Home / Politik

Minggu, 21 Desember 2025 - 13:13 WIB

Bang Bul Ingatkan Kuwu Terpilih Singajaya: Jangan Lupakan Pendukung yang Berkeringat

Suaradermayu.com – Kuwu terpilih Desa Singajaya, Khaerul Anam, kembali mendapat perhatian dari tokoh masyarakat setempat. Dedi Buldani, atau yang akrab disapa Bang Bul, mengingatkan agar langkah awal pemerintahan desa dimulai dengan kebijakan yang bijak, terutama dalam menentukan aparatur desa serta figur-figur yang akan dilibatkan dalam struktur pemerintahan.

Menurut Bang Bul, kemenangan Anam dalam Pilwu Singajaya tidak terjadi begitu saja. Di belakangnya ada kerja keras, perjuangan, dan pengorbanan banyak pihak—mulai dari relawan, tokoh masyarakat, hingga tim pendukung yang bekerja siang malam hingga tahap penetapan hasil.

“Kalau aparatur desa yang dipilih justru orang-orang yang tidak ikut berkeringat, sementara yang benar-benar berjuang malah ditinggalkan, tentu akan timbul rasa kecewa dan luka politik,” ujarnya dengan nada mengingatkan.

Baca juga  Viral! Video Remaja Putri Berkelahi di Tanggul Sungai Cimanuk Indramayu, Dipicu Saling Ejek di Facebook

Ia menegaskan bahwa rasa kecewa tersebut bukan hal sepele. Jika tidak dikelola sejak awal, potensi ketidakpuasan itu dapat menghambat konsolidasi pemerintahan desa dan memunculkan gejolak di akar rumput.

“Jangan sampai harapan berubah menjadi penolakan. Ketika mereka merasa tidak dihargai, soliditas yang dulu terbangun bisa pudar dan berbalik arah. Itu akan mengganggu roda pemerintahan,” lanjutnya.

Menurutnya, euforia kemenangan tidak boleh membuat seorang pemimpin lupa pada jejak perjuangan.

Kemenangan Pilwu hanyalah gerbang awal yang akan diuji melalui keputusan-keputusan strategis pada awal masa jabatan.

“Seorang kuwu tidak hanya dituntut menjalankan administrasi, tetapi juga menjaga rasa keadilan sosial. Keputusan personal akan selalu dikenang dan menjadi catatan publik,” ungkapnya.

Baca juga  Penemuan Mayat di Sawah Desa Rancamulya Gegerkan Warga, Korban Diduga Tersetrum Jebakan Tikus

Bang Bul menyebut masyarakat Singajaya tengah menaruh harapan besar pada kepemimpinan Anam. Pemilihan aparatur desa nanti akan menjadi penanda awal arah kepemimpinan kuwu terpilih dan sekaligus ukuran komitmen moralnya terhadap para pendukung.

“Pilihan aparatur nanti akan dibaca publik sebagai komitmen dan keberpihakan. Kalau Anam menutup pintu bagi mereka yang telah berjuang, masyarakat akan menilai bahwa perjuangan kemarin sia-sia,” tegasnya.

Untuk itu, lanjutnya, Anam diharapkan bijak dalam memetakan figur-figur yang layak diberi amanah sesuai kontribusi dan loyalitasnya.

Menurut Bang Bul, stabilitas pemerintahan desa dimulai dari cara pemimpin merangkul dan menghormati orang-orang yang ikut bertaruh tenaga, waktu, bahkan materi dalam proses Pilwu.

Baca juga  Kejagung Perintahkan Kejati Jabar Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 20 Miliar di Bawaslu Indramayu

“Kami percaya Anam lahir dari rahim perjuangan rakyat,” ucapnya.

“Karena itu, jangan sampai amanah ini justru menjauhkan beliau dari rakyat yang mengantarkannya menang,” imbuhnya.

Ia menambahkan, dukungan masyarakat tidak bersifat permanen. Jika pemimpin tidak sensitif terhadap aspirasi pendukungnya, bukan tidak mungkin dukungan itu berubah menjadi perlawanan moral.

“Semoga Kuwu Anam membuka telinga lebar-lebar terhadap suara para pendukung setia, agar pemerintahan desa berjalan stabil, solid, dan terhindar dari gejolak yang tidak perlu, jangan sampai terjadi senjata makan tuannya sendiri” pungkasnya.

Sementara itu, Suaradermayu.com mencoba meminta tanggapan dari Kuwu terpilih Desa Singajaya, Khaerul Anam, terkait pernyataan tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, permintaan konfirmasi belum mendapat respons. (Abdul Goni)

Share :

Baca Juga

Indramayu

Demo ‘Pulangkan Lucky Hakim ke Cilacap’, Sholihin Sebut Ada Persengkokolan KH. Juhadi dan Wabup Indramayu

Indramayu

Lucky Hakim Sebut Tim Transisi Mendapat Penolakan dari Bupati Aktif

Indramayu

Rizqi Bantah Tuduhan Skandal dengan Lucky Hakim, Siap Laporkan Serma (Purn) Efendi

Indramayu

Lucky Hakim-Syaefudin Resmi Ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu 2024

Indramayu

Pilwu 2025: Bupati Lucky Hakim Tetapkan 10 Desember sebagai Hari Libur Khusus

Indramayu

Putra Pendiri NU, Gus Roqib Doakan Lucky-Syaefudin Jadi Pemimpin Indramayu

Terpopuler

Pilwu Serentak Indramayu 2025 Ditunda, Kemendagri : Tunggu Aturan Teknis UU Desa

Indramayu

Lucky Hakim-Syaefudin Resmi Ditunjuk sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Pelantikan Kemungkinan Diundur