Home / Terpopuler

Kamis, 26 Juni 2025 - 10:53 WIB

Menteri Imigrasi Wacanakan Lapas Tengah Laut di Indramayu, Disebut Lebih Terpencil dari Nusakambangan

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengungkap rencana membangun lapas di Pulau Rakit, Indramayu

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengungkap rencana membangun lapas di Pulau Rakit, Indramayu

Suaradermayu.com – Wacana pembangunan lembaga pemasyarakatan (lapas) di tengah laut kembali mencuat. Kali ini, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menjadi sorotan setelah Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengungkap rencana membangun lapas di Pulau Rakit, Indramayu. Lokasi ini disebut-sebut bahkan lebih terpencil dibandingkan Nusakambangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Agus saat berkunjung ke Lapas Kelas I Medan, Sumatera Utara, Rabu (25/6/2025). Dalam kunjungan itu, Agus menegaskan komitmennya untuk meningkatkan sistem keamanan lapas di Indonesia, termasuk rencana pembangunan lapas di pulau terpencil.

“Kalau ada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dari Ibu Menteri Keuangan, saya akan mewujudkan keinginan Bapak Presiden untuk membangun lapas di pulau terpencil,” ujar Agus di hadapan warga binaan.

Agus menegaskan, Pulau Rakit di Indramayu dipilih karena lokasinya yang berada di tengah laut, jauh dari pemukiman warga, sehingga dianggap sangat ideal untuk menahan narapidana berisiko tinggi.

Baca juga  Indramayu Jadi Percontohan Sekolah Rakyat, Anak Prasejahtera Kini Punya Harapan Baru!

“Lebih terpencil daripada Nusakambangan. Saya mau bangun di Pulau Rakit, Indramayu. Di tengah laut itu. Kalau ombak tinggi, tidak ada yang bisa besuk,” tegasnya.

Tak hanya dari sisi lokasi, Agus juga menyebutkan lapas tersebut akan dilengkapi dengan sistem keamanan modern super maximum security, yang diklaim lebih canggih dari sistem keamanan lapas-lapas konvensional.

Atasi Overkapasitas dan Peredaran Narkoba

Selain wacana pembangunan lapas di Indramayu, Agus juga mengungkap bahwa pemerintah saat ini tengah membangun 13 lapas baru di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini diambil untuk mengatasi masalah kelebihan kapasitas yang mencapai lebih dari 100 persen di sejumlah lapas.

Baca juga  Darurat Obat Keras! Polres Indramayu Bongkar Ribuan Butir Obat Ilegal, Generasi Muda Jadi Target

“Lokasi lapas baru di Nusakambangan ada, Solo ada, Jawa Timur ada, dan berbagai daerah lain. Totalnya ada 13 lapas yang sedang kami bangun. Ini juga bagian dari upaya pemberantasan narkoba,” jelas Agus.

Agus juga mengumumkan langkah cepat dalam mengatasi over kapasitas, yakni dengan pemberian remisi tambahan kepada narapidana yang berprestasi atau menghasilkan karya yang bermanfaat.

“Kami minta agar remisi tambahan diberikan, bukan hanya di momen keagamaan atau kemerdekaan. Siapa pun warga binaan yang berprestasi atau menghasilkan karya untuk sesama, akan kami berikan remisi tambahan,” paparnya.

Pemindahan Napi Berbahaya ke Nusakambangan

Agus menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya memindahkan narapidana yang dianggap berbahaya, terutama mereka yang terlibat dalam jaringan narkoba, ke lapas-lapas berkeamanan tinggi seperti Nusakambangan.

Baca juga  100 Hari Kerja, Lucky Hakim–Syaefudin Tuntaskan Plt Kepala Sekolah di Indramayu

“Dari Sumatera Utara saja, kami sudah pindahkan 100 napi. Total hampir 900 napi berstatus hukuman mati, seumur hidup, dan yang terkait peredaran narkoba telah kami tempatkan di Nusakambangan,” tuturnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, termasuk pembangunan lapas di Pulau Rakit Indramayu, Agus berharap Indonesia memiliki sistem pemasyarakatan yang lebih efektif, aman, dan mampu menekan angka peredaran narkoba.

Respons Masyarakat Indramayu

Terkait rencana tersebut, sejumlah warga Indramayu mulai menanggapi dengan beragam pandangan. Sebagian menilai pembangunan lapas di Pulau Rakit dapat meningkatkan pengawasan terhadap napi berisiko tinggi, namun sebagian lain mengkhawatirkan dampak sosial dan lingkungan.

Hingga saat ini, pemerintah belum memberikan rincian teknis maupun jadwal pasti terkait pembangunan lapas di Pulau Rakit Indramayu. Namun, wacana ini dipastikan akan menjadi perhatian publik, khususnya warga Indramayu dan sekitarnya.

 

Share :

Baca Juga

Terpopuler

19 Pelajar Indramayu ‘Dikirim’ ke Barak Militer, Ini Alasannya yang Mengejutkan!

Hukum

KPK Alihkan Penahanan Eks Menag Yaqut dari Rutan ke Tahanan Rumah, Kasus Kuota Haji Berlanjut

Terpopuler

Wabup Indramayu H. Syaefudin Tinjau Posko Mudik Lebaran 2025 di Jalur Pantura

Terpopuler

Ihsan Mahfudz : Peran Strategis Pers dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Terpopuler

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Minta Wisuda TK-SMP Dihapus

Terpopuler

Dedi Mulyadi Desak Polisi Telusuri Keberadaan Aman Yani, Misteri Kasus Paoman Kian Memanas

Indramayu

Sekdes Singaraja Diduga Palsukan Tandatangan Stempel Camat untuk Pembuatan AJB

Terpopuler

Hari Jadi Indramayu ke-497, Melesat Menuju Proteksi Kesehatan Masyarakat, Ketahanan Pangan dan Industri