Suaradermayu.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Indramayu resmi melakukan penyegaran struktur organisasi di enam lembaga untuk menyambut tahun baru 2025.
Langkah strategis ini diambil untuk meningkatkan efektivitas kerja organisasi dan memberikan kontribusi lebih besar bagi kemaslahatan umat.
Enam lembaga yang mengalami penyegaran struktur meliputi Robithah Ma’ahid Islamiyah (RMI), Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam), Lembaga Bahtsul Masail (LBM), Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI), Lembaga Pengembangan Pertanian (LPP), dan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu).
Keputusan ini diumumkan dalam Rapat Gabungan PCNU Indramayu di Gedung Dakwah PCNU pada Selasa (31/12/2024). Ketua PCNU Indramayu, KH Muhammad Mustofa, menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada para pengurus baru sebagai tanda dimulainya tugas mereka.
“Lembaga di NU adalah pelaksana program kerja yang harus aktif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Penyegaran ini dilakukan agar organisasi tetap dinamis dan efektif,” ujar KH Muhammad Mustofa dalam sambutannya.
Perubahan struktur organisasi tersebut mencakup pergantian pimpinan di beberapa lembaga. H Rohmat Kholiq, MSi, kini memimpin RMI NU; Ali Ma’nawi, SHI, menjadi Ketua Lakpesdam NU; Syaeful Arif menjabat Ketua LBM NU; Abdul Ghofur, SH, ditunjuk sebagai Ketua LPBI NU; Mahsus memimpin LPPNU; dan Sutarno sebagai Ketua Lazisnu.
KH Muhammad Mustofa, yang akrab disapa Kang Mus, berharap bahwa perubahan ini mampu membawa semangat baru bagi organisasi. “Kami berharap NU Indramayu semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan mampu menjawab tantangan yang ada,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indramayu.
“Setiap lembaga harus menyusun program yang relevan dengan isu lokal dan berfokus pada kemaslahatan umat,” tambahnya.
Penyegaran struktur ini menjadi langkah awal PCNU Indramayu untuk mengawali tahun 2025 dengan program-program yang lebih inovatif, berdaya guna, dan berdampak nyata bagi masyarakat luas.
























