Suaradermayu.com – Masyarakat Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, bersiap menerima bantuan beras dan minyak goreng dari pemerintah pusat. Penyaluran bantuan tersebut dikelola oleh Perum Bulog Cabang Indramayu, yang memastikan seluruh komoditas telah lulus uji kualitas sebelum dibagikan kepada penerima manfaat.
Pemimpin Cabang Bulog Indramayu, Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa uji kualitas dilakukan secara menyeluruh di Gudang Bulog Desa Pekandangan.
Langkah ini, kata dia, menjadi bentuk tanggung jawab Bulog dalam menjamin bahwa beras dan minyak goreng yang diterima masyarakat benar-benar aman dan layak konsumsi.
“Kami ingin memastikan setiap bantuan dalam kondisi baik, tidak ada beras rusak atau minyak goreng bocor. Semua diperiksa secara ketat,” ujar Sri Wahyuni.
Beras dan Minyak Goreng Dijamin Sesuai Standar
Sri menambahkan, beras bantuan yang disiapkan memiliki butiran utuh, tidak menggumpal, dan bebas benda asing. Sedangkan minyak goreng yang dibagikan berkapasitas satu liter per botol, dengan kemasan segel utuh dan belum melewati masa kedaluwarsa.
“Mutu beras dan minyak goreng ini kami jaga agar masyarakat merasa nyaman dan yakin saat menerima bantuan dari pemerintah,” katanya.
Distribusi untuk 200.341 Keluarga di 31 Kecamatan
Berdasarkan data Bulog Indramayu, jumlah penerima bantuan pangan (PBP) mencapai 200.341 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 31 kecamatan.
Proses distribusi dilakukan secara bertahap bekerja sama dengan pemerintah daerah, perangkat desa, dan Dinas Ketahanan Pangan serta Pertanian (DKPP).
“Kami akan pastikan bantuan ini tiba tepat waktu dan tepat sasaran,” tambah Sri Wahyuni.
Dukungan dari DKPP Indramayu
Kepala DKPP Indramayu, Sugeng Heryanto, menyambut baik langkah Bulog dan pemerintah pusat yang terus menjaga ketahanan pangan daerah melalui program bantuan tersebut.
“Program ini sangat membantu masyarakat di tengah situasi harga kebutuhan pokok yang fluktuatif. Selain menekan inflasi, juga memperkuat ketahanan pangan rumah tangga,” ucap Sugeng.
Meringankan Beban Masyarakat
Melalui penyaluran bantuan ini, pemerintah berharap dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah menghadapi masa paceklik dan meningkatkan daya beli warga desa maupun perkotaan di Indramayu.
Bulog memastikan distribusi dilakukan secara transparan, berkualitas, dan tepat sasaran, sebagai wujud nyata dukungan terhadap program nasional ketahanan pangan. (Waryadi)
























