Home / Indramayu / Ekonomi

Kamis, 26 Juni 2025 - 01:36 WIB

Revitalisasi 2.875 Hektare Tambak di Indramayu Dimulai, Siap Dongkrak Ekonomi Warga Pesisir

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu resmi memulai program revitalisasi tambak kurang produktif menjadi tambak modern yang lebih produktif.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu resmi memulai program revitalisasi tambak kurang produktif menjadi tambak modern yang lebih produktif.

Suaradermayu.com – Upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Indramayu terus dilakukan. Kali ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu resmi memulai program revitalisasi tambak kurang produktif menjadi tambak modern yang lebih produktif.

Langkah konkret ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP, Tb. Haeru Rahayu, dan Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang berlangsung di Gedung KKP Jakarta, Rabu (25/6/2025).

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan bahwa seluas 2.875,48 hektare tambak di wilayah Indramayu siap direvitalisasi. Lokasinya tersebar di lima kecamatan, yakni Cantigi, Kandanghaur, Losarang, Pasekan, dan Sindang.

Baca juga  Dandim Indramayu Berangkat Haji Bareng Warga, Wakil Bupati Syaefudin: Doakan Daerah Kita Maju dan Religius!

“Revitalisasi tambak ini merupakan langkah nyata untuk meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir. Dengan memanfaatkan tambak yang selama ini kurang produktif, kita dorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan,” ujar Lucky Hakim.

Baca Juga : Pemkab Indramayu Dukung Revitalisasi Tambak Pantura, Fokus pada Nila Salin

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci sukses dalam merealisasikan program ini. Tak hanya meningkatkan hasil produksi perikanan budi daya, revitalisasi tambak ini diharapkan mampu membuka peluang kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan warga sekitar.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, mengungkapkan bahwa revitalisasi tambak tahap pertama di pantai utara (Pantura) Jawa Barat, termasuk Indramayu, akan memberikan dampak besar bagi penyerapan tenaga kerja.

Baca juga  SMSI Support Sekretariat Baru IWO Indramayu, Semarakkan HUT RI ke-80 dan HUT IWO ke-13

“Di Jawa Barat, akan direvitalisasi sekitar 20 ribu hektare tambak, yang dapat menyerap lebih dari 100 ribu tenaga kerja. Dari jumlah itu, sekitar 40 ribu orang akan terlibat langsung dalam pengelolaan tambak,” jelas Trenggono.

Tak hanya membuka lapangan kerja, Trenggono menambahkan, revitalisasi tambak ini juga akan diikuti dengan pembangunan rumah bagi para pekerja, sehingga meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir secara menyeluruh.

“Tadi sudah kita tandatangani kesepakatan dengan lima bupati di Jawa Barat, termasuk Indramayu. Kami berharap, kerja sama ini berjalan lancar, sehingga bisa mendorong tumbuhnya industri kelautan dan perikanan sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di wilayah Jawa Barat,” imbuhnya.

Baca juga  Motif Uang dan Upaya Bunuh Diri, Toni RM Beberkan Fakta Baru Kasus Alvian Sinaga

Program revitalisasi ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai tahun 2025. Untuk tahap pertama, pengembangan dilakukan di lahan milik pemerintah yang tersebar di Kabupaten Bekasi, Karawang, Subang, dan Indramayu dengan total luas mencapai 20.413,25 hektare.

Baca Juga : Indramayu Produksi Ikan Terbesar di Jawa Barat 2024

Melalui revitalisasi tambak ini, diharapkan Kabupaten Indramayu tidak hanya dikenal sebagai lumbung padi, tetapi juga sebagai daerah unggulan perikanan budi daya modern di Indonesia.

 

Share :

Baca Juga

Politik

Salman Hilang Saat Massa AWDB Geruduk Pendopo Indramayu, Stafsus Bupati Dianggap Arogan dan Rasis

Indramayu

Kuasa Hukum Lucky Hakim dan SMSI Indramayu Tanggapi Ancaman Boikot Media

Indramayu

Bupati Lucky Hakim Tegaskan Liburan ke Jepang Tidak Gunakan Dana Negara, Fokus Pangkas Anggaran untuk Infrastruktur

Indramayu

KOMPI Bakal Kerahkan 10 Ribu Massa Pada 30 April, Tolak Revitalisasi Tambak & Minta Bupati Batalkan MoU dengan KKP

Indramayu

Praktisi Hukum Kritik Keputusan MA Tolak PK Kasus Pembunuhan Vina dan Eky

Indramayu

Jejak Sunyi di Kaca Mobil: Kisah Penangkapan “Cudit”, Bayangan Gelap Pengincar Barang Berharga

Indramayu

Dulu Jadi Wabup Punya Mobil Rush & Innova, Kini Bupati Lucky Hakim Diduga Sembunyikan Koleksi Kendaraan Mewah dari Laporan KPK

Indramayu

Pemprov Jabar Luncurkan Aplikasi “Nyari Gawe”, Buka Akses Kerja Digital bagi Warga Indramayu