Home / Terpopuler

Selasa, 14 April 2026 - 05:38 WIB

Sapu Bersih! Kejagung Copot Kajati Jabar, 13 Daerah Lain Ikut Kena Rotasi

Jaksa Agung RI ST Burhanuddin

Jaksa Agung RI ST Burhanuddin

Suaradermayu.com – Gerak cepat Kejaksaan Agung Republik Indonesia kembali terlihat. Dalam satu keputusan, 14 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) langsung diganti. Langkah ini menandai perombakan serius di tubuh penegak hukum tersebut.

Kebijakan ini diteken langsung oleh ST Burhanuddin melalui Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 488 Tahun 2026 tertanggal 13 April 2026. Rotasi bukan sekadar formalitas, tapi bagian dari strategi mempercepat kinerja dan membersihkan titik-titik lemah di daerah.

Baca juga  Kapolda Jabar Terbitkan Maklumat Perangi Aksi Premanisme

Jawa Barat menjadi salah satu titik panas. Hermon Dekristo harus angkat kaki dari kursi Kajati Jabar dan digantikan oleh Dr. Sutikno, sosok yang sebelumnya memimpin Kejati Riau. Pergantian ini dibaca sebagai sinyal tegas: wilayah strategis tak luput dari evaluasi.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, memastikan mutasi ini bagian dari dinamika organisasi. Namun di balik itu, publik melihat pesan kuat: rotasi adalah alat kontrol kinerja.

Baca juga  Kasus Rumah Tangga Berujung Etik, Anggi Noviah Dilaporkan ke BK DPRD Indramayu

Tak hanya Jabar, perombakan juga menyapu 13 Kejati lainnya dari Jawa hingga Sulawesi. Berikut daftar lengkapnya:

1.Dr. Abd Qohar AF – Kajati Jawa Timur
2.Dr. Sugeng Riyanta – Kajati Sulawesi Tenggara
3.Dr. Sila Haholongan – Kajati Sulawesi Selatan
4.Riono Budisantoso – Kajati Kepulauan Bangka Belitung
5.Dr. Sutikno – Kajati Jawa Barat
6.I Dewa Gede Wirajana – Kajati Riau
7.Muhibuddin – Kajati Sumatera Utara
8.Dedie Tri Hariyadi – Kajati Sumatera Barat
9 Zullikar Tanjung – Kajati Sulawesi Tengah
10 Teguh Subroto – Kajati Jawa Tengah
Budi Hartawan Panjaitan – Kajati Sulawesi Barat
11.Dr. Sumurung Pandapotan Simaremare – Kajati Gorontalo
12 Setiawan Budi Cahyono – Kajati Bali
Saiful Bahri Siregar – Kajati Bengkulu

Baca juga  Miris! TKI Indramayu Koma 3 Bulan di RS Jepang, Butuh Perhatian Pemerintah

Perombakan ini mempertegas satu hal: kursi jabatan bukan tempat nyaman, tapi posisi yang setiap saat bisa digeser jika kinerja tak sejalan dengan arah institusi. (Moh. Ali)

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Forum Multi-Pihak Siap Perangi Perkawinan Anak di Indramayu

Terpopuler

Pemkab Indramayu Hentikan Beri Izin Pembangunan Perumahan

Terpopuler

Aksi Unjuk Rasa Tewasnya “Mahsa Amini” di Iran, Puluhan Orang Meninggal

Terpopuler

KPK Ungkap Chat Harun Masiku: Diminta Rendam HP Sebelum Kabur
Kolase foto: Para korban pembunuhan, Budi Awaludin (45), istrinya Euis Juwita (43), dua anak mereka berinisial RK (7) dan bayi B (8 bulan), serta ayah korban, H. Sahroni (76) (kiri) Polisi saat konferensi pers (kanan atas) Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto kanan bawah)

Terpopuler

Polisi vs Ririn dan Priyo: Detik-detik Pembantaian Satu Keluarga di Paoman Indramayu

Terpopuler

3 Tahun Menggantung, PPA Polres Indramayu Dinilai Tidak Becus Tangani Kasus Kekerasan Anak

Terpopuler

Dudu Subarto Akui Palsukan KTP Aman Yani, Seret Nama Ririn Rifanto dan Pengacara Khotibul Umam

Terpopuler

Tiga Polisi Dipecat dalam Kasus Pemerasan AKBP Bintoro, Dua Dapat Sanksi Demosi