Home / Terpopuler

Jumat, 9 Mei 2025 - 19:41 WIB

19 Pelajar Indramayu ‘Dikirim’ ke Barak Militer, Ini Alasannya yang Mengejutkan!

Tangkapan layar channel YouTube Kang Dedi Mulyadi : Siswa bermasalah dikirim ke barak militer

Tangkapan layar channel YouTube Kang Dedi Mulyadi : Siswa bermasalah dikirim ke barak militer

Suaradermayu.com– Sebanyak 19 pelajar tingkat SMA dan sederajat dari Kabupaten Indramayu menjalani pembinaan karakter di lingkungan militer Resimen Induk Kodam (Rindam) III/Siliwangi, Bandung. Program ini menjadi sorotan publik karena melibatkan siswa dengan catatan kedisiplinan yang dinilai kurang baik.

Keberangkatan para pelajar dilakukan pada Senin dini hari, 5 Mei 2025. Mereka akan mengikuti serangkaian pembinaan intensif ala militer sebagai langkah penanaman nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan pembentukan karakter positif.

Baca juga  Naik Vespa Pasangan Bambang Hermanto – Kasan Basari Resmi Daftar Pilkada Indramayu 2024

Pembina Guru Bimbingan Konseling (BK) se-Kabupaten Indramayu, Erna Setyawati, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, program ini adalah bentuk intervensi pendidikan yang bersifat membangun.

“Mereka adalah anak-anak hebat yang sedang dalam proses pembentukan karakter. Ini merupakan langkah positif untuk masa depan mereka,” ujar Erna saat ditemui, Jumat, 9 Mei 2025.

Erna menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam rangka memperkuat pembinaan karakter siswa di sekolah. Pelajar yang dikirim merupakan mereka yang sebelumnya terlibat pelanggaran disiplin, seperti bolos sekolah, tawuran, hingga persoalan dengan aparat kepolisian.

Baca juga  Menuju Indramayu REANG, Lucky Hakim Percepat Pembangunan di Berbagai Sektor

“Sekolah sudah berupaya dengan berbagai cara, namun dalam beberapa kasus kami butuh pendekatan yang lebih kuat. Maka, pembinaan di barak militer menjadi alternatif yang dipilih,” tambahnya.

Baca juga  320.000 Ijazah Siswa SMA Swasta di Jabar Ditahan, Dedi Mulyadi Soroti Penggunaan Bantuan Rp 600 Miliar

Ke-19 pelajar tersebut berasal dari enam SMA di Kabupaten Indramayu, dan pengiriman mereka telah mendapat persetujuan dari orang tua masing-masing.

“Ini bukan hukuman, tapi bentuk pembinaan. Orang tua mendukung sepenuhnya dan berharap anak-anak mereka pulang dengan semangat dan sikap yang baru,” jelas Erna.

Program ini diharapkan menjadi solusi pembinaan karakter yang lebih efektif dan mampu membentuk generasi muda yang tangguh serta bertanggung jawab.

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Polytama Propindo Raih PROPER Emas Kelima, Tegaskan Komitmen Keberlanjutan Lingkungan

Indramayu

Rekannya Jadi Terdakwa, Sopir Truk Rame-rame Unjuk Rasa di PN Indrmayu

Terpopuler

Gonjang-Ganjing DPD Golkar Indramayu, Daniel Mutaqien Kembali Ditunjuk sebagai Plt Ketua

Sorotan

Kasus Suap Bupati Bekasi: KPK Telusuri Jejak Uang Sarjan hingga ke Ono Surono

Terpopuler

Bupati Indramayu dan Kuwu Gelar Halal Bihalal

Terpopuler

Petani Indramayu Suarakan Aspirasi Langsung ke Mentan, Amran Beri Solusi Konkret Pupuk dan Irigasi

Edukasi

Kejari Indramayu Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Air Terjun Buatan Bojongsari

Terpopuler

Cegah Stunting, Diskanla Indramayu Sosialisasi Gemar Makan Ikan Ke Anak SD