Home / Indramayu / Kriminalitas

Jumat, 27 Oktober 2023 - 22:04 WIB

Polisi Ungkap Detik-detik Dasim Habisi Kustalim di Tengah Pesawahan di Indramayu

Foto : Ekpose pengungkapan kasus pembunuhan petani di tengah pesawahan di Desa Singaraja Kabupaten Indramayu

Foto : Ekpose pengungkapan kasus pembunuhan petani di tengah pesawahan di Desa Singaraja Kabupaten Indramayu

suaradermayu.com – Peristiwa berdarah terjadi Dasim membunuh Kustalim di tengah persawahan Desa Singaraja, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu pada (28/9/2023) lalu diungkap polisi.

Dasim diketahui belakangan mengidap gangguan jiwa berat, dia mengaku berhalunisasi saat membunuh Kustalim. Dasim sesaat sebelum kejadian menanyai korban saat itu ditengah area pesawahan hingga terjadi perkelahian.

Tidak diketahui pasti penyebabnya terjadi perkelahian antara Dasim dengan korban, namun hingga akhirnya korban tewas terkena sabetan celurit (arit). Di tubuh korban terdapat 7 hingga sepuluh titik luka dari badan, leher dan bagian mata akibat sabetan arit.

Baca juga  Ruslandi Hendak Geledah Gudang Milik Aman Yani Catut Satreskrim Polres Indramayu, LBH Ghazanfar: Hubungi Kanit Ardian — Bantah Ada SP2HP Soal Gudang

Foto : Adegan rekontruksi saat Dasim membunuh Kustalim

Setelah peristiwa berdarah tersebut, polisi sempat kesulitan mencari jejak Dasim. Beruntung, polisi saat melakukan olah TKP menemukan gagang arit yang menjadi petunjuk pengungkapan kasus tersebut.

Saat dilakukan penyelidikan, bahwa petunjuk gagang cocok dengan arit yang dibawa Dasim yang sempat kabur ke rumah mertuanya usai menghabisi korban.

Sebelum terungkapnya kasus pembunuhan tersebut, Dasim sempat mengadang kendaraan polisi yang sedang bertugas di wilayah Kecamatan Juntinyuat. Petugas pun membawa Dasim ke rumah sakit karena dianggap mengidap gangguan jiwa.

Baca juga  10 Bulan Laporan Mandek di Polres Indramayu, Korban Penipuan Kerja Jepang Minta Bantuan Toni RM

Dari hasil penyelidikan polisi terungkap misteri peristiwa berdarah tersebut. Polisi pun akhirnya menangkap Dasim di rumah sakit.

“Menurut keterangan tersangka motifnya melindungi dirinya dari korban, saat tersangka menanyakan korban di TKP korban melakukan penganiayaan terlebih dahulu,”kata Kapolres Indramayu AKBP M. Fahri Siregar, Kamis (26/10/2023).

Menurut Fahri, motif tersangka masih didalami karena tersangka mengaku membela diri dari korban yang membawa arit. Selain itu, kata Fahri, keterangan saksi-saksi tersangka mengalami depresi,setelah dilakukan tes kejiwaan kondisinya mengalami gangguan kejiwaan berat.

Baca juga  Polisi Ringkus 2 Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Paoman Indramayu

Fahri menegaskan, meski tersangka mengidap gangguan jiwa proses hukum terhadap tersangka tetap berlanjut.

“Tersangka kita kenakan Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” ujarnya.

Sekedar informasi, sebelumnya seorang pria ditemukan tewas di tengah-tengah areal pesawahan di Desa Singaraja Kecamatan Kabupaten Indramayu pada Kamis (28/9/2023) dini hari.

Kondisi mayat penuh luka-luka diketahui identitasnya berinisial K warga Desa Sudimampir Kecamatan Balongan Kabupaten Indramayu. Polisi yang mendapat laporan langsung menuju lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Polisi Ringkus 2 Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Paoman Indramayu

Hukum

Kejati Jabar Mandul dan Impoten Tangani Pembobolan Rp139 Miliar BPR Karya Remaja Indramayu

Indramayu

Pemkab Indramayu Apresiasi Warga Berprestasi, Bupati Lucky Hakim Siapkan Penghargaan

Indramayu

Bupati Lucky Tegaskan Tantangan Berat, 39 Pejabat Indramayu Dilantik untuk Jawab Isu Strategis

Indramayu

Rela Tidur di Sofa Kantor, Bupati Lucky Hakim Korbankan Fasilitas Demi Perbaikan Jalan Indramayu

Indramayu

LBH DELTA 19 Siap Turun Bantu Masyarakat yang Butuh Rasa Keadilan

Indramayu

Toni RM: Keluarga Putri Apriyani Tunggu Rilis Resmi Penangkapan Bripda Alvian

Indramayu

Aksi Ratusan Wartawan Indramayu Tolak RUU Penyiaran dan Tuntut Kuwu Sukagumiwang Dipenjarakan