Suaradermayu.com – Partai Gerindra mengambil langkah tegas dalam mengawal distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi agar tepat sasaran. Salah satunya dengan menyiapkan imbalan bagi masyarakat yang berani melaporkan praktik penyelewengan di lapangan.
Ketua DPP Gerindra, Bambang Haryadi, menyampaikan bahwa pihaknya menyediakan hadiah sebesar Rp10 juta bagi siapa pun yang dapat memberikan informasi lengkap disertai bukti terkait penyelewengan BBM subsidi, khususnya jenis solar.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu mengawasi distribusi BBM yang selama ini rentan disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Ia menjelaskan, masyarakat dapat merekam aktivitas mencurigakan yang diduga melanggar aturan, seperti praktik pemindahan BBM subsidi dari tangki SPBU ke lokasi lain menggunakan kendaraan tertentu, yang kerap terjadi pada malam hari.
“Silakan rekam aktivitas yang diduga penyelewengan BBM subsidi, lalu serahkan buktinya kepada pengurus Gerindra setempat, baik di tingkat DPC maupun kepada anggota Fraksi Gerindra di daerah,” ujarnya.
Bambang juga mengimbau masyarakat agar tidak takut melaporkan praktik ilegal tersebut. Ia menegaskan bahwa penyelewengan BBM subsidi sangat merugikan negara dan sering kali melibatkan kerja sama antara oknum dengan pihak SPBU maupun penadah.
“BBM subsidi hanya diperuntukkan bagi angkutan umum, petani, dan nelayan. Karena itu, pengawasannya harus dilakukan bersama agar benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.
Melalui langkah ini, Gerindra berharap pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi semakin ketat serta mampu menekan praktik penyimpangan yang selama ini merugikan masyarakat luas.(Mufidah)

























