Home / Terpopuler

Jumat, 17 Januari 2025 - 22:58 WIB

Viral Video Eks Anggota DPRD Indramayu Minta Tolong ke Presiden Prabowo

Tangkapan layar : Robiin bersama 3 WNI meminta tolong kepada Presiden Prabowo

Tangkapan layar : Robiin bersama 3 WNI meminta tolong kepada Presiden Prabowo

Suaradermayu.com – Sebuah video menghebohkan dunia maya menampilkan Robiin, mantan anggota DPRD Indramayu periode 2014-2019, yang meminta pertolongan kepada Presiden Prabowo Subianto. Bersama tiga WNI lainnya, Robiin mengungkapkan kisah pilu penyekapan dan penyiksaan yang mereka alami selama hampir dua tahun di Myanmar.

Video yang pertama kali diunggah oleh akun TikTok @panglimaaryaduta empat hari lalu, kini telah ditonton lebih dari 5,4 juta kali hingga Jumat (17/1/2025). Dalam video tersebut, mereka memohon bantuan agar bisa segera dipulangkan ke Indonesia.

Robiin dan tiga WNI lainnya dikabarkan dipaksa bekerja sebagai scammer online oleh pihak yang menyekap mereka. Peristiwa ini sebenarnya sudah mencuat sejak Oktober 2024, ketika Robiin mengirimkan pesan minta tolong kepada mantan rekan sejawatnya di DPRD Indramayu.

Baca juga  Pemuda di Indramayu Diciduk Polisi karena Sabu, Barang Bukti Disimpan di Bawah Kasur

Menurut Yuli Asmi, istri Robiin, video tersebut direkam sekitar tiga bulan lalu dan awalnya hanya dimaksudkan untuk dokumentasi pelaporan ke pemerintah. Namun, kebocoran video ini telah membuatnya viral di media sosial, yang di satu sisi membawa harapan, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran.

Yuli mengungkapkan rasa khawatir terhadap keselamatan suaminya dan tiga WNI lainnya jika pihak perusahaan yang menyekap mengetahui viralnya video tersebut. “Kalau perusahaan tahu, mereka akan habis,” ujar Yuli dengan nada penuh kecemasan.

Baca juga  Modus Dugaan Korupsi PKBM Disdik Indramayu: Rekayasa Data Siswa SD–SMP untuk Cairkan Dana

Meski begitu, Yuli juga berharap viralnya video ini menjadi jalan bagi pemerintah untuk segera bertindak. Ia menaruh harapan besar kepada Presiden Prabowo Subianto dan pihak terkait agar dapat mempercepat proses pemulangan mereka ke Indonesia.

Dalam upayanya, Yuli telah menjalin komunikasi dengan pihak KBRI Yangon. Robiin bahkan telah mengirimkan dokumen penting, termasuk paspor, dan membagikan lokasi keberadaannya melalui hotline yang disediakan KBRI.

Baca juga  Oknum Polisi-Jaksa Khianati Hasil Kerja Keras Bareskrim dan Polda Jabar Demi Tuntutan Mati Terdakwa di Sidang Paoman Indramayu

Namun hingga kini, belum ada tindak lanjut berupa kunjungan langsung dari pihak KBRI ke lokasi penyekapan.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan menambah daftar panjang WNI yang menjadi korban eksploitasi di luar negeri. Pemerintah Indonesia diharapkan segera mengambil tindakan konkret untuk menyelamatkan mereka.

Selain itu, masyarakat turut menyerukan solidaritas dan dukungan agar para korban segera bebas dari penyekapan.

Dengan viralnya video ini, semoga upaya pemulangan Robiin dan tiga WNI lainnya segera terealisasi, sehingga mereka bisa kembali berkumpul dengan keluarga di tanah air.

Share :

Baca Juga

Edukasi

Toni RM: Ujaran YouTuber Resbob terhadap Viking dan Sunda Bisa Dijerat UU ITE

Indramayu

LBH Ghazanfar: Skenario Jaksa Tuntut Mati Terdakwa di Sidang Paoman — Pembunuhan Berencana Sampai Habisi Anak di Bawah Umur

Indramayu

Viral Tawuran Remaja di Sliyeg Indramayu, Polisi Bergerak Cepat untuk Cegah Aksi Negatif

Terpopuler

Ramai Disorot, RSUD Indramayu Akhirnya Beri Klarifikasi Pasien BPJS PBI Dipulangkan dari UGD

Indramayu

Tak Disangka, Inilah Curhatan Penyuluh Pertanian Indramayu yang Bikin Wabup Tersentak

Indramayu

Modus Dugaan Korupsi PKBM Disdik Indramayu: Rekayasa Data Siswa SD–SMP untuk Cairkan Dana

Terpopuler

Purnawirawan Surati DPR Usai Gibran Temui Try Sutrisno, Wacana Pemakzulan Makin Panas

Terpopuler

Toni RM Bongkar Perbedaan Kapolres Indramayu vs Cirebon Kota Soal Transparansi Pemecatan Polisi