Home / Terpopuler

Minggu, 4 Mei 2025 - 16:53 WIB

Heboh! Siswa Nakal di Jabar Bakal Masuk Barak Militer, Ini Kata Gubernur Dedi Mulyadi

Siswa bermasalah mendapat pembinaan pendidikan karakter di barak militer

Siswa bermasalah mendapat pembinaan pendidikan karakter di barak militer

Suaradermayu.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali membuat gebrakan kontroversial. Mulai 2 Mei 2025, siswa bermasalah di Jawa Barat akan dibina di barak militer selama enam bulan. Program ini merupakan bentuk pendidikan karakter yang digagas Dedi demi mencetak generasi muda yang disiplin dan bebas dari perilaku menyimpang.

Sebanyak 30 hingga 40 barak militer telah disiapkan untuk menampung para siswa dengan riwayat negatif seperti bolos sekolah, terlibat tawuran, mabuk-mabukan, hingga kecanduan game online.

Baca juga  Jaksa Agung Ingatkan Kejaksaan: Jangan Asal Jadikan Kepala Desa Tersangka, Dinas Harus Bertanggung Jawab

“Tukang tawuran, tukang mabok, tukang main Mobile Legend malam hari, yang bolos terus, bahkan yang berangkat ke sekolah tapi tidak pernah sampai sekolah,” ungkap Dedi Mulyadi.

Dedi menegaskan bahwa program ini bukan pelatihan militer, melainkan pembinaan karakter berbasis kedisiplinan. Setiap siswa akan mengikuti rutinitas ketat, mulai dari bangun pagi, bersih-bersih lingkungan, olahraga, hingga belajar sore hari. Kegiatan seperti push up, sit up, baris-berbaris, dan permainan olahraga akan menjadi bagian dari kehidupan harian mereka.

Baca juga  Setelah Lima Tahun Depresi, Nurlaela PMI Indramayu Kini Ditangani BP3MI Jabar

“Ini agar mereka jadi anak-anak yang bugar, tidak merokok, tidak minum ciu atau pakai obat-obatan,” tegas Dedi.

Siswa yang mengikuti program ini dipilih berdasarkan kesepakatan antara pihak sekolah dan orang tua. Selama enam bulan, mereka tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah formal. Namun, ruang kelas tetap tersedia di dalam barak dan guru dari sekolah asal akan datang memberikan materi pelajaran.

“Tidak ada masalah, ini semacam pendidikan khusus berbasis disiplin,” ujarnya.

Baca juga  Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Setop Izin Perumahan Se-Jawa Barat, Ini Alasannya

Program ini sepenuhnya dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota. Tak hanya fokus pada siswa, Dedi juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas guru sebagai ujung tombak pendidikan karakter.

“Guru di Jabar ke depan harus memiliki karakter terstandar dan mengikuti pelatihan karakter. Rekrutmen juga harus transparan,” ucapnya.

Dengan pendekatan ini, Gubernur Dedi berharap tercipta lingkungan pendidikan yang sehat, tertib, dan mampu mengarahkan generasi muda ke jalan yang positif.

 

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Tolong! Negara Diminta Segera Pulangkan 13 Pelaut WNI, Selamat dari Perang Kini Tertahan di Azerbaijan

Indramayu

Bupati Indramayu Salurkan Bantuan Selimut dan Karpet Buat Korban Banjir di Losarang

Terpopuler

Keras! Prabowo Perintahkan Penutupan Dapur MBG yang Melenceng dari Aturan

Terpopuler

Salurkan Bantuan, Bupati Indramayu Langsung Kunjungi Korban Gempa di Cianjur

Hukum

Dituduh Jual Es Spons, Pedagang Dipaksa Makan Dagangannya: Babinsa Akhirnya Ditahan

Terpopuler

Sapu Bersih! Kejagung Copot Kajati Jabar, 13 Daerah Lain Ikut Kena Rotasi

Terpopuler

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Minta Wisuda TK-SMP Dihapus

Kriminalitas

Dor! Polisi Tembak Begal Sadis 5 Kali Beraksi di Indramayu