Home / Terpopuler

Rabu, 23 April 2025 - 15:54 WIB

Tanam Serentak Nasional Digelar, Wabup Saefudin Harap Petani Tak Lagi Terbebani: Cukup Air, Pupuk, dan Harga yang Adil

Oplus_131072

Oplus_131072

Suaradermayu.com – Pemerintah Indonesia kembali meluncurkan langkah besar dalam ketahanan pangan nasional melalui program Gerakan Tanam Padi Serentak yang resmi digelar pada Rabu, 23 April 2025, di Desa Tanjungkerta, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh kepala daerah dari 14 provinsi sentra produksi utama yang berpartisipasi dalam program ini.

Langkah ini bertujuan untuk mendukung pencapaian swasembada pangan nasional, terutama di tengah ancaman krisis pangan global yang disebabkan oleh perubahan iklim dan ketidakpastian rantai pasok internasional.

Gerakan tanam padi serentak ini menjadi simbol kekuatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga ketahanan pangan Indonesia.

Dalam acara puncak yang berlangsung di Indramayu, Wakil Bupati Indramayu, H. Saefudin, menyampaikan apresiasi tinggi kepada para petani yang dengan tekun menjaga ketahanan pangan di daerah mereka. Namun, ia juga menyuarakan harapan besar agar para petani tidak dibebani lebih banyak lagi.

Baca juga  Rela Tidur di Sofa Kantor, Bupati Lucky Hakim Korbankan Fasilitas Demi Perbaikan Jalan Indramayu

“Alhamdulillah, berkat bimbingan camat dan kuwu, petani kita tetap semangat. Mereka hanya berharap ketersediaan air, pupuk, dan harga gabah tetap stabil,” ujar Wabup Saefudin dalam sambutannya, penuh harap.

Dalam konteks ini, Wabup Saefudin menekankan bahwa petani memerlukan dukungan yang berkelanjutan, termasuk jaminan kestabilan harga gabah yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Ia berharap kebijakan pemerintah dapat mengurangi beban yang dihadapi petani, yang sering kali terjebak dalam fluktuasi harga dan keterbatasan akses sumber daya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian menegaskan bahwa Jawa Barat berperan penting dalam keberhasilan swasembada pangan nasional. Jawa Barat tidak hanya menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam produksi pangan nasional, tetapi juga berpotensi besar untuk menjadi dua besar penyumbang swasembada pangan di Indonesia.

Baca juga  Kemensos Bangun Rumah untuk Korban Banjir Rob di Indramayu

“Jawa Barat termasuk tiga besar penyumbang swasembada nasional, dan berpotensi masuk dua besar,” jelas Direktur Jenderal Tanaman Pangan.

Pencapaian lain yang patut diapresiasi datang dari Bulog Indramayu. Berdasarkan laporan terbaru, serapan gabah oleh Bulog Indramayu telah melebihi target, yakni mencapai 134 persen dari target semula.

“Targetnya 66 ribu ton, tapi sudah tembus 86 ribu ton. Ini pencapaian luar biasa,” ungkap Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Indramayu.

Namun, meskipun serapan gabah melebihi target, realisasi serapan beras baru mencapai 3-4 ribu ton dari target 77 ribu ton. Pemerintah pusat dan daerah berencana terus mendorong percepatan serapan untuk menjaga kestabilan harga gabah yang diharapkan tidak jatuh di bawah harga minimal Rp6.500/kg, yang dapat melindungi petani dari kerugian.

Baca juga  Kongres Persatuan PWI Digelar di Cikarang, Dua Ketua Umum Sepakati SC dan Peserta

Indramayu, yang memiliki lahan sawah terluas di Pulau Jawa, dipilih sebagai lokasi puncak gerakan tanam padi serentak ini. Kabupaten ini tidak hanya menjadi salah satu sentra utama produksi pangan, tetapi juga menjadi lokasi strategis untuk mempercepat distribusi benih unggul dan pupuk subsidi.

Gerakan ini mengoptimalkan musim tanam April–September, dengan harapan dapat meningkatkan produktivitas lahan dan mempercepat proses tanam padi untuk mendukung ketahanan pangan Indonesia.

Dengan semangat gotong royong lintas sektor, pemerintah optimis Indonesia mampu mengurangi ketergantungan pada impor dan memperkuat kedaulatan pangan. Gerakan tanam padi serentak ini diyakini sebagai langkah penting untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan mandiri di Indonesia.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Kemlu: 129 WNI Masih Berada di Pusat Penipuan Online Myanmar, Termasuk Mantan Anggota DPRD Indramayu

Terpopuler

Ustaz Khalid Basalamah Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji, Ini Penjelasannya

Indramayu

Rekayasa Bukti Terungkap! CCTV Kasus Paoman Dimanipulasi — LBH Ghazanfar Desak Propam Polri Copot Kasat Reskrim Polres Indramayu

Indramayu

Terungkap Sosok “Aman Yani CS” di Sidang Paoman — LBH Ghazanfar: Amar Putusan Majelis Hakim Perintahkan Tangkap dan Proses Hukum

Hukum

KPK Periksa Istri Politikus PDIP Ono Surono Soal Uang Suap Ijon Proyek

Terpopuler

Ketua Dewan Pers: Wartawan Bodrek Marak karena Pengangguran dan Kebebasan Medsos

Edukasi

Kecam Pemerkosaan Anak SD, LPAI Indramayu Minta Pelaku Diganjar Hukuman Berat

Kriminalitas

Ayah di Indramayu Tega Setubuhi Anak Kandung Kembarnya – Alasan Kesepian Ditinggal Istri Jadi TKW