Suaradermayu.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pengembangan Kampung Nelayan Sejahtera di Kecamatan Kandanghaur. Dukungan tersebut termasuk kesiapan menambah lahan guna memperluas kawasan yang kini menjadi perhatian nasional.
Plt Kepala Dinas Sosial Indramayu, Sidik Tri Hartono, menegaskan bahwa program ini sejalan dengan prioritas pemerintah pusat dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat pesisir.
“Program ini akan kita dukung penuh. Pak Bupati juga sangat mendukung dan sudah menyatakan siap menyiapkan tambahan lahan sesuai kebutuhan,” ujar Sidik kepada Suaradermayu.com, Sabtu (31/5/2025).
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan rasa bangganya atas kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Sosial Gus Ipul ke lokasi proyek. Ia memastikan bahwa pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti permintaan tambahan lahan demi keberlanjutan pembangunan.
“Kunjungan Gus Ipul dan Mas Wapres ke sini adalah kebanggaan bagi Indramayu. Wamen juga bilang agar disiapkan lahan lagi, dan kita akan siapkan. Insyallah Kemensos RI akan terus mensupport,” tutur Lucky.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin menyebut kehadiran pejabat tinggi negara sebagai tanda keberkahan.
“Ini berkah. Mudah-mudahan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan dan Indramayu pada umumnya,” ujarnya.
Sekedar informasi, Kampung Nelayan Sejahtera dibangun di atas lahan seluas 1,6 hektare di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, tepat di jalur strategis Arteri Pantura. Proyek ini mencakup 93 unit rumah tipe 36 dengan luas masing-masing 60 meter persegi, lengkap dengan dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, dan kamar mandi.
Sebanyak 9.900 meter persegi dari lahan digunakan untuk hunian, sedangkan 6.100 meter persegi lainnya disiapkan untuk fasilitas umum dan ekonomi produktif seperti tempat pelatihan, area usaha nelayan, dan ruang terbuka publik.
Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal dan ditargetkan selesai pada Juni 2025.
“Kita targetkan selesai bulan Juni. Setelah itu, warga bisa segera pindah dan menempati rumah-rumah baru mereka di Kampung Nelayan Sejahtera,” ujarnya saat kunjungan kerja.
Agus Jabo juga menegaskan bahwa pengembangan tahap selanjutnya menunggu usulan dari Pemkab Indramayu.
“Kita menunggu usulan kebutuhan dari Pemkab. Karena program ini adalah kolaborasi Kemensos, Pemkab, Baznas, dan pihak swasta. Yang penting, Pemkab siap dengan lahannya,” tegasnya.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera diharapkan menjadi ikon baru kesejahteraan pesisir di Jawa Barat, sekaligus memperkuat peran Indramayu sebagai sentra nelayan nasional.


























