Home / Terpopuler

Kamis, 9 April 2026 - 19:26 WIB

Tenaga Lokal Terpinggirkan, Warga Desa Penyangga Polytama Indramayu Minta Komitmen PT Adhi Karya

Perwakilan organisasi masyarakat desa penyanggah kawasan industri Polytama Propindo Indramayu

Perwakilan organisasi masyarakat desa penyanggah kawasan industri Polytama Propindo Indramayu

Suaradermayu.com – Keterlibatan tenaga kerja lokal dalam proyek konstruksi dan sipil di kawasan PT Polytama Propindo, Kabupaten Indramayu, menjadi perhatian serius masyarakat desa penyangga.

Warga dari Desa Lombang, Desa Limbangan, dan Desa Tinumpuk menilai kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar masih terbatas, sehingga mendorong adanya komitmen yang lebih tegas dari kontraktor pelaksana, PT Adhi Karya, dalam memberikan peluang kerja yang adil dan proporsional bagi tenaga lokal.

Sorotan terhadap peluang kerja bagi masyarakat sekitar menguat seiring besarnya nilai investasi proyek yang berjalan di kawasan industri tersebut.

Masyarakat menilai pembangunan berskala besar semestinya tidak hanya berdampak pada pertumbuhan industri, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi nyata bagi lingkungan terdekat, terutama melalui keterlibatan tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan pekerjaan yang tersedia.

Di hadapan sejumlah wartawan yang meliput langsung di sekitar kawasan industri, perwakilan masyarakat menegaskan bahwa warga pada prinsipnya mendukung investasi dan pembangunan.

Namun, komitmen terhadap pemberdayaan tenaga kerja lokal dinilai menjadi bagian penting yang tidak dapat diabaikan, mengingat keberhasilan proyek juga memerlukan dukungan sosial yang kuat dari masyarakat sekitar.

Koordinator Umum Koalisi Desa Lingkar Industri Polytama Indramayu, Suleman, menyampaikan bahwa keterlibatan tenaga kerja lokal merupakan harapan yang wajar bagi masyarakat di sekitar kawasan proyek.

Menurutnya, perhatian terhadap aspirasi warga akan membantu menciptakan situasi yang kondusif sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses pembangunan yang sedang berlangsung.

“Kami berharap ada komitmen yang jelas terhadap keterlibatan tenaga kerja lokal. Masyarakat tentu ingin merasakan manfaat pembangunan di wilayahnya sendiri. Ketika kesempatan kerja terbuka secara adil dan proporsional, suasana yang kondusif akan lebih mudah terjaga dan kegiatan proyek dapat berjalan dengan baik,” ujarnya di hadapan awak media, Kamis (9/4/2026).

Suleman menilai keterlibatan masyarakat sekitar bukan hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas sosial di lingkungan sekitar kawasan industri.

Menurutnya, perhatian terhadap aspirasi warga dapat memperkuat hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat, sehingga potensi kendala sosial dapat diminimalkan sejak awal.

Hal senada disampaikan Syaefudin, Koordinator Forum Masyarakat Penyangga Industri Polytama Indramayu, yang menyebut aspirasi terkait pelibatan tenaga kerja lokal telah disampaikan melalui berbagai jalur komunikasi.

Ia berharap komunikasi tersebut dapat ditindaklanjuti dengan langkah konkret agar ruang partisipasi masyarakat sekitar semakin terbuka.

“Kami berharap komunikasi yang sudah berjalan dapat menghasilkan langkah nyata. Keterlibatan masyarakat sekitar tentu akan memperkuat dukungan terhadap kelancaran kegiatan pembangunan di kawasan industri ini,” katanya.

Sementara itu Rosidi, Ketua Solidaritas Warga Lingkar Industri Polytama Indramayu, menilai perhatian terhadap tenaga kerja lokal juga berhubungan dengan terciptanya situasi sosial yang harmonis.

Menurutnya, ketika masyarakat merasakan manfaat secara langsung, dukungan terhadap aktivitas pembangunan akan tumbuh secara alami.

“Kami berharap peluang kerja bagi warga sekitar dapat diperhatikan secara proporsional. Dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran kegiatan proyek,” ujarnya.

Pendapat serupa disampaikan Iyos Setiawan, Koordinator Aliansi Desa Terdampak Industri Polytama Indramayu, yang menegaskan masyarakat berharap adanya kepastian mengenai peluang kerja bagi tenaga lokal.

Ia menilai keterbukaan kesempatan kerja akan memberikan dampak positif bagi perekonomian warga sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap komitmen pembangunan di wilayah mereka.

“Masyarakat ingin berperan dalam pembangunan di daerahnya sendiri. Ketika kesempatan kerja terbuka secara proporsional, manfaat pembangunan akan lebih dirasakan dan dukungan masyarakat terhadap proyek akan semakin kuat,” katanya.

Perwakilan organisasi masyarakat menilai pelibatan tenaga kerja lokal merupakan bagian penting dalam menciptakan keseimbangan antara kepentingan pembangunan industri dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Mereka berharap komitmen perusahaan terhadap peluang kerja bagi warga terdampak dapat diwujudkan melalui langkah nyata yang transparan dan berkelanjutan, sehingga proses pembangunan dapat berjalan lancar dengan dukungan sosial yang kuat dari masyarakat di sekitar kawasan industri Polytama Indramayu. (Nadzif)

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Wow! Penyapu Koin di Jembatan Sewo Akan Dihapus, Pemkab Indramayu Siapkan Pekerjaan Baru yang Tak Terduga!

Indramayu

LBH Ghazanfar: Kenapa INAFIS Sembunyikan Dokumen Sidik Jari Puslabfor Mabes Polri di Sidang Kasus Paoman?

Terpopuler

Jaksa Azam Akhmad Akhsya Terlibat Korupsi Rp 11,5 Miliar, Terancam Dipecat

Daerah

Dedi Mulyadi Jadi Bingung Usai Bertemu Pemilik Pajero Hitam Plat KT: Aman Yani Ada atau Hilang?

Terpopuler

Novel Baswedan Ungkap Hasto Kristiyanto Diusulkan Jadi Tersangka Sejak 2020

Terpopuler

Kisah PMI Indramayu Nurlaela: Depresi dan Gaji Tidak Dibayar, BP3MI Jabar Klaim Sudah Beres

Terpopuler

Investigasi BPR Karya Remaja, Fraksi PKB DPRD Indramayu Usul Bentuk Pansus

Terpopuler

YLBHI Bongkar Dugaan Korupsi Anggaran MBG, Sebut Pengelolaan Bobrok dan Siap Dibuka di MK