebagai simbol persetujuan.

Baca juga  Dituduh Jual Es Spons, Pedagang Dipaksa Makan Dagangannya: Babinsa Akhirnya Ditahan

Dedi menegaskan, RSUD MA Sentot Patrol akan ditransformasikan menjadi rumah sakit rujukan bertaraf tinggi.

“Kita ingin ada rumah sakit sekelas RS Hasan Sadikin di situ,” ujar Dedi.

Dari Beban Jadi Harapan

Menurut Lucky Hakim, keputusan ini adalah langkah penyelamat. Ia tak menampik bahwa RSUD MA Sentot Patrol sedang dalam kondisi berat, bahkan pernah membuatnya stres karena utang rumah sakit yang menumpuk dan keterbatasan anggaran daerah.

Baca juga  PC GP Ansor Indramayu Buka 4 Posko Mudik Lebaran 2025 di Jalur Pantura

“Dengan pengambilalihan ini, pelayanan medis akan meningkat, peralatan canggih akan masuk, dan dokter-dokter spesialis akan lengkap. Ini akan jadi kebanggaan masyarakat Indramayu bagian barat,” jelas Lucky.

Dampak Ekonomi: Patrol Akan Jadi Magnet Baru

Lebih jauh, Lucky Hakim menambahkan bahwa pengelolaan rumah sakit oleh Pemprov Jabar akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi wilayah barat Indramayu.

“Pasien akan ramai, ekonomi tumbuh. Nanti kita bangun hotel, pasar modern, dan fasilitas lain. Patrol akan jadi pusat ekonomi baru. Jangkar utamanya RSUD MA Sentot,” ujarnya optimistis.

Baca juga  Pengakuan Mengejutkan! Terdakwa Kasus Pembunuhan Sekeluarga Mengaku Disiksa Saat Penyidikan di Polres Indramayu

Lucky juga menyinggung soal ketimpangan pembangunan wilayah selama ini.

“Indramayu Barat dijadikan anak tiri terus. Saat ada peluang, kita dukung penuh. Warga pun layak bangga punya rumah sakit besar dan modern,” tegasnya.

Langkah ini menjadi babak baru dalam pembangunan layanan kesehatan di Jawa Barat, khususnya wilayah pesisir utara. Dengan sinergi antara Pemprov dan Pemkab, harapan akan layanan medis berkualitas dan pertumbuhan ekonomi baru di Indramayu Barat bukan lagi sekadar mimpi.

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Toni RM Bongkar Dugaan Penggelapan Rp5,6 Miliar di LPK Himawari ke Polda Jatim

Daerah

Jabar Siapkan Rp 1,5 Triliun untuk Pemilu 2024, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Polarisasi Politik!

Daerah

VIRAL! Bocah SD di NTT Akhiri Hidup karena Buku dan Pulpen

Kesehatan

Cara Membersihkan Paru-paru Perokok Secara Alami, Simak Tips Dokter!

Indramayu

Modus Warung Kopi, Wanita Cantik di Indramayu Diciduk Polisi Diduga Jadi Pengedar Pil Koplo

Daerah

Meski Menang di Pengadilan, Toni RM Turun Tangan Urus Pembagian Warisan 4,1 Hektar di Subang

Daerah

Pemprov Jabar Setop BPMU, Sekolah Swasta Tak Terima Bantuan Lagi Mulai 2026

Daerah

Keren! Desa Ini Bagikan THR Rp 500 Ribu ke 1.446 Rumah, Rp 723 Juta Cair Jelang Lebaran